Lewat Fashion Technology, Menaker Ida Unjuk 54 Hasil Karya Peserta Pelatihan BBPVP dan BPVP

Kompas.com - 28/10/2023, 19:14 WIB
Dwi NH,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

Peragaan busana di booth Fashion Technology pada Festival Pelatihan Vokasi (FPV) dan Job Fair Nasional 2023 di Jakarta International Expo atau Arena JIExpo Kemayoran.
DOK. Humas Kemenaker Peragaan busana di booth Fashion Technology pada Festival Pelatihan Vokasi (FPV) dan Job Fair Nasional 2023 di Jakarta International Expo atau Arena JIExpo Kemayoran.

KOMPAS.com - Festival Pelatihan Vokasi (FPV) dan Job Fair Nasional 2023 menampilkan kegiatan peragaan busana atau fashion show di booth Fashion Technology di Jakarta International Expo atau Arena JIExpo Kemayoran sejak digelar mulai Jumat (27/10/2023) sampai Minggu (28/10/2023).

Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tersebut menarik minat pengunjung, baik laki-laki maupun perempuan. Banyak dari mereka menghentikan langkah saat melihat aksi lenggak-lenggok peragawati profesional dalam peragaan busana yang berlangsung selama 30 menit itu.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, seluruh busana yang diperagakan merupakan hasil karya para peserta pelatihan dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, dan BPVP Kendari.

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg di Kendari Langka, Harga Tembus Rp 75.000 Per Tabung

“Kegiatan fashion technology bertujuan sebagai unjuk diri BBPVP dan BPVP,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (28/10/2023).

Peragaan busana di booth Fashion Technology pada Festival Pelatihan Vokasi (FPV) dan Job Fair Nasional Tahun 2023 di Jakarta International Expo atau Arena JIExpo Kemayoran.

DOK. Humas Kemenaker Peragaan busana di booth Fashion Technology pada Festival Pelatihan Vokasi (FPV) dan Job Fair Nasional Tahun 2023 di Jakarta International Expo atau Arena JIExpo Kemayoran.

Menurut Ida, hasil pelatihan menjahit bukan hanya sekedar latihan biasa untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjadi pekerja jahit di pabrik garmen.

"Lebih dari itu, hasil pelatihan menjahit juga mampu menghasilkan busana untuk fashion show. Lulusannya juga mampu menjadi seorang desainer busana," katanya.

Ida menjelaskan, pergelaran fashion technology yang digelar selama tiga hari itu memeragakan 54 busana hasil karya peserta pelatihan.

Baca juga: Merasakan Ketenangan Alam dalam Koleksi Busana Studio 133 Biyan

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tiga balai dari Semarang, Samarinda, dan Kendari menampilkan enam busana untuk diperagakan oleh para peragawati setiap harinya.

“Saya berharap lulusan BBPVP selain dapat diserap di industri fashion juga mampu mengambil peran memajukan sektor industri fashion technology di Tanah Air,” imbuh Ida.

Untuk diketahui, BBPVP Semarang pada akhir September 2019 telah mengirimkan dua siswanya, yakni Nasrul Arif dan Hasti Izzatul Ummah untuk berpartisipasi dalam ajang fashion internasional bertajuk "La Mode" Sur La Seine a Paris, Paris, Perancis.

Keduanya terpilih menampilkan koleksi brand Life Needs Colour (LNC) bertema “Arang Kasembadan.”

Terkini Lainnya
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Kemenaker
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Kemenaker
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Kemenaker
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Kemenaker
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak "Stakeholder" Ketenagakerjaan Optimalkan Norma100
Kemenaker
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Kemenaker
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Kemenaker
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Kemenaker
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kemenaker
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Kemenaker
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kemenaker
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Kemenaker
Bagikan artikel ini melalui
Oke