Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kompas.com - 09/04/2026, 19:07 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menekankan pentingnya memastikan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan menggerakkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, pemenuhan SDM tidak boleh dipandang sebagai proses administratif semata, melainkan sebagai upaya strategis untuk memastikan tersedianya SDM yang kompeten dan berintegritas.

“Penekanan kami tidak hanya pada pemenuhan jumlah, tetapi memastikan skema yang tepat agar SDM yang disiapkan mampu menggerakkan operasional program- program prioritas nasional secara efektif di lapangan,” ujar Rini dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (9/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Rini saat memimpin Rapat Tingkat Menteri Tindak Lanjut Dukungan Penyiapan SDM untuk Mendukung PHTC di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis.

Baca juga: PHTC Revitalisasi Sekolah Dorong Peningkatan Infrastruktur Pendidikan dan Ekonomi Lokal

Menteri PANRB Rini Widyantini bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam Rapat Tingkat Menteri Tindak Lanjut Dukungan Penyiapan SDM untuk Mendukung PHTC di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (9/4/2026).Dok. Humas Kementerian PANRB Menteri PANRB Rini Widyantini bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam Rapat Tingkat Menteri Tindak Lanjut Dukungan Penyiapan SDM untuk Mendukung PHTC di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Sesuai arahan Presiden Prabowo, SDM yang diperlukan untuk menunjang kesuksesan optimalisasi PTHC harus memenuhi sejumlah persyaratan.

SDM yang direkrut merupakan talenta terbaik dengan ketahanan mental dan ideologi kuat, serta mendapatkan pembekalan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pengelolaan operasional program prioritas nasional.

Saat ini, fokus optimalisasi SDM untuk mendukung PHTC Presiden terbagi dalam beberapa klaster utama, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), pendidikan, dan kesehatan.

Kementerian atau lembaga yang bertanggung jawab pada setiap klaster tersebut perlu melakukan tindak lanjut atas proyeksi SDM.

Baca juga: Program Susu Gratis Sekolah Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Rapat Tingkat Menteri Tindak Lanjut Dukungan Penyiapan SDM untuk Mendukung PHTC di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (9/4/2026).Dok. Humas Kementerian PANRB Rapat Tingkat Menteri Tindak Lanjut Dukungan Penyiapan SDM untuk Mendukung PHTC di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Lebih lanjut, Rini menjelaskan bahwa kesuksesan dan keberlanjutan PHTC memerlukan pendekatan kolaboratif dan network governance untuk memastikan seluruh elemen pemerintahan bergerak satu arah, saling terhubung, dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang terpadu dan berorientasi pada hasil bersama (shared outcome).

Presiden Prabowo selalu menekankan bahwa berbagai PHTC harus memberikan dampak luas, nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Oleh karena itu, kerja kolaboratif antarkementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (pemda) dibutuhkan untuk mendukung berbagai program prioritas nasional.

Baca juga: Menteri Rini: Paguyuban PANRB Perkuat Ekosistem Birokrasi Kolaboratif

Menutup keterangannya, Rini mengingatkan seluruh stakeholder bahwa kunci mendapatkan SDM berkualitas dimulai dari proses pengadaan yang transparan, objektif, dan akuntabel.

“Lewat proses pengadaan SDM yang transparan serta kolaborasi lintas sektor yang solid, diharapkan seluruh program prioritas nasional dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Terkini Lainnya
Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Kementerian PANRB
Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kementerian PANRB
Hadiri Taklimat Presiden RI, Menteri PANRB Pastikan Akselerasi Reformasi Birokrasi Terus Diperkuat

Hadiri Taklimat Presiden RI, Menteri PANRB Pastikan Akselerasi Reformasi Birokrasi Terus Diperkuat

Kementerian PANRB
Akselerasi Pemerintah Digital untuk Kemudahan Layanan Masyarakat

Akselerasi Pemerintah Digital untuk Kemudahan Layanan Masyarakat

Kementerian PANRB
Kinerja Berbasis Output, Bukan Kehadiran Fisik: Paradigma Baru Manajemen ASN dalam Transformasi Budaya Kerja

Kinerja Berbasis Output, Bukan Kehadiran Fisik: Paradigma Baru Manajemen ASN dalam Transformasi Budaya Kerja

Kementerian PANRB
Percepat Transformasi Tata Kelola, Pemerintah Terapkan Penyesuaian Pola Kerja ASN

Percepat Transformasi Tata Kelola, Pemerintah Terapkan Penyesuaian Pola Kerja ASN

Kementerian PANRB
Pemerintah Tetapkan Penyesuaian Budaya Kerja ASN Nasional

Pemerintah Tetapkan Penyesuaian Budaya Kerja ASN Nasional

Kementerian PANRB
Menteri PANRB Jabarkan Rencana Kerja 2026, Transformasi dari Hulu hingga Hilir

Menteri PANRB Jabarkan Rencana Kerja 2026, Transformasi dari Hulu hingga Hilir

Kementerian PANRB
Wujud Akuntabilitas Pemerintah, Kementerian PANRB Terima Hasil Reviu LKjPP dari BPKP

Wujud Akuntabilitas Pemerintah, Kementerian PANRB Terima Hasil Reviu LKjPP dari BPKP

Kementerian PANRB
Pastikan Standar Layanan Terpenuhi, Wamen PANRB Cek Angkutan Umum di Bandara dan Pelabuhan

Pastikan Standar Layanan Terpenuhi, Wamen PANRB Cek Angkutan Umum di Bandara dan Pelabuhan

Kementerian PANRB
Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan

Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan

Kementerian PANRB
Pastikan Pelayanan Tetap Terjaga Selama Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Layanan Sektor Transportasi

Pastikan Pelayanan Tetap Terjaga Selama Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Layanan Sektor Transportasi

Kementerian PANRB
Kementerian PANRB Pertajam Sistem Merit Melalui PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025

Kementerian PANRB Pertajam Sistem Merit Melalui PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025

Kementerian PANRB
Rencana Induk Pemerintah Digital 2025–2045 Ditargetkan Dongkrak Perekonomian hingga Kualitas Pelayanan Publik

Rencana Induk Pemerintah Digital 2025–2045 Ditargetkan Dongkrak Perekonomian hingga Kualitas Pelayanan Publik

Kementerian PANRB
Kementerian PANRB Bersama Tim Nasional Stranas PK Selaraskan Aksi Pencegahan Korupsi

Kementerian PANRB Bersama Tim Nasional Stranas PK Selaraskan Aksi Pencegahan Korupsi

Kementerian PANRB
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com