KOMPAS.com – Sebagai bagian dari penguatan pengawasan internal yang profesional, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi meluncurkan Asosiasi Pengawas dan Investigator Internal (APII).
APII akan menghimpun dan menguatkan para pengawas internal untuk menjaga muruah profesi, sebagaimana konsep zona integritas yang kerap digaungkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.
Rini menyampaikan, ada tiga nilai fundamental yang menjadi pilar utama auditor, yakni integritas, independensi, dan kompetensi. Oleh karenanya, dibutuhkan komitmen kolektif untuk menjalankan tiga nilai utama tersebut.
Rini menegasan, profesi pengawas harus berdiri pada kehormatan, kredibilitas, dan tanggung jawab moral.
Baca juga: Wakil Menteri PANRB Tinjau Pemulihan Pelayanan Publik di Sumatera Utara
“APII diharapkan menegakkan integritas tanpa kompromi di mana dalam setiap proses audit, investigasi, maupun rekomendasi perbaikan. Integritas harus berdiri di atas segala kepentingan,” tegasnya dalam acara Peluncuran Resmi Perkumpulan APII di Jakarta, Senin (23/2/2026), seperti dalam siaran pers yang diterima kompas.com.
APII diharapkan bisa terus menguatkan profesionalisme berbasis standar global, termasuk pengembangan kompetensi dan praktik investigasi yang kredibel.
Rini berpesan, APII bisa mendukung Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam pencegahan penyalahgunaan wewenang pejabat.
“Lebih dari itu, APII harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi tata kelola pemerintahan dan korporasi, melalui rekomendasi yang konstruktif, sistem peringatan dini, dan perbaikan berkelanjutan,” katanya.
Baca juga: Wujudkan Birokrasi Efektif, Kementerian PANRB Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi
Dia menyebutkan, seiring dengan penguatan zona integritas, peran pengawas internal juga terus berkembang.
Bahkan, kata dia, pengawasan tidak lagi hanya berfungsi sebagai watchdog yang berfokus pada kepatuhan dan menemukan pelanggaran.
Kini, pengawas internal harus menjadi strategic partner atau mitra strategis bagi organisasi.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam acara Peluncuran Resmi Perkumpulan APII di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Rini menambahkan, pendekatan pengawasan internal dalam melakukan audit berbasis risiko berfokus pada area yang benar-benar berdampak.
Auditor tidak hanya menunjuk kesalahan, tetapi juga memberi rekomendasi yang konstruktif.
Dia menekankan, pendekatan terpenting dalam pengawasan adalah menjadi early warning agar potensi masalah bisa dicegah sejak awal.
Baca juga: Menteri PANRB Dukung Polri Perkuat Perlindungan Anak, Perempuan, dan Kelompok Rentan
Dengan demikian, pengawasan yang profesional bukan hanya menjaga sistem, tetapi juga menjaga kepercayaan.
Rini menegaskan, kepercayaan publik adalah fondasi legitimasi pemerintah dan keberlanjutan organisasi.
“Ketika pengawasan kuat, objektif, dan kredibel, maka tata kelola akan semakin dipercaya,” tegasnya.