KOMPAS.com – Pemerintah menyiapkan langkah besar dalam penempatan tenaga kerja ke luar negeri dengan target 500.000 pekerja migran Indonesia (PMI) pada 2026.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyatakan komitmennya untuk mendukung pencapaian target tersebut melalui penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) aparatur di lingkup Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
“ Kementerian P2MI mendapatkan target besar dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto) melalui program quick win untuk menempatkan 500.000 PMI pada 2026. Ke depan, kami di Kementerian PANRB akan terus mengawal penguatan kelembagaan dan SDM di Kementerian P2MI untuk memastikan target tersebut dapat dicapai secara optimal,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (28/11/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Rini saat bertemu Menteri P2MI Mukhtarudin di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Baca juga: Jadwal Libur Desember 2025 untuk Sekolah, ASN, dan Karyawan Swasta
Menteri Rini juga menekankan pentingnya menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang berdaya saing agar kualitas pelayanan Kementerian P2MI kepada para pemangku kepentingan semakin baik.
Menurut dia, ASN dengan keterampilan, pengetahuan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan menjadi kunci dalam menjawab tuntutan masyarakat yang terus berkembang.
Pertemuan tersebut turut membahas upaya lain dalam penguatan pelindungan pekerja migran, termasuk rencana revisi Undang-Undang (UU) Pelindungan Pekerja Migran. Revisi dilakukan untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan pelindungan PMI.
“Pada prinsipnya, saya dan jajaran Kementerian PANRB siap memberikan dukungan sesuai tupoksi kami. Terkait UU Pelindungan Pekerja Migran, kita perlu membahas lebih mendalam untuk mengidentifikasi pasal-pasal yang harus diperbaiki agar selaras dengan fungsi Kementerian P2MI yang telah berubah,” jelas Rini.
Baca juga: Menteri P2MI: Indonesia Terang, Enggak Perlu Kabur, Lapangan Pekerjaan Disiapkan...
Pada kesempatan yang sama, Menteri P2MI Mukhtarudin mengapresiasi dukungan yang diberikan Kementerian PANRB terhadap penguatan kelembagaan dan SDM P2MI.
Ia meyakini kolaborasi antarlembaga akan menjadi kunci pencapaian target nasional tersebut.
“Diskusi hari ini, Rabu (26/11/2025), sangat konstruktif. Semoga ke depan upaya penguatan pelindungan pekerja migran semakin optimal dan cita-cita kami menghadirkan layanan yang mudah, murah, aman, dan cepat bagi para pemangku kepentingan dapat terwujud,” ujarnya.