Menteri PANRB Buka Pameran Foto “Kartini Masa Kini: Jejak Langkah Kartini”, Tampilkan Karya Fotografi

Kompas.com - 20/04/2026, 08:18 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini secara resmi membuka Pameran Foto Kartini Masa Kini: Jejak Langkah Kartini di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Pameran itu menjadi ruang refleksi sekaligus apresiasi atas kiprah perempuan Indonesia masa kini yang terus melangkah, berkarya, dan memberi dampak di berbagai bidang.

Dalam kesempatan tersebut, Rini tidak hanya hadir sebagai pembuka acara, tetapi juga sebagai salah satu dari 32 fotografer yang menampilkan karya.

Ia memamerkan dua foto bertema aktivitas membatik yang merefleksikan ketekunan, nilai budaya, serta peran perempuan dalam melestarikan tradisi.

Baca juga: Kisah Cinta Setia, Mahasiswi ISI Yogyakarta yang Angkat Tradisi Rawa Pening ke Panggung Internasional

Menteri PANRB Rini Widyantini menampilkan karya foto bertema aktivitas membatik yang merefleksikan ketekunan dan nilai budaya.Dok. Kementerian PANRB Menteri PANRB Rini Widyantini menampilkan karya foto bertema aktivitas membatik yang merefleksikan ketekunan dan nilai budaya.

Mengangkat tema “Jejak Langkah Kartini”, pameran ini menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini tidak berhenti di masa lalu, melainkan terus hidup dalam keberanian, ketekunan, dan kontribusi nyata perempuan Indonesia saat ini.

Rini menyampaikan, perubahan besar kerap berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Setiap langkah yang kita ambil hari ini adalah bagian dari perjalanan panjang menuju perubahan. Tidak harus selalu besar, yang terpenting adalah keberlanjutan dan makna dari setiap langkah tersebut,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2026).

Ia juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) perempuan untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berani mengambil peran strategis, serta menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan nilai-nilai kemanusiaan dalam bekerja.

Baca juga: Kembang Api di Langit Beirut: Jeda bagi Kemanusiaan

Menteri PANRB Rini Widyantini menampilkan karya foto yang menggambarkan peran perempuan dalam melestarikan tradisi.Dok. Kementerian PANRB Menteri PANRB Rini Widyantini menampilkan karya foto yang menggambarkan peran perempuan dalam melestarikan tradisi.

Dalam sambutannya, Rini menuturkan bahwa fotografi bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan bahasa visual yang mampu menyampaikan pesan dan makna yang tidak selalu dapat diungkapkan dengan kata-kata.

Setiap karya foto, menurut dia, menyimpan cerita, perjalanan, dan nilai yang mendalam.

“Melalui pameran ini, kita diajak melihat bagaimana perempuan Indonesia terus bergerak, mengambil peran, dan memberikan arti bagi lingkungannya,” ucap Rini.

Pameran ini juga menjadi wadah kolaborasi bagi fotografer dan pegiat seni visual untuk menampilkan perspektif tentang peran perempuan di era modern.

Rini mengapresiasi komunitas Heritage Photography serta seluruh panitia yang telah menghadirkan ruang kreatif yang inspiratif dan inklusif.

Baca juga: Kasus Amsal Sitepu, Anggota DPR: Negara Harus Hadir Melindungi Ruang Kreatif

Pameran berlangsung di Museum Mandiri, Jakarta, pada 19 April-3 Mei 2026. Selain menikmati karya fotografi, pengunjung juga dapat menjelajahi sejarah yang tersimpan di museum tersebut. Pameran ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. 

Terkini Lainnya
Membumikan Nilai Pancasila, Benang Merah ‘Transformasi Melayani Negeri’: Dari Ideologi ke Pelayanan Masyarakat

Membumikan Nilai Pancasila, Benang Merah ‘Transformasi Melayani Negeri’: Dari Ideologi ke Pelayanan Masyarakat

Kementerian PANRB
Indonesia Bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5 untuk Bangun Masa Depan Digital yang Inklusif

Indonesia Bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5 untuk Bangun Masa Depan Digital yang Inklusif

Kementerian PANRB
Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Kementerian PANRB
Optimalisasi PHTC Presiden, Kementerian PANRB–Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

Optimalisasi PHTC Presiden, Kementerian PANRB–Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

Kementerian PANRB
Pemerintah Indonesia-Republik Korea Teken Kerja Sama Perkuat Pemerintah Digital

Pemerintah Indonesia-Republik Korea Teken Kerja Sama Perkuat Pemerintah Digital

Kementerian PANRB
Semangat Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Kolaborasi Reformasi Birokrasi

Semangat Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Kolaborasi Reformasi Birokrasi

Kementerian PANRB
Menteri PANRB Jelaskan Peran Strategis Perguruan Tinggi untuk Siapkan Talenta Digital

Menteri PANRB Jelaskan Peran Strategis Perguruan Tinggi untuk Siapkan Talenta Digital

Kementerian PANRB
Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Instansi dalam Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Instansi dalam Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Kementerian PANRB
Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos untuk Dorong Produktivitas Masyarakat

Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos untuk Dorong Produktivitas Masyarakat

Kementerian PANRB
Pemerintah Pastikan Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir soal Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD

Pemerintah Pastikan Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir soal Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD

Kementerian PANRB
Evaluasi Pengentasan Kemiskinan, Menteri Rini Tekankan Akselerasi Dukungan Kementerian PANRB

Evaluasi Pengentasan Kemiskinan, Menteri Rini Tekankan Akselerasi Dukungan Kementerian PANRB

Kementerian PANRB
Sinergi Lintas Instansi dalam Percepatan Transformasi Digital Pemerintah

Sinergi Lintas Instansi dalam Percepatan Transformasi Digital Pemerintah

Kementerian PANRB
Menteri PANRB Buka Pameran Foto “Kartini Masa Kini: Jejak Langkah Kartini”, Tampilkan Karya Fotografi

Menteri PANRB Buka Pameran Foto “Kartini Masa Kini: Jejak Langkah Kartini”, Tampilkan Karya Fotografi

Kementerian PANRB
Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Kementerian PANRB
Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kementerian PANRB
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com