Bertemu Menko Infrawil, Menteri PANRB Bahas Peningkatan Pelayanan Publik hingga Program Prioritas Presiden

Kompas.com - 28/11/2025, 15:48 WIB
Tsabita Naja,
Dwinh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Salah satu tugas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) adalah memantau dan mengevaluasi kinerja penyelenggara pelayanan publik.

Tugas tersebut mencakup pelayanan publik yang diselenggarakan kementerian teknis di bawah koordinasi Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Infrawil).

Komitmen peningkatan layanan di berbagai sektor tengah dilakukan, salah satunya sektor kebandarudaraan, yang berada di bawah koordinasi Kemenko Infrawil.

“Bandara bukan sekadar tempat transit, tetapi pintu gerbang negara dan etalase wajah birokrasi di mata dunia. Oleh karenanya, diperlukan penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik kebandarudaraan yang berkualitas, cepat, transparan, dan ramah pengguna,” ujar Menteri PANRB Rini Widyantini dalam siaran persnya, Jumat (28/11/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Rini dalam rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator (Menko) Infrawil Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) di Kantor Kemenko Infrawil, Rabu (26/11/2025).

Baca juga: Sesuai Harapan AHY, Bandara YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Tahun 2026

Pada kesempatan tersebut, Rini menjelaskan bahwa mewujudkan pelayanan publik kebandarudaraan yang berkualitas membutuhkan sejumlah penunjang, antara lain tata kelola yang selaras dengan standar layanan, standar operasional prosedur (SOP), sumber daya, dan kebijakan pemberian layanan bandara.

Selain itu, dibutuhkan integrasi progres bisnis dan optimalisasi koordinasi antar-stakeholder untuk meningkatkan kolaborasi dan melengkapi peran antarinstansi, serta diperlukan teknologi melalui inovasi terpadu, pengaduan, dan kesatuan data

Rini mencontohkan sistem All Indonesia yang belum lama ini diluncurkan sebagai upaya Pemerintah Indonesia menyuguhkan pelayanan publik yang baik, menyenangkan, dan efisien bagi penumpang penerbangan internasional saat tiba di Indonesia.

All Indonesia merupakan integrasi layanan deklarasi keimigrasian, kepabeanan, kesehatan, dan karantina dalam satu platform yang tersedia dalam bentuk situs allindonesia.imigrasi.go.id maupun aplikasi mobile yang dapat diunduh di Google Play Store dan App Store.

Aplikasi tersebut dapat diisi sejak tiga hari sebelum kedatangan. All Indonesia dirancang untuk menyederhanakan prosedur kedatangan, meningkatkan kenyamanan, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi seluruh penumpang.

Baca juga: Permudah Turis Asing Datang, Aplikasi All Indonesia Resmi Diluncurkan

Rapat koordinasi Menteri PANRB dengan Menko Infrawil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Kemenko Infrawil, Rabu (26/11/2025).Dok. Humas Kementerian PANRB Rapat koordinasi Menteri PANRB dengan Menko Infrawil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Kemenko Infrawil, Rabu (26/11/2025).

Rini juga mendorong peran Kemenko Infrawil dalam proses bisnis tematik program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

Misalnya, untuk mendukung program swasembada pangan, Kemenko Infrawil bertugas melakukan sinkronisasi dan koordinasi, pengendalian kegiatan percepatan pembangunan, rehabilitasi jaringan, peningkatan jaringan, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.

Sementara itu, Menko Infrawil AHY menyampaikan bahwa pihaknya berfokus mendorong sejumlah kementerian teknis di bawah koordinasinya untuk terus meningkatkan pelayanan publik, seperti Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai jantung infrastruktur.

AHY mengungkapkan, pihaknya fokus pada pembangunan infrastruktur dasar seperti pembangunan jalan karena tidak sedikit daerah yang masih memiliki akses kurang baik. 

“Setiap daerah yang kami kunjungi berharap jalanannya bagus, jembatan tidak rusak. Banyak anak-anak yang harus menempuh jarak cukup jauh setiap harinya karena tidak ada jalan terdekat dan aman untuk mereka lalui,” jelasnya.

Baca juga: Perbaikan Jalan Medan-Berastagi Dipercepat, Kejar Natal dan Tahun Baru

Lebih lanjut, AHY menekankan bahwa pihaknya terus mendukung program prioritas Presiden seperti swasembada pangan melalui pembangunan infrastruktur pengairan ke sawah.

Selain itu, Kemenko Infrawil juga melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mewujudkan konektivitas wilayah, yang berdampak pada pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah.

Terkini Lainnya
Digitalisasi Perlinsos, Proses Bansos Dipangkas dari 7 menjadi 3 Tahap

Digitalisasi Perlinsos, Proses Bansos Dipangkas dari 7 menjadi 3 Tahap

Kementerian PANRB
Optimalkan Program MBG, Pemerintah Perkuat Tata Kelola BGN

Optimalkan Program MBG, Pemerintah Perkuat Tata Kelola BGN

Kementerian PANRB
Kementerian PANRB Jaring Masukan Terkait Penataan Pengawasan Sistem Merit

Kementerian PANRB Jaring Masukan Terkait Penataan Pengawasan Sistem Merit

Kementerian PANRB
Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSN

Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSN

Kementerian PANRB
Menteri PANRB Terima Penghargaan Lifetime Achievement

Menteri PANRB Terima Penghargaan Lifetime Achievement

Kementerian PANRB
Menteri Rini: Perkuat Ketahanan Siber sebagai Pilar Transformasi Digital Pemerintah dan Nasional

Menteri Rini: Perkuat Ketahanan Siber sebagai Pilar Transformasi Digital Pemerintah dan Nasional

Kementerian PANRB
Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GN

Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GN

Kementerian PANRB
HUT Ke-54 Korpri, ASN Diharapkan Dorong Kesuksesan Program Asta Cita

HUT Ke-54 Korpri, ASN Diharapkan Dorong Kesuksesan Program Asta Cita

Kementerian PANRB
Menteri Rini Ajak ASN Perkuat Solidaritas, Siaga, dan Perkuat Ketahanan Layanan Publik Menghadapi Bencana

Menteri Rini Ajak ASN Perkuat Solidaritas, Siaga, dan Perkuat Ketahanan Layanan Publik Menghadapi Bencana

Kementerian PANRB
Penguatan Kompetensi ASN melalui Pendekatan Corporate University

Penguatan Kompetensi ASN melalui Pendekatan Corporate University

Kementerian PANRB
Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

Kementerian PANRB
Bertemu Menko Infrawil, Menteri PANRB Bahas Peningkatan Pelayanan Publik hingga Program Prioritas Presiden

Bertemu Menko Infrawil, Menteri PANRB Bahas Peningkatan Pelayanan Publik hingga Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB
Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRB

Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRB

Kementerian PANRB
Menteri Rini: Paguyuban PANRB Perkuat Ekosistem Birokrasi Kolaboratif

Menteri Rini: Paguyuban PANRB Perkuat Ekosistem Birokrasi Kolaboratif

Kementerian PANRB
Menuju Indonesia Emas 2045, Menteri PANRB: Birokrasi Indonesia Harus Terus Adaptasi terhadap Tren

Menuju Indonesia Emas 2045, Menteri PANRB: Birokrasi Indonesia Harus Terus Adaptasi terhadap Tren

Kementerian PANRB
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com