Hadiri Selasar, Menteri Rini dan UKP Raffi Ahmad Sampaikan Pesan Motivasi untuk ASN Muda

Kompas.com - 17/06/2025, 21:22 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar Selasa Sharing (Selasar) Edisi Kedua di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Kegiatan tersebut menghadirkan Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.

Menteri PANRB Rini Widyantini menyebutkan bahwa capaian Raffi Ahmad di usianya yang masih muda bukan hanya menjadi sumber inspirasi.

"Tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan antara aparatur sipil negara (ASN) muda dan dunia kreatif untuk mewujudkan birokrasi yang lebih segar, relevan, dan berdampak," ucapnya dalam acara tersebut.

Baca juga: Pengeroyokan ASN di Mal Jakut Berawal dari Rebutan Anak dengan Mantan Istri

Meski berasal dari dua dunia yang berbeda, Rini menilai terdapat kesamaan tujuan antara seni dan birokrasi, yaitu sama-sama melayani publik.

ASN, menurutnya, tidak cukup hanya menjadi pelaksana regulasi, tetapi juga harus mampu berperan sebagai komunikator publik yang membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, kreatif, dan inspiratif.

“Melalui kegiatan Selasar ini, saya berharap bisa menjadi booster motivasi bagi kita semua, sehingga pelayanan publik dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Saya juga berharap semakin terbuka ruang kolaborasi yang luas antara pemerintah dan sektor kreatif,” ungkap Rini.

Baca juga: Waskita Karya Bangun Kolaborasi Global di ICI 2025, Kenalkan Infrastruktur Karya Anak Bangsa

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar Selasa Sharing (Selasar) Edisi Kedua di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (17/6/2025).DOK. Kementerian PANRB Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar Selasa Sharing (Selasar) Edisi Kedua di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Raffi Ahmad, yang telah lama berkecimpung di dunia hiburan, kini dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Baginya, hal itu merupakan kesempatan untuk menyampaikan pesan kepada generasi muda agar ikut ambil bagian dalam membenahi birokrasi Indonesia.

“Kita dan para pemangku kepentingan harus bekerja sama untuk memperbaiki kinerja birokrasi yang berorientasi pada hasil. Hasil ini harus sebanding dengan waktu yang dihabiskan. Maka, pola pikir kita harus kerja cerdas, bukan hanya kerja keras,” ujar pria asal Bandung tersebut.

Menjadi ASN di masa kini, menurut Raffi, menuntut kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman dan kemajuan teknologi.

Untuk itu, berbagi pengetahuan lintas generasi menjadi kunci keberhasilan dalam proses adaptasi tersebut.

Baca juga: Menkes: Ibu-ibu Kunci Keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis

“Yang penting adalah sopan dan mengedepankan adab. Sepintar apa pun, sehebat apa pun, atau setinggi apa pun ilmu pendidikan kita, ilmu kehidupan tetap jauh lebih penting. Adab, sopan santun, saling menghormati, dan simpati terhadap sesama harus selalu dijunjung tinggi,” tutur Raffi.

Raffi juga menyampaikan bahwa berbagai prestasi yang diraihnya di usia muda merupakan buah dari kerja keras yang dimulai sejak dini.

Namun, semua itu tidak terlepas dari doa orangtuanya. Baginya, bakti kepada orangtua adalah kunci utama keberhasilan.

Raffi pun tak ingin cepat berpuas diri. Menjadi bintang bukanlah tujuan akhirnya, melainkan menjadi langit adalah prinsip hidup yang ia pegang.

Baca juga: Tambang Nikel Ancam Raja Ampat, Menpar Widiyanti Ingatkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

“Saya tidak ingin jadi bintang. Cita-cita saya adalah menjadi langit, agar saya bisa menempatkan bintang-bintang di langit saya sendiri. Maka, jangan cepat berpuas diri hanya karena kita merasa telah mencapai tujuan. Teruslah mencari hal-hal yang bisa dikembangkan, dan jangan pernah berhenti belajar,” pungkasnya.

Terkini Lainnya
Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan

Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan

Kementerian PANRB
Pastikan Pelayanan Tetap Terjaga Selama Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Layanan Sektor Transportasi

Pastikan Pelayanan Tetap Terjaga Selama Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Layanan Sektor Transportasi

Kementerian PANRB
Kementerian PANRB Pertajam Sistem Merit Melalui PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025

Kementerian PANRB Pertajam Sistem Merit Melalui PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025

Kementerian PANRB
Rencana Induk Pemerintah Digital 2025–2045 Ditargetkan Dongkrak Perekonomian hingga Kualitas Pelayanan Publik

Rencana Induk Pemerintah Digital 2025–2045 Ditargetkan Dongkrak Perekonomian hingga Kualitas Pelayanan Publik

Kementerian PANRB
Kementerian PANRB Bersama Tim Nasional Stranas PK Selaraskan Aksi Pencegahan Korupsi

Kementerian PANRB Bersama Tim Nasional Stranas PK Selaraskan Aksi Pencegahan Korupsi

Kementerian PANRB
Bukan Sekadar “Watchdog”, Menteri PANRB Minta Pengawas Internal Akselerasi Penegakan Integritas Segala Lini Pemerintah

Bukan Sekadar “Watchdog”, Menteri PANRB Minta Pengawas Internal Akselerasi Penegakan Integritas Segala Lini Pemerintah

Kementerian PANRB
Wakil Menteri PANRB Tinjau Pemulihan Pelayanan Publik di Sumatera Utara

Wakil Menteri PANRB Tinjau Pemulihan Pelayanan Publik di Sumatera Utara

Kementerian PANRB
Isi Kuliah Umum ASN OIKN, Menteri PANRB Sampaikan IKN Sebagai Cara Baru Bernegara

Isi Kuliah Umum ASN OIKN, Menteri PANRB Sampaikan IKN Sebagai Cara Baru Bernegara

Kementerian PANRB
Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Optimalkan Sinergi Lintas Sektor

Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Optimalkan Sinergi Lintas Sektor

Kementerian PANRB
Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak

Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak

Kementerian PANRB
Jaga Kesinambungan Layanan Publik Selama Nyepi dan Idul Fitri, Pemerintah Atur Tugas Kedinasan ASN

Jaga Kesinambungan Layanan Publik Selama Nyepi dan Idul Fitri, Pemerintah Atur Tugas Kedinasan ASN

Kementerian PANRB
Wujudkan Birokrasi Efektif, Kementerian PANRB Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi

Wujudkan Birokrasi Efektif, Kementerian PANRB Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi

Kementerian PANRB
Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Jawa

Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Jawa

Kementerian PANRB
Sekolah Terintegrasi, Strategi Nasional Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas 

Sekolah Terintegrasi, Strategi Nasional Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas 

Kementerian PANRB
Percepat Pemulihan Tata Kelola Pemerintah di Wilayah Pascabencana, Kementerian PANRB Konsolidasi dengan Kemendagri

Percepat Pemulihan Tata Kelola Pemerintah di Wilayah Pascabencana, Kementerian PANRB Konsolidasi dengan Kemendagri

Kementerian PANRB
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com