Sawah di Empat Lawang Rusak Akibat Banjir, Petani Pun Diimbau Ikut Asuransi Pertanian

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Selasa, 28 Juli 2020
Sawah di Empat Lawang Rusak Akibat Banjir, Petani Pun Diimbau Ikut Asuransi PertanianDOK. Humas Kementerian PertanianKementan berusaha meningkatkan produktivitas di musim tanam kedua, salah satunya adalah memperbaiki jaringan irigasi lewat program RJIT jelang musim kering.

KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengaku bersimpati dengan situasi yang dihadapi petani di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Mentan berbicara seperti itu, karena tidak kurang dari enam hektar (ha) lahan sawah rusak tersapu aliran Sungai Keruh, di Kecamatan Paiker, Kabupaten Empat Lawang yang meluap pada Sabtu (25/7/2020).

Selain rusak, 6 ha lahan sawah itu juga terancam gagal panen. Padahal, tanaman padi tersebut akan dipanen beberapa hari lagi.

Tidak hanya itu, pangkal jembatan Desa Lawang Agung yang menjadi penghubung Desa Bandar Agung, Kecamatan Paiker pun mengalami kerusakan.

Melihat kejadian tersebut, Mentan yang akrab disapa SYL ini pun berharap agar petani mengikuti asuransi pertanian sebagai langkah antisipatif.

Baca juga: 2 Hari Diguyur Hujan Deras, Kabupaten Lahat dan Empat Lawang Diterjang Banjir dan Longsor

Petani harus selalu menyiapkan langkah antisipasi agar lahan pertaniannya tidak terganggu. Apalagi jika sampai menyebabkan gagal panen,” ujarnya, Selasa (28/07/2020).

Dia juga meminta petani agar mendeteksi segera ancaman-ancaman seperti perubahan iklim yang bisa menyebabkan kekeringan, banjir, hingga longsor, atau luapan sungai.

“Ada juga ancaman penyakit seperti serangan hama. Antisipasi hal-hal itu dengan memanfaatkan asuransi,” tuturnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Senada dengan Mentan, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Sarwo Edhy mengimbau petani agar memanfaatkan asuransi pertanian agar tidak merugi bila mengalami masalah serupa atau ancaman lainnya.

Baca juga: Kementan Imbau Penjualan Hewan Kurban Dilakukan secara Daring

Dia menjelaskan, ada dua jenis asuransi pertanian yang bisa dimanfaatkan, yaitu Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K).

Untuk AUTP, premi yang harus dibayarkan sebesar Rp 180.000 per hektar (ha) per metric ton (MT). Nilai pertanggungan sebesar Rp 6 juta per ha per MT.

Asuransi ini sudah termasuk memberikan perlindungan terhadap serangan hama penyakit, banjir, dan kekeringan.

Sementara itu, untuk AUTS/K, preminya sebesar Rp 200.000 per ekor dan per tahun. Lalu, nilai pertanggungan terbagi menjadi tiga.

Untuk ternak mati, nilai pertanggungannya Rp 10 juta per ekor, ternak potong paksa Rp 5 juta per ekor, dan kehilangan Rp 7 Juta per ekor.

Baca juga: Catat, Protokol Kesehatan Pelaksanaan Kurban Idul Adha dari Kementan

“Asuransi bisa membuat petani beraktivitas dengan tenang. Karena, asuransi merupakan salah satu komponen dalam manajemen usahatani untuk mitigasi risiko bila terjadi gagal panen,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, dengan adanya asuransi, perbankan lebih percaya dalam menyalurkan kreditnya.

Sarwo menjelaskan pula apabila usaha tani atau ternak mengalami gagal panen, petani akan mendapatkan penggantian atau klaim dari perusahaan asuransi.

Dengan begitu, ada jaminan terhadap keberlangsungan usaha tani dan tidak terjadi gagal bayar terhadap kreditnya.

Menanggapi masalah tersebut, Sarwo pun mengimbau petani untuk berkoordinasi dengan pihak atau dinas terkait mengenai hal ini.

Baca juga: Anggaran Dikurangi, Kementan Makin Selektif Salurkan Pupuk Bersubsidi

“Sebab, penyebabnya adalah luapan sungai. Berarti harus ada perbaikan dari dinas terkait agar masalah ini tidak terulang, dan bisa dicari tahu permasalahannya,” terangnya.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Mentan SYL: Dalam Pertanian Manajemen Air Jadi Sangat Penting
Mentan SYL: Dalam Pertanian Manajemen Air Jadi Sangat Penting
Kementan
Kekeringan Melanda Sukabumi, Petani di Sana Diimbau Mentan Ikuti Asuransi
Kekeringan Melanda Sukabumi, Petani di Sana Diimbau Mentan Ikuti Asuransi
Kementan
Kementan Bantu Petani di Tanah Bumbu Hadapi Kekeringan dengan RJIT
Kementan Bantu Petani di Tanah Bumbu Hadapi Kekeringan dengan RJIT
Kementan
Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi
Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi
Kementan
Lahan Pertanian di Siak Diserang Hama, Mentan Ajak Petani Setempat Ikut Asuransi
Lahan Pertanian di Siak Diserang Hama, Mentan Ajak Petani Setempat Ikut Asuransi
Kementan
Mentan Dukung Kabupaten Sukabumi Genjot Produksi Pertanian dengan Alsintan
Mentan Dukung Kabupaten Sukabumi Genjot Produksi Pertanian dengan Alsintan
Kementan
Petani di Bolmong Gagal Panen Akibat Banjir, Kementan Minta Petani Ikut Asuransi untuk Antisipasi
Petani di Bolmong Gagal Panen Akibat Banjir, Kementan Minta Petani Ikut Asuransi untuk Antisipasi
Kementan
Mentan Dukung Upaya Kabupaten Madiun Lindungi Lahan Pertanian
Mentan Dukung Upaya Kabupaten Madiun Lindungi Lahan Pertanian
Kementan
Mentan Apresiasi Usaha Petani Purworejo Jaga Lahan Pertanian dengan Saluran Irigasi
Mentan Apresiasi Usaha Petani Purworejo Jaga Lahan Pertanian dengan Saluran Irigasi
Kementan
Soal Hama Tikus di Jombang, Mentan SYL Minta Petani Lakukan Penanganan Cepat
Soal Hama Tikus di Jombang, Mentan SYL Minta Petani Lakukan Penanganan Cepat
Kementan
Manfaatkan Alsintan, Produksi Beras Banyuasin Masuk 4 Besar Penyumbang Pangan Nasional
Manfaatkan Alsintan, Produksi Beras Banyuasin Masuk 4 Besar Penyumbang Pangan Nasional
Kementan
Mentan Dukung Budi Daya Porang yang Berpotensi Diekspor
Mentan Dukung Budi Daya Porang yang Berpotensi Diekspor
Kementan
Sawah di Empat Lawang Rusak Akibat Banjir, Petani Pun Diimbau Ikut Asuransi Pertanian
Sawah di Empat Lawang Rusak Akibat Banjir, Petani Pun Diimbau Ikut Asuransi Pertanian
Kementan
Gunakan Hand Traktor, Petani Aceh Selatan Olah Tanah dengan Cepat
Gunakan Hand Traktor, Petani Aceh Selatan Olah Tanah dengan Cepat
Kementan
Mentan Puji Sinergi Pemkab Simeulue dan TNI dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan
Mentan Puji Sinergi Pemkab Simeulue dan TNI dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan
Kementan