Dapat Fasilitas Alsintan, Petani di Cilegon Siap Hadapi Musim Tanam Kedua

Fathia Yasmine
Kompas.com - Sabtu, 18 Juli 2020
Data terbaru menunjukan luas lahan bahan baku sawah pada 2018 mencapai 7,1 juta hektar. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 635 ribu hektar.Dok. Kementerian Pertanian Data terbaru menunjukan luas lahan bahan baku sawah pada 2018 mencapai 7,1 juta hektar. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 635 ribu hektar.

KOMPAS.com - Petani di Cilegon tengah bersiap menyambut musim tanam kedua di 2020. Mendorong produktivitas para petani, Kementerian Pertanian Prasarana dan Sarana Pertanian (Kementan PSP) memberikan fasilitas berupa alat dan mesin pertanian ( alsintan). 

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertania (PSP) Sarwo Edhy mengatakan jenis alsintan yang diberikan untuk petani di Cilegon berupa hand tractor dan power tresher

Hand tractor dapat memudahkan petani dalam mengolah sawah, sedangkan power tresher akan mempercepat proses perontokkan padi yang dipanen.

Menggunakan kedua alat ini proses tanam dan panen akan lebih efisien waktu. Tidak hanya itu, risiko kerugian juga dapat diminimalisasi. 

Baca juga: Miliki Irigasi Pompa, Poktan di Gunungkidul Siap Tanam Padi 3 Kali Setahun

"Teknologi dan mekanisasi pertanian seperti penggunaan alsintan, bisa membantu petani dalam meningkatkan produktivitas dan meminimalisir losses. Oleh karena itu, kita selalu mendorong agar petani memaksimalkan alsintan agar lebih efektif dalam bekerja," kata Edhy dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/7/2020).

Didukung alsintan dari Kementan PSP, pada musim tanam kedua tahun ini petani di Cilegon akan melakukan gerakan percepatan olah dan tanam (GPOT) di empat kecamatan yaitu Cibeber, Jombang, Citangkil, dan Ciwandan.

Luas baku sawah yang terbatas, hanya 300 hektare, tidak menyurutkan semangat para petani untuk melakukan GPOT. Hal ini diapresiasi oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Menurutnya, dengan semangat mempertahankan produktivitasnya petani akan menjaga ketahanan pangan bagi negara.

Baca juga: Maksimalkan Hasil Pertanian, Mentan Minta Petani Tinggalkan Cara Lama

"Pertanian tidak boleh berhenti. kapan pun dimana pun petani harus terus menanam. Kita harus menanam agar produktivitas terus meningkat dan ketahanan pangan terjaga," kata Syahrul.

Koordinator Penyuluh Kota Cilegon Dedi Septriyasa menjelaskan pada musim tanam kedua ini petani akan menanam dua varietas padi yaitu ciherang dan mekongga. 

Kedua varietas tersebut, lanjutnya, akan ditanam dengan sistem jarwo 4:1 dan tegel 6:1. Diperkirakan dua varietas tersebut sudah dapat dipanen pada September mendatang dengan estimasi hasil 5,9 ton padi per hektare. 

 

 

PenulisFathia Yasmine
EditorSheila Respati
Terkini Lainnya
KTNA Jadi Mitra dan Pelopor Pertanian Modern, Kementan Berikan Apresiasi
KTNA Jadi Mitra dan Pelopor Pertanian Modern, Kementan Berikan Apresiasi
Kementan
Lakukan Pertanian Pascapandemi, Kementan Dorong Program Klaster Pangan Lokal
Lakukan Pertanian Pascapandemi, Kementan Dorong Program Klaster Pangan Lokal
Kementan
Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun
Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun
Kementan
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Kementan
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Kementan
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Kementan
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Kementan
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Kementan
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Kementan
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Kementan
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Kementan
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Kementan