Stok Gula Pasir dan Telur Masih Cukup, Kementan Imbau Masyarakat Tidak Panik

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Kamis, 19 Maret 2020
Stok Gula Pasir dan Telur Masih Cukup, Kementan Imbau Masyarakat Tidak PanikDok. Kementerian PertanianMenteri Pertanian saat mengunjungi Toko Tani Indonesia Center Jakarta

KOMPAS.com – Kementerian Pertanian ( Kementan) terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, khususnya gula pasir dan telur.

Untuk telur ayam ras, stoknya masih cukup. Dalam prognosa produksi-kebutuhan, akhir Februari 2020 masih ada stok 27.582 ton dan setiap bulannya neraca kumulatifnya surplus.

Diperkirakan pada akhir Mei 2020, stok telur ayam ras masih ada 24.906 ton, sehingga selain masih cukup, harganya juga tidak akan naik jauh di atas harga acuan penjualan di konsumen.

Baca juga: Harga Gula Pasir dan Minyak Goreng Meningkat, Kementan Gelar Pangan Murah di Jakarta

Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan gula pasir, pemerintah sudah mengimbau agar stok di pabrik gula segera digelontorkan ke pasar.

Masyarakat juga tak perlu khawatir dengan stok gula pasir karena pemerintah juga telah setuju untuk mengimpor gula kristal putih (GKP) dan raw sugar.

Upaya turunkan harga

Selain itu, guna menekan harga pangan saat menghadapi virus corona serta menjelang Ramadhan dan Lebaran, Kementan menggelar gelar pangan murah (GPM) gula pasir dan telur di 10 lokasi pasar DKI Jakarta.

GPM rencananya akan dilakukan selama satu minggu dan bisa diperpanjang bila diperlukan, sampai harga stabil kembai.

Lokasi GPM, Kamis (19/3/2020) digelar di 10 pasar, yaitu Kalideres, Baru Metro, Kalibaru, Tanahabang, Gondangdia, Pluit, Glodok, Tebet Barat, Rawa Badak, dan Johar Baru.

Ada 10 kendaraan yang mendistribusikan bahan pangan, yakni beras seharga Rp 8.500 per kilogram (kg), gula pasir sebesar Rp 12.500 per kg, dan telur Rp 23.000 per kg.

Baca juga: Kementan Gencarkan Program Pupuk Bersubsidi, 3.000 Petani di Bangka Tengah Terima Kartu Tani

Untuk gula pasir dan telur di Pasar Jakarta, saat ini harganya memang jauh di atas harga acuan yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Harga gula pasir saat ini berkisar Rp 14.000-Rp 18.000 dengan harga acuan penjualan gula di konsumen adalah Rp 12.500 per kg.

Harga telur sendiri saat ini berkisar Rp 25.000-Rp 28.000 per kg, sedangkan harga acuan telur di konsumen Rp 24.000 per kg.

Kementan juga menggandeng Gapoktan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), Food Station, Charoen Pokphand, dan BPD Agro dalam menggelar GPM itu.

Baca juga: Kementan Jalin kerja Sama dengan BNI untuk Maksimalkan KUR Tani

“Gelar Pasar Murah ini kami lakukan sebagai upaya pemerintah untuk menekan harga pangan di Tanah Air," kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam pernyataan tertulis saat pelepasan Gelar Pangan Murah di TTIC Pasar Minggu, Kamis (19/03/2020).

Ia pun mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan memberikan keringanan kepada masyarakat, khususnya penyediaan kebutuhan pangan.

"Jangan ada pengusaha untung sendiri, sehingga membuat panik masyarakat. Kami usahakan pasokan pangan terus terjaga. Insyaallah dari hitungan, cukup," ujar Syahrul.

Mentan juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena stok pangan masih cukup.

Baca juga: Ini Strategi Kementan untuk Tingkatkan Serapan KUR Pertanian

Menurut Syahrul, stok beras saat ini tidak kurang dari 3 juta ton dan akan bertambah 8 juta ton pada panen Bulan Maret-April.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Heriadi berharap agar GPM mampu mengendalikan harga karena stok masih cukup.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sambut Musim Kemarau, UPJA Parigi Moutong Sulteng Lakukan Percepatan Tanam
Sambut Musim Kemarau, UPJA Parigi Moutong Sulteng Lakukan Percepatan Tanam
Kementan
Mentan SYL: Kemandirian Bangsa Tidak Boleh Tersandera oleh Impor
Mentan SYL: Kemandirian Bangsa Tidak Boleh Tersandera oleh Impor
Kementan
Tanaman Rusak, 9 Poktan di Kulonprogo Klaim Asuransi Senilai Rp 121,4 Juta
Tanaman Rusak, 9 Poktan di Kulonprogo Klaim Asuransi Senilai Rp 121,4 Juta
Kementan
Pasokan Sayuran Segar Dalam Negeri Melimpah, Indonesia Siap Ekspor
Pasokan Sayuran Segar Dalam Negeri Melimpah, Indonesia Siap Ekspor
Kementan
Kurangi Gagal Panen, Kementan Terus Galakkan Program Asuransi Pertanian
Kurangi Gagal Panen, Kementan Terus Galakkan Program Asuransi Pertanian
Kementan
Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Terus Optimalisasi Lahan Rawa
Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Terus Optimalisasi Lahan Rawa
Kementan
Dukung Pangan Nasional, Kementan Distribusikan 46,27 Persen Pupuk Bersubsidi
Dukung Pangan Nasional, Kementan Distribusikan 46,27 Persen Pupuk Bersubsidi
Kementan
Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia lewat
Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia lewat "Family Farming"
Kementan
Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementan Optimalkan Pemanfaatan Lahan Rawa
Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementan Optimalkan Pemanfaatan Lahan Rawa
Kementan
UPJA Tani Karya Mandiri Hidupkan Pertanian di 7 Desa, Kementan Apresiasi
UPJA Tani Karya Mandiri Hidupkan Pertanian di 7 Desa, Kementan Apresiasi
Kementan
Rektor UIN Sultan Alauddin Makassar Apresiasi Kinerja Mentan SYL
Rektor UIN Sultan Alauddin Makassar Apresiasi Kinerja Mentan SYL
Kementan
FAO Peringatkan Bencana Kelaparan Akibat Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah
FAO Peringatkan Bencana Kelaparan Akibat Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah
Kementan
Penuhi Kebutuhan Pangan Nasional, Program Cetak Sawah Harus Dilakukan
Penuhi Kebutuhan Pangan Nasional, Program Cetak Sawah Harus Dilakukan
Kementan
Bupati Merauke Minta Petani Segera Menanam Agar Target Luas Tanam 36.155 Ha Tercapai
Bupati Merauke Minta Petani Segera Menanam Agar Target Luas Tanam 36.155 Ha Tercapai
Kementan
Minat Asuransi Pertanian Meningkat, Hingga Mei Sudah 333.505 Hektar Diasuransikan
Minat Asuransi Pertanian Meningkat, Hingga Mei Sudah 333.505 Hektar Diasuransikan
Kementan