Sikap Tegas Mentan Tolak Alih Fungsi Lahan Pertanian Diapresiasi

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Selasa, 14 Januari 2020
Sikap Tegas Mentan Tolak Alih Fungsi Lahan Pertanian DiapresiasiDOK. Human KementanLahan Tani.

KOMPAS.com – Belum lama ini, saat sedang berada di Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, meminta kepolisian menindak pelaku alih fungsi lahan tani.

Menurut Syahrul, alih fungsi lahan tani mengakibatkan 10.000 hektar sawah terendam banjir akibat gagal panen.

Langkah tersebut sesuai dengan regulasi Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019, tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah.

Pengamat pertanian Universitas Tanjungpura (Untan) Radian, memuji sikap tegas Syahrul. Menurutnya, dengan begitu Syahrul menyelamatkan masa depan pertanian.

Baca juga: Mentan: Kostratani Wujud Membangun Ekosistem Pertanian Lewat Digital

“Masa depan ketahanan pangan Indonesia dan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” kata Radian, seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/1/2020).

Radian menambahkan, alih fungsi lahan pertanian dapat menciptakan kemiskinan baru karena lapangan kerja dan ketersediaan pangan berkurang.

“Harga berpotensi melonjak, masyarakat kesulitan membeli bahan pokok, dan muncul pengangguran baru karena petani tidak punya lagi lahan (bertani) untuk dikelola,” kata Radian.

Sementara itu, untuk lingkungan hidup, alih fungsi lahan beresiko menimbulkan areal tanah tidak produktif.

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Terancam Kekeringan, Petani Diimbau Percepat Tanam dengan Pompanisasi
Terancam Kekeringan, Petani Diimbau Percepat Tanam dengan Pompanisasi
Kementan
Mentan: Sektor Pertanian Sudah Mulai Menyambut Era 4.0
Mentan: Sektor Pertanian Sudah Mulai Menyambut Era 4.0
Kementan
Kementan akan Produksi Kalung Eucalyptus, Ini Tanggapan Akademisi UGM
Kementan akan Produksi Kalung Eucalyptus, Ini Tanggapan Akademisi UGM
Kementan
Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba
Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba
Kementan
Kekeringan Mulai Melanda, Mentan Ajak Petani Percepat Proses Tanam
Kekeringan Mulai Melanda, Mentan Ajak Petani Percepat Proses Tanam
Kementan
Kementan Optimis Target Tanam Sumsel Seluas 85.000 Hektar Tercapai
Kementan Optimis Target Tanam Sumsel Seluas 85.000 Hektar Tercapai
Kementan
Kementan Tepis Isu Kelangkaan Pupuk di Tanah Air
Kementan Tepis Isu Kelangkaan Pupuk di Tanah Air
Kementan
Mentan: Pupuk Bersubsidi Hanya Disalurkan Melalui Pengecer Resmi
Mentan: Pupuk Bersubsidi Hanya Disalurkan Melalui Pengecer Resmi
Kementan
Cegah Alih Fungsi Lahan, Kementan Siap Koordinasi dengan Pemda
Cegah Alih Fungsi Lahan, Kementan Siap Koordinasi dengan Pemda
Kementan
Petani di Kendal Bangun Embung untuk Atasi Kekeringan dan Gagal Panen
Petani di Kendal Bangun Embung untuk Atasi Kekeringan dan Gagal Panen
Kementan
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Ini Inovasi dan Modernisasi yang Dilakukan Kementan
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Ini Inovasi dan Modernisasi yang Dilakukan Kementan
Kementan
Gandeng Kementerian PUPR dan Kemhan, Kementan akan Jadikan Kalteng Lumbung Pangan
Gandeng Kementerian PUPR dan Kemhan, Kementan akan Jadikan Kalteng Lumbung Pangan
Kementan
Poktan di Bone Gunakan Transplanter untuk Tingkatkan Produktivitas
Poktan di Bone Gunakan Transplanter untuk Tingkatkan Produktivitas
Kementan
Indonesia Terus Tingkatkan Produksi Pangan Lewat Pertanian Rakyat
Indonesia Terus Tingkatkan Produksi Pangan Lewat Pertanian Rakyat
Kementan
Genjot Produksi Pertanian, Kementan Siapkan Sejumlah Program Ketahanan Pangan
Genjot Produksi Pertanian, Kementan Siapkan Sejumlah Program Ketahanan Pangan
Kementan