Kementan Minta Pemda Validasi Luas Baku Lahan Pertanian

Mikhael Gewati
Kompas.com - Jumat, 20 September 2019
Kementan Minta Pemda Validasi Luas Baku Lahan Pertanian DOK.Humas Kementerian PertanianDirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy menegaskan pihaknya akan realokasi pupuk bersubsidi bagi daerah yang kekurangan pupuk untuk musim tanam Oktober 2018-Maret 2019.


KOMPAS.com
- Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian ( Kementan), Sarwo Edhy, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memvalidasi data luas baku lahan pertanian yang dimiliki.

Hal itu untuk kepentingan alokasi pupuk bersubsidi yang akan diberikan pemerintah.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/9/2019), Sarwo mengatakan, kesalahan data luas baku lahan pertanian ini memang terjadi di sejumlah daerah di hampir semua Provinsi, sehingga mempengaruhi jatah pupuk yang diterima daerah.

“Untuk sementara daerah yang kekurangan pupuk bersubsidi memakai pupuk nonsubsidi sebagai pengganti pupuk subsidi pada musim tanam gadu ini. Sampai proses validasi diselesaikan masing-masing daerah,” ujar Sarwo Edhy.

Baca juga: 6 Strategi Kementan Amankan Produksi Komoditas Pangan Saat Kemarau Panjang

Hal itu disebabkan saat ini Kementan bersama Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) tengah memvalidasi lahan sawah yang dinolkan dari peta lahan pertanian.

Akibat dinolkannya data lahan sawah, sejumlah daerah tak lagi mendapat jatah pupuk bersubsidi.

"Data ini yang menjadi acuan Kementan mengalokasikan pupuk bersubsidi. Semua berdasarkan data seluruh PPL dan ditandatangani kepala desa dan camat," katanya.

Relokasi pupuk

Sebenarnya untuk mengatasi masalah tersebut Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP melakukan relokasi pupuk bersubsdi sejak Mei 2019.

Realokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun 2019 dilakukan dengan SK Dirjen nomor 21.2/KPTS/SR.310/B/05/2019 dan ditandatangani 13 Mei 2019.

Relokasi dilakukan karena Ditjen PSP melihat terjadi peningkatan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian sampai dengan bulan April 2019.

Terlihat seoarang pegawai sedang membereskan karung untuk membungkus pupuk bersubsidiDOK. Humas Kementerian Pertanian RI Terlihat seoarang pegawai sedang membereskan karung untuk membungkus pupuk bersubsidi
Maka dengan mempertimbangkan antisipasi kemungkinkan kekurangan pupuk di beberapa provinsi termasuk di Sumatera Utara, Ditjen PSP lakukan relokasi.

Khusus provinsi Sumatera Utara, alokasi semula untuk pupuk bersubsidi urea 96.893 ton naik menjadi 101.750 ton, SP36 dari 32.155 ton naik menjadi 33.773 ton, ZA 29.107 ton naik menjadi 34.107 ton, NPK 78.129 ton naik menjadi 83.221 ton.

"Seharusnya sudah tidak ada lagi kekurangan pupuk bersubsdi di Sumatera Utara," kata Sarwo.

Baca juga: Ini Solusi Kementan Hadapi Kelangkaan Pupuk Subsidi

Apalagi, kata dia, SK Dirjen tersebut sudah di-follow up Dinas Tanaman Pangan Provinsi Sumatera Utara.

Buktinya adalah dengan diterbitkannya Surat Keputusan Realokasi Kebutuhan Pupuk Bersubsidi ketiga yang ditanda tangani 12 Agustus 2019, termasuk di dalamnya Kabupaten Dairi.

"Jika masih terdapat kelangkaan pupuk atau kekurangan pupuk, Kementan akan segera tindak lanjuti dengan menerbitkan SK Dirjen kedua untuk merealokasi kebutuhan pupuk di Sumut," tutup Sarwo Edhy. 

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Kementan Kirim Bantuan Alsintan 44 Unit ke Sukoharjo
Kementan Kirim Bantuan Alsintan 44 Unit ke Sukoharjo
Kementan
Program Serasi Jadi Strategi Kementan Tingkatkan Hasil Pertanian
Program Serasi Jadi Strategi Kementan Tingkatkan Hasil Pertanian
Kementan
Kementan Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Aman Jelang Musim Tanam
Kementan Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Aman Jelang Musim Tanam
Kementan
Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel
Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel
Kementan
Kementan: Warehouse UPJA Bisa Turunkan Biaya Produksi Usaha Tani
Kementan: Warehouse UPJA Bisa Turunkan Biaya Produksi Usaha Tani
Kementan
Pengendalian Alih Fungsi Lahan Jadi Strategi Peningkatan Produksi Padi
Pengendalian Alih Fungsi Lahan Jadi Strategi Peningkatan Produksi Padi
Kementan
Perpres dan Pemberian Insentif Bisa Tekan Jumlah Alih Fungsi Lahan
Perpres dan Pemberian Insentif Bisa Tekan Jumlah Alih Fungsi Lahan
Kementan
Kementan: Inflasi Berhasil Ditekan karena Ketersediaan Pangan Stabil
Kementan: Inflasi Berhasil Ditekan karena Ketersediaan Pangan Stabil
Kementan
Kesadaran Petani akan Program Asuransi Pertanian Terus Meningkat
Kesadaran Petani akan Program Asuransi Pertanian Terus Meningkat
Kementan
Mayoritas Petani Dinilai Puas dengan Program Pertanian Dalam Negeri
Mayoritas Petani Dinilai Puas dengan Program Pertanian Dalam Negeri
Kementan
Mentan Amran Dapat Gelar Bapak Mekanisasi Pertanian
Mentan Amran Dapat Gelar Bapak Mekanisasi Pertanian
Kementan
Ini Rencana Aksi Kementan untuk Tambah LTT Padi di Sumatera Utara
Ini Rencana Aksi Kementan untuk Tambah LTT Padi di Sumatera Utara
Kementan
Kekurangan Pupuk Subsidi, Pemda Dairi Lakukan Sosialisasi Kartu Tani
Kekurangan Pupuk Subsidi, Pemda Dairi Lakukan Sosialisasi Kartu Tani
Kementan
Mentan: Perlunya Transformasi Pertanian ke Pola Modern
Mentan: Perlunya Transformasi Pertanian ke Pola Modern
Kementan
Kementan Dukung Toli-Toli sebagai Lumbung Pangan di Sulteng
Kementan Dukung Toli-Toli sebagai Lumbung Pangan di Sulteng
Kementan