Penghargaan untuk Para "Pahlawan Pertanian"

Auzi Amazia Domasti
Kompas.com - Selasa, 15 Agustus 2017
Penghargaan untuk Para Auzi Amazia DomastiMenteri Pertanian Andi Amran Sulaeman memberikan penghargaan tingkat nasional bagi pelaku pembangunan pertanian 2017 di Swiss-Belresidences di Kalibata, Jakarta Selsatan, pada Selasa (15/08/2017)

KOMPAS.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman memberikan penghargaan tingkat nasional bagi pelaku pembangunan pertanian 2017. Total semuanya ada tujuh kategori.

Daftarnya adalah Petani Berprestasi, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berprestasi, Kelembagaan ekonomi Petani Berprestasi, Penyuluh Pertanian Teladan, Balai Penyuluhan Pertanian Berprestasi, Tenaga Pendidik Pertanian (Guru dan Dosen) Berprestasi, dan Pengembangan Karya Ilmiah Terbaik.

Dalam satu kategori, terdapat tiga sampai enam orang atau unit yang menerima penghargaan.

“(Penghargaan ini diadakan) dengan harapan adanya aktualisasi diri sehingga mampu berprestasi. Tujuannya, untuk mewujudkan target, sasaran, dan keberhasilan pembangunan pertanian selanjutnya,” kata Amran.

Dari wirausaha sampai koperasi

Bak pahlawan, ada berbagai cerita dari para penerima penghargaan. Jamilah adalah satu di antaranya dari kategori Tenaga Pendidik Pertanian. Sebagai guru, dia terpilih karena berhasil mendorong sebagian siswanya untuk berwirausaha dalam bidang pertanian.

"Saya berusaha memotivasi dengan melakukan pendekatan interpersonal dan menjelaskan ke 700 siswa ditempat mengajar," ujarnya ditemui di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (15/08/2017).

Di tempat ia mengajar, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Pembangunan Negeri 1 Tegalamper Bondowoso, Jamilah berhasil meyakinkan bahwa peluang berwirausaha di bidang pertanian sangat besar.


“Banyak yang berpikir untuk mencari tempat kerja saja setelah lulus, padahal bisa berwirausaha. Dengan begitu (mereka) bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Melalui motivasi tersebut, terbentuklah 10 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari lima orang yang siap memulai wirausaha. Mereka bisa membudidayakan tanmaan. 

“Banyak dari mereka yang sudah punya lahan atau pekarangan di rumah. Hal ini memudahkan mereka untuk membudidayakan,” kata Jamilah.

Beberapa hasil kelompok wirausaha siswa, kata Jamilah ada yang membuat usaha budaya timun dan hidroponik.

Cerita mengenai bidang pertanian lainnya datang dari  Baharuddin, seorang penerima penghargaan dari kategori Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi. Pada Kompas.com, Baharudin berkisah sudah enam tahun aktif menjadi Ketua Koperasi Tani Teobroma di Palu, Sulawesi Tengah.

"Dulu kepercayaan masyarakat terhadap koperasi menurun. Saya berusaha menjelaskan dan mengarahkan kemandirian petani tak lepas dari pemanfaatan koperasi di daerahnya," kata dia.

Secara konsisten, tiap bulan Baharudin datang dalam pertemuan-pertemuan kelompok tani. Kemudian, ia coba menyampaikan aturan-aturan dan mekanisme yang ada di koperasi.

Dalam penjelasannya, Baharudin selalu menegaskan bahwa koperasi mendukung pengadaan sarana produksi pertanian untuk memudahkan petanu. Misalnya, dalam hal pengadaan pestisida dan pupuk.

PenulisAuzi Amazia Domasti
EditorSri Noviyanti
Terkini Lainnya
Kementan Kirim Bantuan Alsintan 44 Unit ke Sukoharjo
Kementan Kirim Bantuan Alsintan 44 Unit ke Sukoharjo
Kementan
Program Serasi Jadi Strategi Kementan Tingkatkan Hasil Pertanian
Program Serasi Jadi Strategi Kementan Tingkatkan Hasil Pertanian
Kementan
Kementan Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Aman Jelang Musim Tanam
Kementan Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Aman Jelang Musim Tanam
Kementan
Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel
Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel
Kementan
Kementan: Warehouse UPJA Bisa Turunkan Biaya Produksi Usaha Tani
Kementan: Warehouse UPJA Bisa Turunkan Biaya Produksi Usaha Tani
Kementan
Pengendalian Alih Fungsi Lahan Jadi Strategi Peningkatan Produksi Padi
Pengendalian Alih Fungsi Lahan Jadi Strategi Peningkatan Produksi Padi
Kementan
Perpres dan Pemberian Insentif Bisa Tekan Jumlah Alih Fungsi Lahan
Perpres dan Pemberian Insentif Bisa Tekan Jumlah Alih Fungsi Lahan
Kementan
Kementan: Inflasi Berhasil Ditekan karena Ketersediaan Pangan Stabil
Kementan: Inflasi Berhasil Ditekan karena Ketersediaan Pangan Stabil
Kementan
Kesadaran Petani akan Program Asuransi Pertanian Terus Meningkat
Kesadaran Petani akan Program Asuransi Pertanian Terus Meningkat
Kementan
Mayoritas Petani Dinilai Puas dengan Program Pertanian Dalam Negeri
Mayoritas Petani Dinilai Puas dengan Program Pertanian Dalam Negeri
Kementan
Mentan Amran Dapat Gelar Bapak Mekanisasi Pertanian
Mentan Amran Dapat Gelar Bapak Mekanisasi Pertanian
Kementan
Ini Rencana Aksi Kementan untuk Tambah LTT Padi di Sumatera Utara
Ini Rencana Aksi Kementan untuk Tambah LTT Padi di Sumatera Utara
Kementan
Kekurangan Pupuk Subsidi, Pemda Dairi Lakukan Sosialisasi Kartu Tani
Kekurangan Pupuk Subsidi, Pemda Dairi Lakukan Sosialisasi Kartu Tani
Kementan
Mentan: Perlunya Transformasi Pertanian ke Pola Modern
Mentan: Perlunya Transformasi Pertanian ke Pola Modern
Kementan
Kementan Dukung Toli-Toli sebagai Lumbung Pangan di Sulteng
Kementan Dukung Toli-Toli sebagai Lumbung Pangan di Sulteng
Kementan