HUT Ke-78, Menaker Ingin Jadikan Kemenaker sebagai Ruang Bertumbuh

Kompas.com - 26/07/2025, 14:58 WIB
Agung Dwi E

Editor

KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Yassierli mengajak seluruh jajaran di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk menjadikan institusi ini bukan hanya tempat bekerja, melainkan ruang untuk bertumbuh.

Ajakan tersebut disampaikan Menaker dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Kemenaker yang mengusung tema “A Nice Place to Grow”.

Dalam Siaran Pers Biro Humas Kemenaker, Sabtu (26/7/2025), Menaker menegaskan bahwa Kemenaker harus menjadi ruang tumbuh bagi seluruh insan di dalamnya, baik sebagai profesional, pelayan publik, calon pemimpin bangsa, maupun manusia seutuhnya. Sebuah tempat yang membangun rekam jejak dan portofolio setiap pegawai sebagai calon pemimpin masa depan.

“Kemenaker bukan hanya institusi yang menyusun regulasi, melakukan pengawasan, atau menyelenggarakan pelatihan. Kemenaker adalah ekosistem pembelajaran. Di sini, kita belajar berkolaborasi lintas unit kerja, menangani isu ketenagakerjaan yang kompleks, berpikir sistemik, dan melahirkan inovasi yang berdampak," ujarnya.

Menaker menjelaskan bahwa saat ini, Kemenaker tengah mengembangkan berbagai terobosan strategis, antara lain pelatihan vokasi berbasis project-based learning dengan kurikulum masa depan, seperti smart operations dan IT creative skills. Termasuk di dalamnya dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo, seperti pelatihan pengelola koperasi, MBG, dan hilirisasi.

Terobosan lain meliputi pembangunan talent & innovation hub di balai-balai pelatihan, penyiapan tenaga kerja penyandang disabilitas, reformasi hubungan industrial yang harmonis dan transformatif.

Kemudian, program Binwasnaker & K3 Reborn, integrasi satu data ketenagakerjaan nasional, pendirian Institute for Labor & Productivity, integrasi platform SIAPkerja dengan portal swasta, serta penguatan Corporate University Kemenaker.

“Semua ini adalah peluang untuk mengasah kompetensi, membangun kapasitas, dan memperluas wawasan di luar latar akademik formal. Kita ingin, Kemenaker tumbuh seiring dengan pertumbuhan orang-orangnya,” ungkapnya.

Baca juga: Kemenaker dan Kemenkraf Bahas Kerja Sama Perluasan Kesempatan Kerja di Sektor Kreatif

Oleh karena itu, Menaker menekankan peran penting membangun nilai-nilai dan atmosfer yang mendukung pertumbuhan, seperti budaya mencintai pekerjaan, penghargaan terhadap inisiatif dan inovasi, kepemimpinan yang memberdayakan, kesempatan belajar yang merata, rasa memiliki yang kuat, serta lingkungan kerja yang sehat secara fisik dan mental.

“Saya percaya, setiap orang di Kemenaker memiliki potensi besar. Ketika diberi ruang, kepercayaan, dan tantangan yang tepat, mereka akan tumbuh luar biasa,” ujarnya.

Lebih dari itu, semangat A Nice Place to Grow juga ditujukan untuk pihak eksternal. Kemenaker akan membuka ruang pertumbuhan bagi mahasiswa magang, akademisi, peneliti tamu, dan mitra industri.

Kemenaker juga tengah menyiapkan ekosistem eksperimental yang akan menjalar ke ribuan perusahaan di seluruh Indonesia.

Di usia yang telah matang, Menaker menegaskan bahwa Kemenaker akan terus bertransformasi. Peningkatan kualitas layanan publik dan penguatan kolaborasi lintas sektor terus dilakukan.

Namun, di atas semua itu, ada satu hal yang lebih mendasar, yaitu memastikan bahwa siapa pun yang bekerja di Kemenaker merasa bertumbuh.

“Institusi yang besar adalah institusi yang membesarkan orang-orang di dalamnya. Mari kita jadikan Kemenaker sebagai tempat yang membuat kita bangga, tempat yang mendorong kita untuk terus belajar, dan tempat yang memberi makna serta harapan,” imbuhnya.

Terkini Lainnya
1.500 Peserta Lolos Program Pemagangan Nasional Batch I Gelombang 2

1.500 Peserta Lolos Program Pemagangan Nasional Batch I Gelombang 2

Kemenaker
Indonesia–Swiss Perkuat Kolaborasi Bidang Ketenagakerjaan melalui The 5th Tripartite Labour Dialogue

Indonesia–Swiss Perkuat Kolaborasi Bidang Ketenagakerjaan melalui The 5th Tripartite Labour Dialogue

Kemenaker
Wamenaker Tekankan Sinergi Inklusif untuk Wujudkan Kemandirian Penyandang Disabilitas

Wamenaker Tekankan Sinergi Inklusif untuk Wujudkan Kemandirian Penyandang Disabilitas

Kemenaker
Lewat OIC Labour Center, Indonesia dan OKI Perkuat Kerja Sama Kembangkan SDM Global

Lewat OIC Labour Center, Indonesia dan OKI Perkuat Kerja Sama Kembangkan SDM Global

Kemenaker
Menaker Yassierli Dorong Penguatan Kerja Sama Ketenagakerjaan Indonesia–Qatar

Menaker Yassierli Dorong Penguatan Kerja Sama Ketenagakerjaan Indonesia–Qatar

Kemenaker
Menaker Yassierli: Transisi Hijau Momentum Transformasi Ketenagakerjaan Nasional

Menaker Yassierli: Transisi Hijau Momentum Transformasi Ketenagakerjaan Nasional

Kemenaker
Kemenaker Tingkatkan Sistem Maganghub untuk Optimalkan Layanan

Kemenaker Tingkatkan Sistem Maganghub untuk Optimalkan Layanan

Kemenaker
Sambut Bonus Demografi, Menaker Tekankan Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja

Sambut Bonus Demografi, Menaker Tekankan Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja

Kemenaker
Program Magang Nasional Diluncurkan 15 Oktober, Kemenaker: 451 Perusahaan Sudah Terdaftar Program Ini

Program Magang Nasional Diluncurkan 15 Oktober, Kemenaker: 451 Perusahaan Sudah Terdaftar Program Ini

Kemenaker
Kemenaker Tegaskan Larangan Diskriminasi Rekrutmen Tenaga Kerja

Kemenaker Tegaskan Larangan Diskriminasi Rekrutmen Tenaga Kerja

Kemenaker
Menaker Luncurkan Program Pemagangan bagi Lulusan Perguruan Tinggi

Menaker Luncurkan Program Pemagangan bagi Lulusan Perguruan Tinggi

Kemenaker
Gelar Media Briefing “No One Left Behind”, Kemenaker Tegaskan Komitmen Ketenagakerjaan yang Inklusi

Gelar Media Briefing “No One Left Behind”, Kemenaker Tegaskan Komitmen Ketenagakerjaan yang Inklusi

Kemenaker
Sambut Wamenaker Afriansyah Noor, Kemenaker Perkuat Produktivitas, Lapangan Kerja, dan Perlindungan Pekerja

Sambut Wamenaker Afriansyah Noor, Kemenaker Perkuat Produktivitas, Lapangan Kerja, dan Perlindungan Pekerja

Kemenaker
Patuhi Regulasi WLLP, Perusahaan Bakal Terima Naker Award

Patuhi Regulasi WLLP, Perusahaan Bakal Terima Naker Award

Kemenaker
Kemenaker Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kemenaker Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kemenaker
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com