Apresiasi Gerakan "Bangga Jadi Petani", Menaker Yassierli: Petani Itu Mulia

Kompas.com - 23/11/2024, 19:11 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berfoto bersama mitra wirausaha pertanian usai acara Temu Mitra Wirausaha bertajuk Kolaborasi Memperkuat Pembangunan SDM Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ekosistem Wirausaha yang Tangguh di Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (23/11/2024).DOK. Kemenaker RI Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berfoto bersama mitra wirausaha pertanian usai acara Temu Mitra Wirausaha bertajuk Kolaborasi Memperkuat Pembangunan SDM Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ekosistem Wirausaha yang Tangguh di Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (23/11/2024).

KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengapresiasi inisiatif gerakan " Bangga Menjadi Petani" yang disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat dalam acara Temu Mitra Wirausaha di Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (23/11/2024).

"Gerakan ini relevan untuk mengubah stigma tentang profesi petani sekaligus mendorong generasi muda agar lebih tertarik pada sektor pertanian," kata Menaker saat membuka acara yang bertajuk "Kolaborasi Memperkuat Pembangunan SDM Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ekosistem Wirausaha yang Tangguh" ini.

Menaker Yassierli menegaskan bahwa inisiatif itu sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang mencanangkan Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Untuk itu Prabowo meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk memperkuat sektor tersebut.

"Petani itu mulia. Masa depan petani tidak suram jika dilakukan dengan produktivitas tinggi dan inovasi, seperti memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pertanian," tambah Yassierli dalam siaran persnya. 

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli sedang berfoto bersama Mitra Wirausaha Pertanian usai menghadiri Temu Mitra Usaha bertajuk Kolaborasi Memperkuat Pembangunan SDM Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ekosistem Wirausaha yang Tangguh di Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (23/11/2024).DOK. Kemenaker RI Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli sedang berfoto bersama Mitra Wirausaha Pertanian usai menghadiri Temu Mitra Usaha bertajuk Kolaborasi Memperkuat Pembangunan SDM Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ekosistem Wirausaha yang Tangguh di Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (23/11/2024).

Sebagai bentuk dukungan, Yassierli memastikan Unit Pelaksanaan Teknis Pusat (UPTP) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat siap memberikan sertifikasi bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian di Bandung Barat dan mendukung kebutuhan pelatihan lainnya.

"BPVP hadir untuk meningkatkan keterampilan, memberikan sertifikasi, dan mempertemukan mitra wirausaha demi membangun ekosistem pertanian yang lebih maju," tegasnya.

Bangga Menjadi Petani, sebuah gerakan masa depan

Dalam mendorong gerakan ini, Menaker Yassierli berbagi pengalaman dan pandangannya terkait masa depan profesi petani.

Ia menuturkan pengalamannya saat tinggal di Amerika Serikat (AS) yang sektor pertaniannya berkembang berkat dukungan teknologi modern.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pertanian Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melihat hasil pertanian salah satu mitra usaha pertanian usai menghadiri Temu Mitra Wirausaha bertajuk Kolaborasi Memperkuat Pembangunan SDM Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ekosistem Wirausaha yang Tangguh di Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (23/11/2024).DOK. Kemenaker RI Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melihat hasil pertanian salah satu mitra usaha pertanian usai menghadiri Temu Mitra Wirausaha bertajuk Kolaborasi Memperkuat Pembangunan SDM Sektor Pertanian untuk Mewujudkan Ekosistem Wirausaha yang Tangguh di Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (23/11/2024).

Pada kesempatan itu, Menaker Yassierli juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mengatasi tantangan ketenagakerjaan, terutama dalam mengurangi angka pengangguran.

"Persoalan lapangan kerja ini adalah masalah kita bersama, bukan hanya pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah dan industri," ujar Yassierli.

Yassierli juga menekankan bahwa profesi petani adalah jalan mulia yang tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga menjadi ladang amal. Hal ini karena hasilnya merupakan kebutuhan primer yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Jadi gerakan bangga menjadi petani itu menurut saya sudah sangat tepat sekali," ucapnya.

Terkini Lainnya
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Kemenaker
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Kemenaker
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Kemenaker
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Kemenaker
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak "Stakeholder" Ketenagakerjaan Optimalkan Norma100
Kemenaker
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Kemenaker
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Kemenaker
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Kemenaker
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kemenaker
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Kemenaker
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kemenaker
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Kemenaker
Bagikan artikel ini melalui
Oke