Menaker Ida Apresiasi Pembangunan SMK Asy-Syarif Mitra Industri, Harap Bisa Turunkan Tingkat Pengangguran

Kompas.com - 09/03/2024, 13:47 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada acara Groundbreaking Pembangunan SMK Asy-Syarif Mitra Industri, di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (8/3/2024).DOK. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada acara Groundbreaking Pembangunan SMK Asy-Syarif Mitra Industri, di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (8/3/2024).

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengapresiasi pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Asy-Syarif Mitra Industri di Mojokerto.

Menurut Ida pembangunan SMK tersebut akan berkontribusi dalam menurunkan tingkat pengangguran.

"Sebagai menteri tentu sangat mendukung. Dengan lahirnya SMK ini harapannya pendidikan vokasi yang ada di sini menyumbangkan tenaga-tenaga terampil baru, agar mengurai tingkat pengangguran kita," ujar Ida melalui siaran persnya, Sabtu (9/3/2024).

Hal tersebut disampaikan Menaker Ida saat melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan SMK Asy-Syarif Mitra Industri di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (8/3/2024).

Ida menjelaskan bahwa salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia adalah adanya mismatch antara dunia pendidikan dengan kebutuhan di dunia industri.

Oleh sebab itu, kata dia, pendidikan di Indonesia memerlukan penyesuaian antara dunia pendidikan dengan kebutuhan di dunia industri.

Baca juga: Menaker Ida Ajak Segenap Komponen Bangsa Gerak Cepat Sikapi Bonus Demografi

"Harapannya, dari awal bermitra dengan industri, output-nya bisa digunakan untuk industri dan pasti akan mengurangi pengangguran," ujarnya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan sambutan pada acara Groundbreaking Pembangunan SMK Asy-Syarif Mitra Industri, di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (8/3/2024).DOK. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan sambutan pada acara Groundbreaking Pembangunan SMK Asy-Syarif Mitra Industri, di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (8/3/2024).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Industri Mandiri Darwoto mengungkapkan bahwa pembangunan SMK Asy-Syarif Mitra Industri merupakan kerja sama dari perusahaan yang berada di kawasan industri MM 2100 dengan Yayasan Pendidikan dan Sosial Asy-Syarif. Kedepannya, SMK Asy-Syarif akan menghadirkan 4 kejuruan, yaitu ototronik, permesinan, mekatronik, dan animasi.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan SMK ini tidak hanya dihadirkan dengan sistem link and match, tetapi match and link.

"Match and link karena semua yang mengawali ini adalah campur tangan yang nyata dari dunia industri bagi dunia pendidikan," tuturnya.

Baca juga: Menaker Instruksikan Jajarannya untuk Pastikan Pengusaha Bayar THR Tepat Waktu

Darwoto berharap keberadaan SMK Asy-Syarif Mitra Industri dapat membantu masyarakat dalam mengenyam pendidikan dengan model ajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Ia juga berharap pembangunan tahap pertama dapat segera selesai sehingga pendidikan dapat dimulai pada tahun ajaran 2024-2025.

Terkini Lainnya
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Kemenaker
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Kemenaker
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Kemenaker
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Kemenaker
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak "Stakeholder" Ketenagakerjaan Optimalkan Norma100
Kemenaker
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Kemenaker
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Kemenaker
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Kemenaker
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kemenaker
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Kemenaker
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kemenaker
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Kemenaker
Bagikan artikel ini melalui
Oke