Hadapi Isu Food Waste, Kementan Ajak Masyarakat Bijak Konsumsi Pangan

Anissa Dea Widiarini
Kompas.com - Minggu, 10 November 2019
Hadapi Isu Food Waste, Kementan Ajak Masyarakat Bijak Konsumsi PanganDok. Humas Kementerian PertanianMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat Menghadiri Acara Jajanan Kaki Lima ?Healthy Street Food Festival 2019? di Gelora Bung Karno, Jakarta. Minggu (10/11/2019).

KOMPAS.com – Beberapa waktu terakhir, sektor pangan Indonesia menghadapi banyak tantangan.

Selain isu ketahanan pangan, ada juga isu terkait pangan sehat, banyaknya makanan terbuang (food waste), dan hilangnya sejumlah pangan dari rantai produksi (food loss).

Bahkan, data Barilla Center for Food & Nutrition pada 2016 menunjukan, Indonesia sebagai pembuang makanan kedua terbanyak setelah Arab Saudi.

Menurut data itu, setiap tahun, satu orang Indonesia membuang sekitar 300 kilogram (kg) makanan.

Guna menanggulangi pemasalahan itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak masyarakat mengubah perilaku konsumsi menjadi lebih bijak, lebih sehat, dan tidak membuang makanan.

Baca juga: Kementan Berhasil Buka Lahan Cetak Sawah Seluas 1,16 Juta Hektar

Menurutnya, masyarakat, terutama generasi milenial harus memahami proses pengolahan pangan dari awal hingga tersaji di meja makan.

“Banyaknya pembuangan makanan disebabkan perilaku masyarakat yang masih kurang bijak dalam hal makanan. Makan bijak itu lebih dari sekedar makan sehat,” ungkap Syahrul.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar acara Healthy Street Food Festival 2019 di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (10/11/2019).

Acara tersebut digelar untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan lebih bijak dalam konsumsi makanan.

“Masalah pangan itu bukan hanya masalah pemerintah, tetapi masalah kita semua.Pada kesempatan ini saya mengajak semua masyarakat terutama para generasi milenial untuk ikut mencari," terang Syahrul

"Yuk, kita sama-sama cari solusi, untuk Indonesia yang lebih baik,” tambah Syahrul.

Baca juga: Hindari Perselisihan, Mentan Terus Koordinasi dengan Mendag

Melalui kegiatan itu, Syahrul pun berharap semangat untuk menyukseskan penganekaragaman pangan dan pola makan sehat menjalar ke seluruh wilayah Indonesia.

Dengan begitu, pembangunan ketahanan pangan yang berlandaskan pola pangan sehat untuk generasi muda yang hebat dapat diwujudkan, termasuk mendukung cita-cita pembangunan nasional.

Sementara itu, Perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste, Stephen Rudgard mengatakan, dalam mewujudkan pola makan sehat dibutuhkan komitmen dan tindakan global yang lebih besar.

“Setiap orang memiliki peran dalam menghapus kelaparan dan kekurangan gizi. Meningkatkan kualitas makanan jalanan adalah elemen utama dari tantangan itu,”

Untuk itu, imbuhnya, pemerintah dan masyakarat Indonesia perlu bekerja sama, memastikan bahwa makanan sehat dan bergizi mudah untuk diakses dengan harga yang terjangkau untuk semua orang.

Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan Asia Tenggara, Kementan Dukung FAO

Sebagai informasi, kegiatan Healthy Steeet Food Festival 2019 merupakan rangkaian acara penutup untuk mengakhiri perayaan Hari Pangan Sedunia 2019 di Indonesia.

Kegiatan itu melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan FAO.

Ada pula sejumlah musisi, komunitas anak muda, serta pedagang kaki lima yang ikut serta dan turut mendeklarasikan komitmen terkait pangan sehat di Indonesia.

PenulisAnissa Dea Widiarini
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Dinas Pertanian Cirebon Siap Tolak Izin Alih Fungsi Lahan Pertanian
Dinas Pertanian Cirebon Siap Tolak Izin Alih Fungsi Lahan Pertanian
Kementan
Kementan Minta UPJA Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Penggunaan Alsintan
Kementan Minta UPJA Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Penggunaan Alsintan
Kementan
Berikan Banyak Manfaat untuk Petani, KUR Kini Bisa Diajukan melalui Kostrani
Berikan Banyak Manfaat untuk Petani, KUR Kini Bisa Diajukan melalui Kostrani
Kementan
Ini Kategori Penerima Alsintan dari Kementan
Ini Kategori Penerima Alsintan dari Kementan
Kementan
Kementan Aktif Lawan Upaya Alih Fungsi Lahan Pertanian
Kementan Aktif Lawan Upaya Alih Fungsi Lahan Pertanian
Kementan
Kementan Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi
Kementan Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi
Kementan
Libatkan KPK, Pemerintah Serius Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian
Libatkan KPK, Pemerintah Serius Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian
Kementan
Kementan: Pesatnya Laju Konversi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Nasional
Kementan: Pesatnya Laju Konversi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Nasional
Kementan
Lindungi Lahan Pertanian, Bupati Situbondo Gencarkan Program KOBESSA
Lindungi Lahan Pertanian, Bupati Situbondo Gencarkan Program KOBESSA
Kementan
Terkait Alih Fungsi Lahan, Mentan Dorong Pelaksanaan UU No 41 Tahun 2019
Terkait Alih Fungsi Lahan, Mentan Dorong Pelaksanaan UU No 41 Tahun 2019
Kementan
Petani Cimahi Sudah Bisa Gunakan Kartu Tani, Ini Manfaatnya
Petani Cimahi Sudah Bisa Gunakan Kartu Tani, Ini Manfaatnya
Kementan
Hadapi Perubahan Iklim, Kementan Anjurkan Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi
Hadapi Perubahan Iklim, Kementan Anjurkan Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi
Kementan
Atasi Konversi Lahan Pertanian, Rachmat Gobel Minta Dukungan Pemda
Atasi Konversi Lahan Pertanian, Rachmat Gobel Minta Dukungan Pemda
Kementan
Sikap Tegas Mentan Tolak Alih Fungsi Lahan Pertanian Diapresiasi
Sikap Tegas Mentan Tolak Alih Fungsi Lahan Pertanian Diapresiasi
Kementan
Lindungi Lahan Pertanian, Pemkab Lumajang Komitmen Dukung LP2B
Lindungi Lahan Pertanian, Pemkab Lumajang Komitmen Dukung LP2B
Kementan