Seperti Ini Keunggulan PRIOQ KLIK

Kompas.com - 28/08/2017, 13:56 WIB
Josephus Primus

Penulis

KOMPAS.com - Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Jakarta Utara, meluncurkan layanan berbasis dalam jaringan (daring) bertajuk PRIOQ KLIK. Layanan ini, menurut Kepala Badan Karantina Pertanian Tanjung Priok Banun Harpini akan membuat pengguna jasa karantina tidak perlu lagi menunggu tanpa kepastian atau bolak balik ke kantor karantina. "Informasi proses pengajuan karantina bisa dilihat hanya dengan SATU KLIK," kata Banun sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com pada Jumat pekan lalu.

Sebelum ada PRIOQ KLIK pengguna jasa karantina di Tanjung Priok harus menunggu hasil verifikasi petugas secara langsung di kantor karantina. Bahkan, pengguna harus menelepon petugas untuk menanyakan hasil verifikasi. "Mereka belum dapat ada kepastian," tutur Banun.

Namun, dengan aplikasi ini, dengan tetap mengutamakan kualitas hasil verifikasi petugas, pengguna jasa bisa memonitor hasilnya kapan pun dan di mana pun tanpa harus menunggu di kantor karantina.

Anak buaya muara yang ditempatkan dalam keranjang plastik ini diserahkan oleh Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Balikpapan, Kaltim ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Kaltim, Jumat (10/3/2017). Dua anak buaya dalam keranjang ini coba diselundupkan via kargo bandara di Balikpapan, Kamis (9/3/2017). KOMPAS/LUKAS ADI PRASETYA Anak buaya muara yang ditempatkan dalam keranjang plastik ini diserahkan oleh Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Balikpapan, Kaltim ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Kaltim, Jumat (10/3/2017). Dua anak buaya dalam keranjang ini coba diselundupkan via kargo bandara di Balikpapan, Kamis (9/3/2017).

Selain hasil verifikasi dokumen yang disajikan secara waktu nyata, PRIOQ KLIK juga memberikan informasi tarif PNBP yang harus dibayar, nomor dokumen untuk transfer ke portal INSW, status transfer ke INSW, serta analisis reject INSW dan analisis kecepatan layanan (Service Level Agreement) untuk manajemen internal.

Selanjutnya, sistem ini mempermudah pengguna jasa agar makin terinspirasi dalam upaya perlindungan keanekaragaman hayati Indonesia. Menurut Banun, inovasi tersebut juga bagian dari upaya mewujudkan reformasi birokrasi di Kementerian Pertanian, yaitu melalui perbaikan sistem tatalaksana pelayanan karantina kepada masyarakat.

Dengan keunggulan ini pula, PRIOQ KLIK mendapat penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dari Presiden Joko Widodo. Penganugerahan dilakukan di Solo oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani. "Tapi saya ingatkan, ini baru permulaan," kata Banun.

Menurut Banun lagi, pihaknya harus senantiasa terus berinovasi. Dengan inovasi, akan muncul inspirasi dari Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Pertanian (UPT Barantan) yang lain. "Hal ini untuk dapat mempermudah, mempercepat, dan mempermurah pelayanan yang ada" pungkas Banun Harpini.

Terkini Lainnya
Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Dukung Tani Merdeka Indonesia

Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Dukung Tani Merdeka Indonesia

Kementan
Soal Framing Negatif Mentan Amran, PP KAMMI: Publik Harus Menilai sesuai Fakta dan Data

Soal Framing Negatif Mentan Amran, PP KAMMI: Publik Harus Menilai sesuai Fakta dan Data

Kementan
Komisi IV DPR RI Apresiasi Mentan Amran, Produksi Pangan Naik hingga Serapan Bulog Capai 4 Juta Ton

Komisi IV DPR RI Apresiasi Mentan Amran, Produksi Pangan Naik hingga Serapan Bulog Capai 4 Juta Ton

Kementan
Harga Beras Turun di 13 Provinsi, Mentan Amran Yakin Stabilitas Berlanjut

Harga Beras Turun di 13 Provinsi, Mentan Amran Yakin Stabilitas Berlanjut

Kementan
Berkat Dukungan Kementan, Panen Padi Gadu di Lampung Timur Menguntungkan Petani

Berkat Dukungan Kementan, Panen Padi Gadu di Lampung Timur Menguntungkan Petani

Kementan
Kepercayaan pada Beras Premium Runtuh, Masyarakat Beralih ke Penggilingan Kecil

Kepercayaan pada Beras Premium Runtuh, Masyarakat Beralih ke Penggilingan Kecil

Kementan
Dukung Kesuksesan Program Jaksa Mandiri Pangan, Kinerja Mentan Diapresiasi Jaksa Agung

Dukung Kesuksesan Program Jaksa Mandiri Pangan, Kinerja Mentan Diapresiasi Jaksa Agung

Kementan
Jaksa Agung: Jajaran Kejaksaan Wajib Dukung Mentan dalam Akselerasi Swasembada Pangan

Jaksa Agung: Jajaran Kejaksaan Wajib Dukung Mentan dalam Akselerasi Swasembada Pangan

Kementan
Kapal Phinisi Kementan-Kementerian KP Warnai Karnaval HUT Ke-80 RI, Tunjukkan Kekayaan Pangan dan Hasil Laut

Kapal Phinisi Kementan-Kementerian KP Warnai Karnaval HUT Ke-80 RI, Tunjukkan Kekayaan Pangan dan Hasil Laut

Kementan
Prabowo Siap Tindak Tegas Pelaku Kecurangan Pangan, Ingatkan Denda Rp 50 Miliar

Prabowo Siap Tindak Tegas Pelaku Kecurangan Pangan, Ingatkan Denda Rp 50 Miliar

Kementan
Wamentan Targetkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP Tersalur hingga Akhir 2025

Wamentan Targetkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP Tersalur hingga Akhir 2025

Kementan
Pasca Kasus Beras Oplosan, Mentan Sebut Pabrik Besar Beli Gabah Lebih Tinggi

Pasca Kasus Beras Oplosan, Mentan Sebut Pabrik Besar Beli Gabah Lebih Tinggi

Kementan
Kementan dan Komisi IV DPR Dorong Maros Jadi Lokomotif Pertanian Sulsel, Siap Perjuangkan Bantuan Alsintan

Kementan dan Komisi IV DPR Dorong Maros Jadi Lokomotif Pertanian Sulsel, Siap Perjuangkan Bantuan Alsintan

Kementan
Pengamat: Perlu Kehati-hatian dalam Pernyataan Terkait Polemik Beras

Pengamat: Perlu Kehati-hatian dalam Pernyataan Terkait Polemik Beras

Kementan
Puji Program Swasembada Pangan Indonesia, Menteri Pertanian Selandia: Luar Biasa CepatĀ 

Puji Program Swasembada Pangan Indonesia, Menteri Pertanian Selandia: Luar Biasa CepatĀ 

Kementan
Bagikan artikel ini melalui
Oke