KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 34 pejabat administrator di lingkungan Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri).
Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Dalam arahannya, Tito mengingatkan para pejabat yang dilantik agar memiliki loyalitas dan prestasi dalam menjalankan tugas.
Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja yang nantinya akan dievaluasi secara rutin.
Baca juga: Pakai Dasi Biru Muda, Juda Agung Sambangi di Istana Jelang Pelantikan Wamenkeu
“Ini jabatan sementara pasti akan ada akhirnya juga, jadi saya akan mengevaluasi,” ujar Tito dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis.
Lebih lanjut, Tito menekankan bahwa dirinya membutuhkan tim yang kuat untuk menjalankan tugas-tugas Kemendagri.
Terlebih, ia juga mengemban tugas lain sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) serta Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera. Berbagai tugas ini membutuhkan dukungan tim yang solid agar hasilnya optimal.
“Rekan-rekan yang dilantik tolong buktikan rekan-rekan mampu membantu saya. Kemudian, saya juga minta jangan terjebak dalam rutinitas,” jelas Tito.
Baca juga: Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera
Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga menuntut dirinya agar bekerja secara maksimal. Pasalnya, Presiden juga memiliki kecepatan dalam bekerja.
“Jadi, saya juga harus bekerja super tinggi dan saya memerlukan tim pendukung yang juga bekerja super cepat, super tinggi,” ucap Tito.
Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan pentingnya jajaran Kemendagri untuk berkinerja dengan baik dan mengibaratkan kinerja tim seperti analogi “tenda kelompok” atau group tent theory.
Menurut Tito, Kemendagri ibarat tenda yang melindungi seluruh anggotanya, termasuk memberi penghidupan, status, dan kehormatan. Tenda ini dapat berdiri kokoh jika semua anggota ikut menopang. Namun, jika ada anggota yang tidak menopang kekuatan di dalam tenda, maka tenda tersebut bisa roboh.
Baca juga: Pramono Bakal Terapkan Edaran Kemendagri soal Kerja Bakti Tiap Selasa dan Jumat
Oleh Karena itu, Tito menekankan agar para pejabat mampu menopang tenda tersebut melalui kinerja yang baik agar tetap berdiri kokoh.
Sebagai informasi, pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir serta pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendagri.