Mendagri Tinjau Infrastruktur Jembatan Terdampak Bencana di Bireuen

Kompas.com - 22/01/2026, 09:54 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau langsung infrastruktur jembatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (21/1/2026).

Didampingi Bupati Bireuen Mukhlis, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dan penanganan sejumlah jembatan terdampak, sekaligus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.

Tito menyampaikan bahwa kondisi Bireuen secara umum terpantau cukup baik, khususnya di kawasan perkotaan, meski masih terdapat sejumlah titik yang memerlukan penanganan lanjutan.

“Saya tadi dari Pidie Jaya, sekarang ke Bireuen. Di Bireuen, saya sudah diskusi dengan Pak Bupati, alhamdulillah kotanya bagus. Tidak terdampak seperti di tempat lain,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/1/2026).

Baca juga: Jalan Takengon-Bireuen Kembali Normal Pascabencana

Pernyataan tersebut disampaikan Tito kepada awak media di Lapangan Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu.

Meski kondisi kota relatif baik, kata dia, masih terdapat sejumlah wilayah yang tertutup lumpur, termasuk di beberapa jembatan. Saat ini, penanganan dan perbaikan jembatan tengah dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Tito mengatakan bahwa dirinya juga berencana bertemu dengan Menteri PU Dody Hanggodo untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai jembatan-jembatan di Kabupaten Bireuen.

“Kedua adalah saya sampaikan bagaimana cara, ide, untuk membersihkan rumah-rumah, lorong-lorong yang tertutup. Perlu alat berat, (alat) yang setengah berat namanya semiberat dalam jumlah yang cukup banyak. Supaya bisa masuk ke rumah-rumah penduduk,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Aceh Utara Kebut Pembersihan Lumpur, Libatkan Ribuan ASN

Lebih lanjut, Tito mengungkapkan bahwa langkah-langkah pembersihan lumpur tersebut masih dalam tahap diskusi.

Ia mengimbau Bupati Bireuen agar menyampaikan kebutuhan yang diperlukan untuk mempercepat pembersihan.

“Prinsip saya akan mendukung penuh. Di samping itu, anggaran (transfer ke daerah/TKD) untuk daerah di Aceh kan sudah dikembalikan. Bapak Presiden (Prabowo Subianto) pun sudah setuju dikembalikan,” kata Tito.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo telah menyetujui penguatan anggaran di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Selain itu, Tito juga telah menggelar rapat bersama seluruh pihak terkait untuk mempercepat realisasi pengembalian dana TKD tersebut.

“Supaya daerah memiliki keuangan yang cukup untuk penanganan bencana ini,” tegasnya.

Baca juga: Pemerintah Diminta Awasi Ketat Penggunaan TKD untuk Penanganan Bencana Sumatera

Terkini Lainnya
Inflasi Januari 2026 Terkendali, Mendagri Imbau Pemda Waspadai Harga Komoditas dan Perkuat Ketahanan Pangan

Inflasi Januari 2026 Terkendali, Mendagri Imbau Pemda Waspadai Harga Komoditas dan Perkuat Ketahanan Pangan

Kemendagri
Bersama Presiden Prabowo dan Jajaran Kabinet Merah Putih, Mendagri Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030

Bersama Presiden Prabowo dan Jajaran Kabinet Merah Putih, Mendagri Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030

Kemendagri
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana

Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana

Kemendagri
Tito Resmikan 1.300 Huntara di Tapanuli Selatan dan 7 Kabupaten Terdampak Bencana Sumatera

Tito Resmikan 1.300 Huntara di Tapanuli Selatan dan 7 Kabupaten Terdampak Bencana Sumatera

Kemendagri
Inflasi Masih Terkendali, Mendagri Fokus Jaga Harga Komoditas Pangan

Inflasi Masih Terkendali, Mendagri Fokus Jaga Harga Komoditas Pangan

Kemendagri
IPH di 3 Provinsi Terdampak Bencana Turun Signifikan, Mendagri Uraikan Alasannya

IPH di 3 Provinsi Terdampak Bencana Turun Signifikan, Mendagri Uraikan Alasannya

Kemendagri
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Sosial Pascabencana

Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Sosial Pascabencana

Kemendagri
Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Mendagri Kerahkan Ribuan Personel 

Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Mendagri Kerahkan Ribuan Personel 

Kemendagri
Mendagri Tito Sebut Listrik di Aceh, Sumbar, dan Sumut Sudah 99 Persen Pulih

Mendagri Tito Sebut Listrik di Aceh, Sumbar, dan Sumut Sudah 99 Persen Pulih

Kemendagri
Mendagri Tito: Kegiatan Belajar Mengajar di Aceh, Sumbar, dan Sumut Kembali Berjalan 100 Persen

Mendagri Tito: Kegiatan Belajar Mengajar di Aceh, Sumbar, dan Sumut Kembali Berjalan 100 Persen

Kemendagri
Mendagri Tito: Layanan Kesehatan di Aceh, Sumbar dan Sumut Telah Beroperasi 100 Persen

Mendagri Tito: Layanan Kesehatan di Aceh, Sumbar dan Sumut Telah Beroperasi 100 Persen

Kemendagri
Mendagri Sebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kemajuan Cepat

Mendagri Sebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kemajuan Cepat

Kemendagri
Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor

Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor

Kemendagri
Dukung Pemulihan Pascabencana, TP PKK Pusat Serahkan Bantuan ke Dusun Sarah Gala, Aceh Timur

Dukung Pemulihan Pascabencana, TP PKK Pusat Serahkan Bantuan ke Dusun Sarah Gala, Aceh Timur

Kemendagri
Resmikan Huntara di Agam, Kasatgas Tito Karnavian Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana

Resmikan Huntara di Agam, Kasatgas Tito Karnavian Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com