KOMPAS.com - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Tri Suswati membuka Festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) 2025 serta Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
Acara pembukaan berlansung di Halaman Parkir Gelora Kadrie Oening, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (7/7/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X TP-PKK 2025.
Tri mengapresiasi Festival UMKM 2025 karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM serta masyarakat secara luas.
Menurutnya, UMKM telah memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian, baik di tingkat daerah maupun nasional.
"Patutlah kita semua, pemerintah provinsi, kabupaten, kota, khususnya juga ibu-ibu PKK yang mempunyai 10 program pokok PKK untuk mensejahterakan keluarga Indonesia ini juga ikut serta," ujar Tri dalam siaran pers, Selasa (8/7/2025).
Baca juga: Tri Tito Karnavian Lantik 34 Ketua TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Periode 2025-2030
Istri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian itu menjelaskan, dukungan terhadap kegiatan UMKM sangat penting.
Apalagi, sebagian besar pelaku UMKM berasal dari kalangan ibu rumah tangga yang membutuhkan pembinaan dari pemerintah.
Lebih lanjut, Tri menekankan, sebagai mitra pemerintah, TP-PKK memiliki peran strategis dalam mendorong pemerintah daerah menyediakan fasilitas dan dukungan lain yang dibutuhkan pelaku UMKM.
Terlebih, sektor UMKM telah berjasa besar dalam menyerap tenaga kerja di berbagai wilayah.
Dengan berbagai kontribusi positif tersebut, UMKM dinilai sebagai ujung tombak perekonomian nasional.
Selain itu, UMKM juga menjadi penggerak utama dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga: Mendagri Tito Ungkap Kondisi Memprihatinkan Provinsi Baru di Papua
Oleh karena itu, dukungan lintas sektor, termasuk dari TP-PKK, sangat dibutuhkan untuk memperkuat peran UMKM secara berkelanjutan.
"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, terutama kepada Ibu Ketua TP-PKK Provinsi Kaltim sudah menyiapkan acara seperti ini,” kata Tri.
Dia berharap, gelaran tersebut dapat ditiru oleh PKK di kabupaten dan kota lain di Kaltim.
Dalam kesempatan itu, Tri menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak, seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Gizi Nasional (BGN), dan Pemprov Kaltim.
Baca juga: Kaltim Jadi Tuan Rumah HKG PKK Ke-53, Sarifah Suraidah: Ini Gerakan Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
Dia meyakini, seluruh rangkaian kegiatan yang digelar akan menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, upaya tersebut juga menjadi momentum yang baik untuk memperkuat peran masyarakat dalam mendukung perekonomian dan kesejahteraan keluarga.
"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya Kota Samarinda dan umumnya Provinsi Kaltim untuk mendukung produk lokal, memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, dan terus berkolaborasi dalam membangun kemanusiaan ekonomi keluarga," kata Tri.
Sebagai informasi, usai membuka acara, Tri beserta rombongan TP-PKK berkesempatan meninjau stan UMKM milik TP-PKK daerah.
Di stan-stan tersebut, Tri yang didampingi Ketua TP-PKK Kaltim Sarifah Suraidah Rudy tampak akrab berbincang dengan para pengelola stan.
Tri juga meninjau stan pangan BGN, layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), layanan PKG, hingga lokasi donor darah. Para pengunjung tampak antusias menyambut kedatangan Tri dan jajaran TP-PKK.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 2 Triliun untuk Perpanjangan PPh Final UMKM 0,5 Persen
Dalam kegiatan tersebut, juga hadir Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Nyoto Suwignyo, Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP-PKK Pusat Yane Ardian, Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga TP-PKK Pusat Niken Tomsi, serta pengurus TP-PKK lainnya.