Wamendagri Ribka: Peresmian 3 Gedung Fakultas IPDN Jadi Simbol Sinergi dan Kolaborasi

Kompas.com - 08/05/2025, 10:42 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan, peresmian tiga gedung fakultas di Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN) merupakan simbol sinergi dan kolaborasi antarkementerian dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul. 

Hal itu dia sampaikan saat memberikan sambutan dalam Peresmian Tiga Gedung IPDN di Lapangan Gedung Fakultas IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (7/5/2025).

Acara peresmian itu dilakukan secara langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY). 

Adapun ketiga gedung tersebut meliputi Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat. 

Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti dan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor IPDN Suhajar Diantoro.

Baca juga: Rakortek Perumahan Perdesaan, Wamendagri Ribka: Kemendagri Dukung Penuh Program Tiga Juta Rumah

Setelah meresmikan gedung tersebut, Ribka bersyukur karena momen itu menjadi bagian dari agenda besar pembangunan nasional. 

Ia menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mewujudkan infrastruktur pendidikan yang strategis.

“Hari ini bisa kami laksanakan satu momentum, agenda penting dalam rangka pembangunan bangsa dan negara kita. Sudah kami ketahui sebenarnya gedung ini sudah terbangun dan direncanakan beberapa kali,” ujarnya dalam siaran pers.

Ribka menambahkan, prinsip kolaborasi itu sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya transformasi dan sinergi antarlembaga, terutama dalam pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dapat terlihat hasilnya dalam waktu singkat, tetapi pembangunan SDM membutuhkan proses panjang yang bisa memakan waktu 20 hingga 30 tahun. 

Baca juga: Wamendagri Ribka Paparkan Langkah Mitigasi Potensi PSU Berulang

Ribka berharap IPDN menjadi bagian dari strategi jangka panjang tersebut. Selain itu, keberadaan tiga fakultas baru ini menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.

Dia mengatakan, ASN yang berasal dari IPDN sudah memberikan kontribusinya bagi bangsa dan negara. 

“Hari ini mereka menjadi garda terdepan, menjadi salah satu sumber daya yang penting, yang men-drive pemerintahan,” katanya mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Jadi pusat keunggulan

Sementara itu, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengorkestrasi pembangunan infrastruktur nasional secara inklusif, termasuk di sektor pendidikan dan pelatihan. 

Ia berharap, tiga gedung fakultas yang diresmikan kali ini dapat menjadi center of excellence (pusat keunggulan).

Baca juga: Wapres: Praja Muda IPDN Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama dan Prosedur Berbelit

Terlebih, secara geografis, tiga fakultas itu terletak di dataran paling tinggi di IPDN Kampus Jatinangor. 

AHY menilai, hal itu memiliki filosofi khusus, yakni semakin tinggi posisi, maka akan semakin besar tantangan yang dihadapi. 

Namun, dalam ketinggian, seseorang bisa menikmati keindahan dengan melihat perspektif horizon yang lebih luas.

“Selamat kepada IPDN, teruslah menjadi center of excellence membangun SDM yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas, untuk Indonesia yang semakin maju ke depan,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wamen PU Diana Kusumastuti mengatakan, pembangunan tiga fakultas IPDN dilakukan atas permintaan resmi dari IPDN dan berlangsung selama satu tahun, yakni 28 Desember 2023 hingga 20 Desember 2024. 

Baca juga: 3 Gedung Fakultas IPDN Siap Diresmikan, Anggaran Tembus Rp 80,9 Miliar

Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan mencapai Rp 80,9 miliar.

“Setelah itu, kami berpesan mohon izin agar bangunan ini tetap memenuhi kualitas, keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan kesehatan dari bangunan. Saya mohon untuk dilakukan pemeliharaan dan juga perawatan,” terangnya.

Terkini Lainnya
Mendagri Dorong Kolaborasi Demi Kejar Target Pemulihan Pascabencana Sumatera

Mendagri Dorong Kolaborasi Demi Kejar Target Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Dilantik Jadi Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Perempuan dan Keluarga

Dilantik Jadi Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Perempuan dan Keluarga

Kemendagri
Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera, Mendagri Ajak Satgas Jaga Kekompakan

Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera, Mendagri Ajak Satgas Jaga Kekompakan

Kemendagri
Sering Bertugas di Luar Kemendagri, Tito Minta 3 Pejabat Tinggi Madya Baru Cakap dan Cepat

Sering Bertugas di Luar Kemendagri, Tito Minta 3 Pejabat Tinggi Madya Baru Cakap dan Cepat

Kemendagri
Mendagri: Kreativitas Kepala Daerah Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Mendagri: Kreativitas Kepala Daerah Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Kemendagri
Mendagri Apresiasi Kementerian KP Turunkan Taruna untuk Bantu Daerah Terdampak Bencana

Mendagri Apresiasi Kementerian KP Turunkan Taruna untuk Bantu Daerah Terdampak Bencana

Kemendagri
Kerja Maraton Mendagri Tito Karnavian Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Kerja Maraton Mendagri Tito Karnavian Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Mendagri Kumpulkan Kepala Daerah se-Sumbar, Himpun Masukan Percepatan Penanganan Pascabencana

Mendagri Kumpulkan Kepala Daerah se-Sumbar, Himpun Masukan Percepatan Penanganan Pascabencana

Kemendagri
Duduk Bersama Forkopimda se-Sumatera Utara, Mendagri: Percepatan Pemulihan Pascabencana Prioritas Utama

Duduk Bersama Forkopimda se-Sumatera Utara, Mendagri: Percepatan Pemulihan Pascabencana Prioritas Utama

Kemendagri
Pastikan Kondisi Daerah Terdampak Bencana Aceh, Mendagri Cek Infrastruktur di Bener Meriah

Pastikan Kondisi Daerah Terdampak Bencana Aceh, Mendagri Cek Infrastruktur di Bener Meriah

Kemendagri
Tinjau Persawahan Aih Badak di Gayo Lues, Mendagri Dorong Revitalisasi Sawah Terdampak

Tinjau Persawahan Aih Badak di Gayo Lues, Mendagri Dorong Revitalisasi Sawah Terdampak

Kemendagri
Mendagri Serahkan Bantuan Gerobak Dorong dan Bahan Makanan untuk Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Mendagri Serahkan Bantuan Gerobak Dorong dan Bahan Makanan untuk Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Kemendagri
Percepat Penanganan Bencana, Mendagri Serap Aspirasi Kepala Daerah Se-Aceh

Percepat Penanganan Bencana, Mendagri Serap Aspirasi Kepala Daerah Se-Aceh

Kemendagri
Mendagri Ungkap Strategi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Mendagri Ungkap Strategi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Kebut Pendataan Pascabencana, Tito Verifikasi 52 Daerah Terdampak di Sumatera

Kebut Pendataan Pascabencana, Tito Verifikasi 52 Daerah Terdampak di Sumatera

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com