Mendagri Tito Ajak Semua Pihak Sukseskan Pelaksanaan Peparnas XVII Solo 2024

Kompas.com - 24/09/2024, 07:35 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024.

Hal ini ditekankan Mendagri Tito saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Panitia Besar (PB) Peparnas XVII Solo 2024 secara hybrid dari Ballroom The Sunan Hotel, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/9/2024).

Mendagri menyampaikan, kesuksesan Peparnas XVII Solo 2024 sangat penting. Selain untuk kebanggaan nasional, Peparnas juga bertujuan meningkatkan harkat, derajat, dan martabat para atlet difabel.

Guna mendukung itu, kata dia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membentuk tim untuk mengecek persiapan venue di lapangan.

"Venue hampir semuanya telah siap. Ada beberapa hal kecil yang masih ditangani di tingkat lokal oleh pemda (pemerintah daerah) masing-masing, baik yang di Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, dan Pj. Gubernur [Jawa Tengah] Pak Nana juga membentuk tim untuk mendukung penyelesaian venue," katanya dalam siaran persnya.

Baca juga: Mendagri Tito Resmi Buka Pencanangan Gerbangdutas 2024

Mendagri Tito menambahkan, kementerian/lembaga terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membantu jika ada venue yang kurang siap.

Adapun teknis pertandingan, akomodasi, dan anggaran masih terus dimatangkan. Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyinkronkan kebutuhan anggaran tersebut.

Mendagri Tito berharap, meski dengan anggaran terbatas, gelaran tersebut dapat mencapai hasil yang optimal.

"[Anggaran] yang sangat urgen sekali, kita akan carikan solusi nantinya, yang penting acara bisa berjalan dulu. Kami juga berharap dari provinsi, Pak Gubernur sudah di sini, tolong bentuk tim untuk mendukung panitia. Selain itu, Pj. Wali Kota Surakarta, sudah mulai bergerak, tolong dicek," ungkapnya.

Selain itu, untuk pengamanan, Mendagri meminta agar pihak Tentara Nasional Indonesia/Polisi Republik Indonesia (TNI/Polri) mempersiapkan rencana pengamanan yang baik, termasuk koordinasi terkait pembiayaan dengan panitia pelaksana.

Baca juga: Kenakan Pakaian Adat Palembang, Mendagri Tito Hadiri Upacara HUT Ke-79 RI Perdana di IKN

 

Mendagri juga menyarankan agar pemda setempat menyiapkan event-event tambahan untuk meningkatkan pemasukan ekonomi bagi daerah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut, kata dia, bisa berupa seni atau acara lain yang mendukung kebutuhan atlet, tim, hingga suporter yang datang dari berbagai daerah.

"Belum lagi penonton yang akan datang dari daerah sekitar Solo Raya, Jawa Tengah, atau suporter dari daerah lain," tambahnya.

Di akhir paparannya, Mendagri mendorong agar Peparnas XVII Solo dipublikasikan secara luas. Acara ini perlu disampaikan ke media massa dengan peran dari panitia pelaksana, Kemenpora, Kemendagri, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Ia berharap awak media atau para wartawan turut membantu mempublikasikan ajang tersebut, begitu pula dengan dukungan dari provinsi, kabupaten, dan kota masing-masing.

"Kita semua berdoa, mudah-mudahan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan kemudahan kepada kita semua agar kegiatan nasional ini dapat berjalan lancar dan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia," ujarnya.

Terkini Lainnya
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Kemendagri
Pembangunan Huntap Disambut Antusias dan Harapan oleh Penyintas Bencana di Bireuen

Pembangunan Huntap Disambut Antusias dan Harapan oleh Penyintas Bencana di Bireuen

Kemendagri
Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Kemendagri
Penuhi Permintaan Warga Aceh, Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Daging Meugang Rp 72,72 Miliar 

Penuhi Permintaan Warga Aceh, Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Daging Meugang Rp 72,72 Miliar 

Kemendagri
Kasatgas Tito Kawal Pemulihan Lahan Pertanian hingga Tambak yang Terendam Lumpur Akibat Bencana

Kasatgas Tito Kawal Pemulihan Lahan Pertanian hingga Tambak yang Terendam Lumpur Akibat Bencana

Kemendagri
Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap

Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap

Kemendagri
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp 136 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp 136 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

Kemendagri
Kasatgas Tito: Penyaluran Bansos di Wilayah Pascabencana Akan Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Kasatgas Tito: Penyaluran Bansos di Wilayah Pascabencana Akan Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Kemendagri
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda sebelum Lebaran 2026

Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda sebelum Lebaran 2026

Kemendagri
Gotong Royong Wujudkan Hunian Layak untuk Penyintas Bencana Sumatera

Gotong Royong Wujudkan Hunian Layak untuk Penyintas Bencana Sumatera

Kemendagri
Tri Tito Karnavian: Penguatan Keluarga Kunci Akses Keadilan bagi Perempuan dan Anak

Tri Tito Karnavian: Penguatan Keluarga Kunci Akses Keadilan bagi Perempuan dan Anak

Kemendagri
Ini Cara Satgas PRR Bikin Faskes di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Pulih dengan Cepat

Ini Cara Satgas PRR Bikin Faskes di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Pulih dengan Cepat

Kemendagri
Bersama Para Menteri, Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak

Bersama Para Menteri, Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak

Kemendagri
Satgas PRR Rampungkan 15.346 Unit Huntara, Progres Capai 81 Persen

Satgas PRR Rampungkan 15.346 Unit Huntara, Progres Capai 81 Persen

Kemendagri
Mendagri Tandatangani SKB 7 Menteri Terkait Pedoman Pemanfaatan Teknologi Digital dan AI

Mendagri Tandatangani SKB 7 Menteri Terkait Pedoman Pemanfaatan Teknologi Digital dan AI

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com