Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang

Kompas.com - 25/11/2024, 21:44 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Yassierli melepas 750 peserta program pemagangan ke Jepang, di Jakarta, Senin (25/11/2024). 

Pada kesempatan itu, Yassierli berpesan kepada para peserta program untuk menjaga nama baik bangsa, mematuhi aturan di Jepang, dan memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. 

“Pulanglah dengan membawa ilmu dan pengalaman. Jadilah pengusaha yang membuka lapangan kerja dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujarnya dalam siaran pers.

Yassierli menyebutkan, program itu bukan hanya tentang meningkatkan keterampilan teknis dan etos kerja. 

“Lebih dari itu, ini adalah peluang untuk membentuk generasi muda sebagai calon pengusaha yang dapat menciptakan lapangan kerja di Indonesia,” ungkapnya.

Dia juga menyoroti pentingnya kesiapan tenaga kerja menghadapi revolusi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan kebutuhan tenaga kerja di Jepang akibat fenomena aging population. 

Baca juga: Lindungi Lapangan Kerja Nasional, Kemenaker Dukung Pembentukan Desk Pencegahan Penyelundupan 

Menurutnya, pemagangan itu adalah peluang besar bagi Indonesia untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di Jepang. 

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melepas 750 peserta program pemagangan ke Jepang, di Jakarta, Senin (25/11/2024). 
DOK. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melepas 750 peserta program pemagangan ke Jepang, di Jakarta, Senin (25/11/2024).

“Ini peluang untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul seperti yang selalu ditekankan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Adapun program tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dari Indonesia sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan global.

Yassierli pun mengapresiasi sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan kerja swasta, dan berbagai mitra yang telah mendukung program ini sejak 1993 itu. 

Hingga kini, program pemagangan ke Jepang telah memberangkatkan lebih dari 126.000 peserta.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Agung Nur Rohmad menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan International Manpower Development Japan (IM Japan) untuk melaksanakan program tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melepas 750 peserta program pemagangan ke Jepang, di Jakarta, Senin (25/11/2024). 
DOK. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melepas 750 peserta program pemagangan ke Jepang, di Jakarta, Senin (25/11/2024).

Selain itu, Kemenaker melibatkan 21 Balai Besar dan Balai Pelatihan Vokasi untuk melatih calon peserta. 

Baca juga: Kemenaker Sediakan Puluhan Ribu Lowongan Kerja lewat Naker Expo 2024 di 3 Kota

"Program pelatihan, termasuk pelatihan bahasa Jepang dengan standar N5, diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta pada 2025 mendatang," ujarnya.

Sebagai wujud dukungan, acara itu diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen Binalavotas Kemenaker dan 13 perusahaan mitra yang berkomitmen pada penyelenggaraan program pemagangan berkualitas.

Program itu diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan mampu berkontribusi secara nyata bagi pembangunan ekonomi bangsa.

Terkini Lainnya
Indonesia Tunjukkan Daya Saing di WorldSkills ASEAN 2025 Filipina

Indonesia Tunjukkan Daya Saing di WorldSkills ASEAN 2025 Filipina

Kemenaker
Menaker Yassierli Percepat Reformasi Layanan dan Penguatan Integritas

Menaker Yassierli Percepat Reformasi Layanan dan Penguatan Integritas

Kemenaker
Sukses Serap 10.000 Tenaga Kerja, PT Abuya Berkah Indonesia Makmur Diapresiasi Kemenaker

Sukses Serap 10.000 Tenaga Kerja, PT Abuya Berkah Indonesia Makmur Diapresiasi Kemenaker

Kemenaker
Menaker Lepas Delegasi Indonesia ke Ajang WorldSkills ASEAN 2025

Menaker Lepas Delegasi Indonesia ke Ajang WorldSkills ASEAN 2025

Kemenaker
Kemenaker: Jejak Digital adalah Reputasi, Mahasiswa Baru Harus Bijak di Media Sosial

Kemenaker: Jejak Digital adalah Reputasi, Mahasiswa Baru Harus Bijak di Media Sosial

Kemenaker
Pimpin Upacara HUT Ke-80 RI, Menaker Tekankan 3 Pesan Kunci Ketenagakerjaan

Pimpin Upacara HUT Ke-80 RI, Menaker Tekankan 3 Pesan Kunci Ketenagakerjaan

Kemenaker
Kemenaker, Kementerian PKP, dan BPS Bersinergi Bangun 50.000 Rumah Subsidi Pekerja

Kemenaker, Kementerian PKP, dan BPS Bersinergi Bangun 50.000 Rumah Subsidi Pekerja

Kemenaker
RI-Austria Jalin Kerja Sama Pelatihan Vokasi lewat BPVP Banyuwangi

RI-Austria Jalin Kerja Sama Pelatihan Vokasi lewat BPVP Banyuwangi

Kemenaker
Menaker Imbau Perusahaan Beri Kesempatan Pekerja atau Buruh Rayakan HUT Ke-80 RI

Menaker Imbau Perusahaan Beri Kesempatan Pekerja atau Buruh Rayakan HUT Ke-80 RI

Kemenaker
Pemerintah Komitmen Dukung Dunia Usaha, Menaker Yassierli Paparkan Dua Strateginya

Pemerintah Komitmen Dukung Dunia Usaha, Menaker Yassierli Paparkan Dua Strateginya

Kemenaker
HUT Ke-78, Menaker Ingin Jadikan Kemenaker sebagai Ruang Bertumbuh

HUT Ke-78, Menaker Ingin Jadikan Kemenaker sebagai Ruang Bertumbuh

Kemenaker
Kemenaker dan Kemenkraf Bahas Kerja Sama Perluasan Kesempatan Kerja di Sektor Kreatif

Kemenaker dan Kemenkraf Bahas Kerja Sama Perluasan Kesempatan Kerja di Sektor Kreatif

Kemenaker
Menaker Beberkan Strategi Besar Ketenagakerjaan 2025–2029 di Forum Pemred

Menaker Beberkan Strategi Besar Ketenagakerjaan 2025–2029 di Forum Pemred

Kemenaker
Wapres Didampingi Menaker Tinjau Penyaluran BSU di Kantor Pos Fatmawati

Wapres Didampingi Menaker Tinjau Penyaluran BSU di Kantor Pos Fatmawati

Kemenaker
Menaker Ajak Praja IPDN Terapkan 3 Mindset untuk Jadi Pemimpin Visioner

Menaker Ajak Praja IPDN Terapkan 3 Mindset untuk Jadi Pemimpin Visioner

Kemenaker
Bagikan artikel ini melalui
Oke