Siapkan Unit Teknis Pelayanan Pekerja Penyandang Disabilitas, Menaker Yassierli Bikin Terobosan Baru

Kompas.com - 25/11/2024, 15:55 WIB
Novyana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Menaker Yassierli saat menyerahkan Beasiswa Disabilitas Siap Kerja Jababeka & Co secara simbolis kepada tenaga kerja penyandang disabilitas dalam acara Advokasi Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Senin (25/11/2024).Dok.Kemenaker Menaker Yassierli saat menyerahkan Beasiswa Disabilitas Siap Kerja Jababeka & Co secara simbolis kepada tenaga kerja penyandang disabilitas dalam acara Advokasi Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Senin (25/11/2024).

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah menyiapkan unit kerja baru yang menangani pekerja penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan dalam menangani tenaga kerja berkebutuhan khusus.

" Kemenaker sedang melakukan perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK), Insyaallah kami sedang berusaha menjadikan satu direktorat khusus yang menangani mulai dari pembinaan, pelatihan, hingga penempatan penyandang disabilitas dan tenaga kerja khusus," katanya.

Hal tersebut disampaikan Menaker Yassierli saat membuka kegiatan Advokasi Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Senin (25/11/2024).

Yassierli menambahkan bahwa penanganan tenaga kerja disabilitas diperlukan, mengingat prioritas tersebut juga tertera dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.

"Kami melihat ini suatu prioritas penting yang harus kita perhatikan bersama dan ini sejalan dengan Asta Cita Pak Presiden Prabowo," ujarnya.

Baca juga: Menaker Segera Bertemu Prabowo untuk Konsultasikan UMP 2025

Jumlah penduduk usia kerja (PUK) disabilitas di Indonesia, lanjut dia, mencapai 5,17 juta orang dengan jumlah angkatan kerja disabilitas sebanyak 1,04 juta orang.

“Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) disabilitas baru mencapai 20,14 persen, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) disabilitas mencapai 10,8 persen,” paparnya.

Menaker Yassierli saat membuka  Advokasi Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas secara simbolis. Dok.Kemenaker Menaker Yassierli saat membuka Advokasi Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas secara simbolis.

Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta dan PKK) Haryanto mengatakan, kegiatan Advokasi Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas bertujuan untuk mendorong kuota penempatan satu persen bagi perusahaan swasta.

"Kegiatan ini bertujuan sebagai pendampingan bagi perusahaan di Kawasan Jababeka dalam perencanaan kebutuhan tenaga kerja penyandang disabilitas, assessment, perekrutan sampai dengan penempatan, serta mendorong upaya penciptaan tempat inklusif, akomodatif dan aksesibel bagi tenaga kerja penyandang disabilitas," ujarnya.

Baca juga: Apresiasi Gerakan Bangga Jadi Petani, Menaker Yassierli: Petani Itu Mulia

Sementara itu, Direktur PT Jababeka Infrastruktur Vega Violetta menambahkan bahwa dalam acara tersebut dilakukan pula peluncuran Beasiswa Disabilitas Siap Kerja Jababeka & Co, yaitu beasiswa Pelatihan dan Sertifikasi Administrasi Perkantoran bagi penyandang disabilitas.

“Beasiswa tersebut diluncurkan sebagai bentuk komitmen Jababeka untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam mewujudkan kawasan industri yang inklusif dan berdaya saing,” jelasnya.

Terkini Lainnya
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Peluang Kerja di Dalam dan Luar Negeri Terbuka Lebar, Menaker: Manfaatkan!
Kemenaker
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker Percepat Klaim JHT dan JKP Eks Pekerja Sritex Group
Kemenaker
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Ramai PHK di Industri Tekstil, Kemenaker Undang Pengusaha Bahas Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Cek Langsung ke Sukoharjo, Menaker Pastikan Hak Pekerja Eks Sritex Group Terpenuhi
Kemenaker
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Lepas 570 Peserta Magang ke Jepang, Menaker: Kalian Duta Bangsa, Jaga Nama Baik Indonesia
Kemenaker
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Menaker: Produktivitas adalah Kunci Daya Saing Indonesia
Kemenaker
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak
Tingkatkan Pengawasan, Menaker Ajak "Stakeholder" Ketenagakerjaan Optimalkan Norma100
Kemenaker
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Lepas Peserta Pemagangan ke Jepang, Menaker Yassierli Minta Mereka Perhatikan 4 Hal Ini
Kemenaker
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Wamenaker Dorong Penguatan Perlindungan Ketenagakerjaan dan Pemberantasan Percaloan Tenaga Kerja
Kemenaker
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Lantik Pejabat Tinggi Madya, Menaker Ingatkan Mereka soal Sinergi untuk Kemajuan Ketenagakerjaan
Kemenaker
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Tingkatkan Perlindungan Peserta JKK, JKM, dan JHT, Menaker Terbitkan Permenaker Nomor 1 Tahun 2025
Kemenaker
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kembangkan SDM Terampil, BPVP Banyuwangi Cetak Ribuan Peserta Pelatihan pada 2024
Kemenaker
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Menaker Buka Naker Fest Jakarta, Sediakan 34.000 Lowongan Kerja
Kemenaker
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kurangi Kecelakaan Kerja, Kemenaker Targetkan Peningkatan16.230 Ahli K3 Berkinerja Tinggi
Kemenaker
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Tingkatkan Daya Saing, Menaker Lepas 750 Peserta Program Magang ke Jepang
Kemenaker
Bagikan artikel ini melalui
Oke