Tingkatkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Kompas.com - 05/06/2026, 11:34 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah ( pemda) berprestasi di Regional Jawa-Bali sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja daerah sekaligus mendorong terciptanya kompetisi yang sehat antarpemda.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang digelar di Yogyakarta Marriott Hotel, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (4/6/2026).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, sistem penilaian kini dilakukan berdasarkan wilayah atau regional. Skema ini diterapkan agar daerah dengan kapasitas fiskal yang berbeda tetap memiliki kesempatan yang setara untuk bersaing.

Sebelumnya, penilaian dilakukan secara nasional. Namun, menurut Tito, model tersebut berpotensi membuat daerah dengan kapasitas fiskal lebih kecil sulit bersaing dengan daerah yang memiliki sumber daya lebih besar.

“Jadi kita tidak lagi melakukan iklim kompetitif tingkat nasional. Nanti daerah-daerah yang kecil akan kalah dengan daerah-daerah yang besar karena memiliki kemampuan fiskal dan lain-lain yang otomatis lebih baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

Tito menjelaskan, program apresiasi tersebut dilaksanakan di enam regional, yaitu Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), dan Papua.

Dari enam regional tersebut, pelaksanaan untuk wilayah Papua menjadi satu-satunya yang belum digelar dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Penghargaan diberikan berdasarkan empat kategori, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

 

Masing-masing kategori menetapkan peringkat I, II, dan III untuk tingkat kabupaten, kota, dan provinsi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap daerah berprestasi, Kemendagri memberikan bantuan pemerintah kepada para pemenang. 

Baca juga: Stabilitas Kunci Kelancaran Pembangunan, Mendagri Kembali Ingatkan Forkopimda Jaga Soliditas

Peringkat I memperoleh bantuan sebesar Rp 3 miliar, peringkat II Rp 2 miliar, dan peringkat III Rp 1 miliar.

Menurut Tito, penghargaan tersebut juga menjadi sarana untuk menampilkan berbagai capaian positif pemerintah daerah kepada masyarakat.

Ia menilai masih banyak kepala daerah yang mampu menunjukkan kinerja dan inovasi yang baik sehingga layak mendapatkan apresiasi.

“Ini akan berlanjut terus. Gelombang kedua nanti juga akan dilaksanakan di enam regional, tetapi mungkin dengan tema yang berbeda. Bisa saja mengenai kota bersih, pengelolaan layanan publik, atau tema lainnya,” kata Tito.

Daftar pemenang penghargaan

Pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Kulon Progo sebagai Terbaik I, Kabupaten Pacitan Terbaik II, dan Kabupaten Jombang Terbaik III.

Baca juga: Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Ini Daftar Pemda Sulawesi Peraih Insentif Fiskal dari Kemendagri

Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Magelang sebagai Terbaik I, Kota Surakarta Terbaik II, dan Kota Denpasar Terbaik III.

Sementara itu, tingkat provinsi diraih Provinsi Jawa Timur sebagai Terbaik I dan Provinsi DIY sebagai Terbaik II.

Pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Madiun sebagai Terbaik I, Kabupaten Sleman Terbaik II, dan Kabupaten Gianyar Terbaik III.

Untuk tingkat kota, Kota Surabaya meraih Terbaik I, Kota Bogor Terbaik II, dan Kota Semarang Terbaik III. Adapun tingkat provinsi diraih Provinsi DKI Jakarta sebagai Terbaik I dan Provinsi Banten Terbaik II.

Pada kategori Pengendalian Inflasi tingkat kabupaten, penghargaan diraih Kabupaten Garut sebagai Terbaik I, Kabupaten Sukoharjo Terbaik II, dan Kabupaten Majalengka Terbaik III.

Baca juga: Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Di tingkat kota, penghargaan diberikan kepada Kota Cirebon sebagai Terbaik I, Kota Sukabumi Terbaik II, dan Kota Probolinggo Terbaik III.

Sementara itu, di tingkat provinsi penghargaan diraih Provinsi Bali sebagai Terbaik I, Provinsi DIY Terbaik II, dan Provinsi Jawa Tengah Terbaik III.

Untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Badung sebagai Terbaik I, Kabupaten Gianyar Terbaik II, dan Kabupaten Tabanan Terbaik III.

Pada tingkat kota, Kota Denpasar meraih Terbaik I, Kota Surabaya Terbaik II, dan Kota Tangerang Selatan Terbaik III.

Sementara itu, tingkat provinsi diraih Provinsi Bali sebagai Terbaik I dan Provinsi Jawa Barat sebagai Terbaik II.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, serta Wamendagri Ribka Haluk turut hadir.

Baca juga: Sukses Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting, 3 Kota Ini Raih Penghargaan dari Kemendagri

Selain mereka, Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Regional Jawa-Bali, serta pejabat terkait lainnya juga hadir.

Terkini Lainnya
Sekretaris BNPP RI Tinjau Banjir Pidie Jaya, Dorong Pembangunan Tanggul Permanen

Sekretaris BNPP RI Tinjau Banjir Pidie Jaya, Dorong Pembangunan Tanggul Permanen

Kemendagri
Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

Kemendagri
Tingkatkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Tingkatkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Kemendagri
Satgas PRR Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Belajar di Tenda pada Tahun Ajaran Baru

Satgas PRR Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Belajar di Tenda pada Tahun Ajaran Baru

Kemendagri
Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

Kemendagri
Stabilitas Kunci Kelancaran Pembangunan, Mendagri Kembali Ingatkan Forkopimda Jaga Soliditas

Stabilitas Kunci Kelancaran Pembangunan, Mendagri Kembali Ingatkan Forkopimda Jaga Soliditas

Kemendagri
Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD

Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD

Kemendagri
Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Ini Daftar Pemda Sulawesi Peraih Insentif Fiskal dari Kemendagri

Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Ini Daftar Pemda Sulawesi Peraih Insentif Fiskal dari Kemendagri

Kemendagri
Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Kemendagri
Sukses Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting, 3 Kota Ini Raih Penghargaan dari Kemendagri

Sukses Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting, 3 Kota Ini Raih Penghargaan dari Kemendagri

Kemendagri
Kemendagri Apresiasi 3 Kabupaten Terbaik Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting di Sulawesi

Kemendagri Apresiasi 3 Kabupaten Terbaik Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting di Sulawesi

Kemendagri
Kemendagri Anugerahi Sulteng Terbaik II Pengendalian Inflasi pada Apresiasi Pemda Berprestasi 2026

Kemendagri Anugerahi Sulteng Terbaik II Pengendalian Inflasi pada Apresiasi Pemda Berprestasi 2026

Kemendagri
BNPP RI Tingkatkan Kapasitas Aparatur Penataan Ruang Kawasan Perbatasan lewat Bimtek

BNPP RI Tingkatkan Kapasitas Aparatur Penataan Ruang Kawasan Perbatasan lewat Bimtek

Kemendagri
Bangkitkan UMKM Terdampak, Satgas PRR Dorong Penguatan Akses Pembiayaan

Bangkitkan UMKM Terdampak, Satgas PRR Dorong Penguatan Akses Pembiayaan

Kemendagri
Gorontalo Jadi Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi 

Gorontalo Jadi Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi 

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com