Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Kompas.com - 03/06/2026, 13:54 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KENDARI, KOMPAS.com – Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) memberikan insentif fiskal senilai Rp 3 miliar kepada Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) setelah dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 Regional Sulawesi.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara yang berlangsung di Hotel Claro, Kendari, Jumat (29/5/2026). 

Capaian itu diraih berkat keberhasilan Pemerintah Provinsi Sulut dalam menekan angka kemiskinan dan prevalensi stunting melalui berbagai program yang terencana dan berkelanjutan.

Penilaian kategori tersebut mengukur langkah nyata pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan dan menurunkan angka stunting

Aspek yang dinilai meliputi kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, serta inovasi yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Sukses Tangani Inflasi, Kemendagri Berikan Penghargaan dan Bantuan Rp 6 Miliar untuk 3 Kota Ini

Seluruh indikator penilaian mengacu pada data terbuka Badan Pusat Statistik (BPS) sehingga hasilnya objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kemendagri siapkan insentif fiskal Rp 1 triliun

Melalui Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Kemendagri memberikan penghargaan berupa insentif fiskal kepada daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam berbagai sektor pembangunan.

Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran internal sebesar Rp 1 triliun yang dikonversi menjadi insentif fiskal bagi pemerintah daerah berprestasi.

Ia mengungkapkan, penghargaan dan insentif fiskal tersebut sebelumnya diberikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui skema nasional.

Namun, berdasarkan evaluasi internal, Kemendagri mengambil alih program tersebut dan mengubah mekanisme kompetisi menjadi berbasis regional agar peluang antardaerah lebih setara, terutama bagi daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas.

Baca juga: Sabet Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri, 3 Kabupaten di Sulawesi Ini dapat Bantuan Miliaran Rupiah

“Yang menang ya itu-itu aja nanti. Sama Sulawesi Barat atau Sulawesi Tenggara yang Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD)-nya lemah. Meskipun gubernurnya kuat, enggak mungkin menang bertanding lawan Jawa Barat, Jawa Tengah, atau DKI Jakarta yang anggarannya Rp 90 triliun,” paparnya dalam kesempatan itu.

Selain menciptakan kompetisi yang lebih adil, Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 juga menjadi sarana pemerintah pusat untuk memberikan motivasi dan apresiasi kepada pemda yang menunjukkan kinerja baik.

Tito menilai, selama ini pola pembinaan pemerintah lebih banyak bertumpu pada fungsi pengawasan. Oleh karena itu, Kemendagri menghadirkan penghargaan dan insentif fiskal sebagai bentuk pengakuan atas berbagai capaian daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Empat kategori utama dan harapan Mendagri

Lebih lanjut, Tito menjelaskan, Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi mempertandingkan empat kategori utama, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting, Pengendalian Inflasi, serta Creative Financing.

Baca juga: Sukses Tekan Pengangguran, Sejumlah Pemda di Sulawesi Diganjar Penghargaan oleh Kemendagri

Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi ruang bagi pemda untuk menunjukkan hasil kerja nyata kepada masyarakat.

Di tengah sorotan terhadap sejumlah kepala daerah yang tersandung persoalan hukum, Tito menegaskan bahwa masih banyak pemimpin daerah yang bekerja dengan baik dan konsisten menghadirkan perubahan bagi wilayahnya.

Tito berharap penghargaan tersebut dapat memacu pemda untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya.

“Selamat kepada yang mendapatkan penghargaan. Terus pertahankan dan tingkatkan lagi. Bagi yang belum beruntung, masih ada kesempatan pada dua gelombang berikutnya,” ucapnya.

Rangkaian Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 akan berlangsung hingga November 2026 sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan komitmen pemda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Pacu Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

 

 

 

Terkini Lainnya
Sekretaris BNPP RI Tinjau Banjir Pidie Jaya, Dorong Pembangunan Tanggul Permanen

Sekretaris BNPP RI Tinjau Banjir Pidie Jaya, Dorong Pembangunan Tanggul Permanen

Kemendagri
Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

Kemendagri
Tingkatkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Tingkatkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Kemendagri
Satgas PRR Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Belajar di Tenda pada Tahun Ajaran Baru

Satgas PRR Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Belajar di Tenda pada Tahun Ajaran Baru

Kemendagri
Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

Kemendagri
Stabilitas Kunci Kelancaran Pembangunan, Mendagri Kembali Ingatkan Forkopimda Jaga Soliditas

Stabilitas Kunci Kelancaran Pembangunan, Mendagri Kembali Ingatkan Forkopimda Jaga Soliditas

Kemendagri
Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD

Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD

Kemendagri
Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Ini Daftar Pemda Sulawesi Peraih Insentif Fiskal dari Kemendagri

Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Ini Daftar Pemda Sulawesi Peraih Insentif Fiskal dari Kemendagri

Kemendagri
Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Kemendagri
Sukses Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting, 3 Kota Ini Raih Penghargaan dari Kemendagri

Sukses Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting, 3 Kota Ini Raih Penghargaan dari Kemendagri

Kemendagri
Kemendagri Apresiasi 3 Kabupaten Terbaik Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting di Sulawesi

Kemendagri Apresiasi 3 Kabupaten Terbaik Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting di Sulawesi

Kemendagri
Kemendagri Anugerahi Sulteng Terbaik II Pengendalian Inflasi pada Apresiasi Pemda Berprestasi 2026

Kemendagri Anugerahi Sulteng Terbaik II Pengendalian Inflasi pada Apresiasi Pemda Berprestasi 2026

Kemendagri
BNPP RI Tingkatkan Kapasitas Aparatur Penataan Ruang Kawasan Perbatasan lewat Bimtek

BNPP RI Tingkatkan Kapasitas Aparatur Penataan Ruang Kawasan Perbatasan lewat Bimtek

Kemendagri
Bangkitkan UMKM Terdampak, Satgas PRR Dorong Penguatan Akses Pembiayaan

Bangkitkan UMKM Terdampak, Satgas PRR Dorong Penguatan Akses Pembiayaan

Kemendagri
Gorontalo Jadi Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi 

Gorontalo Jadi Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi 

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com