KOMPAS.com - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan ( BNPP) Republik Indonesia (RI) mencatat peningkatan aktivitas lintas batas orang selama periode libur Paskah 2026.
Sepanjang 2–5 April 2026, pos perbatasan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), tersebut melayani total 6.769 pelintas. Jumlah itu terdiri dari 3.907 orang pada arus keberangkatan dan 2.862 orang pada arus kedatangan.
Kepala PLBN Entikong Teguh Priyadi menjelaskan bahwa dari total keberangkatan, sebanyak 238 pelintas merupakan warga negara asing (WNA) dan 3.669 warga negara Indonesia (WNI). Sementara itu, pada arus kedatangan terdapat 330 WNA dan 2.532 WNI.
Teguh menilai, peningkatan arus pelintas dipengaruhi momentum libur Paskah yang bertepatan dengan long weekend.
Baca juga: Libur Paskah, 516.000 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek
“Sejak Rabu (1/4/2026), sudah mulai terlihat kenaikan, khususnya pada perlintasan orang. Lonjakan tertinggi terjadi pada Minggu (5/4/2026), dengan jumlah pelintas mencapai 2.263 orang,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (6/4/2026).
Hingga Senin pagi, lanjut Teguh, arus perlintasan di PLBN Entikong masih terpantau ramai, tetapi tetap lancar dan terkendali. Hal ini didukung kesiapsiagaan petugas lintas instansi dalam mengelola arus keluar-masuk pelintas menuju dan dari Malaysia.
Sebagai wajah negara di kawasan perbatasan Kalbar, PLBN Entikong secara kumulatif telah melayani 146.905 pelintas sejak Januari hingga 5 April 2026.
Selain itu, PLBN Entikong juga berkontribusi terhadap sektor ekonomi dengan mencatat devisa ekspor sebesar Rp 23,10 miliar yang berasal dari komoditas pertanian dan perikanan.
Baca juga: Stabilisasi Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun pada Januari 2026