DPR Dorong Publikasi Optimal untuk PON XXI 2024 Aceh-Sumut

Kompas.com - 07/09/2024, 09:45 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mujib Rohmat mengatakan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Aceh-Sumut) 2024 merupakan acara olahraga nasional yang menjadi kebanggaan bangsa.v 

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menyoroti pentingnya aspek publikasi dari event tersebut. 

Sebab, momen PON dapat menjadi peluang emas untuk memperkenalkan potensi Aceh dan Sumut kepada masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri.

“Publikasi yang baik tidak hanya tentang acara PON itu sendiri, tetapi juga potensi-potensi daerah seperti pariwisata dan ekonomi kreatif,” paparnya dalam siaran pers, Sabtu (7/9/2024).

Mujib pun mengajak pemerintah melibatkan generasi muda dalam meningkatkan publikasi, mengingat potensi mereka dalam bidang teknologi informasi dan media sosial. 

Publikasi dengan mengajak anak muda diharapkan dapat memaksimalkan eksposur positif bagi daerah tersebut.

Baca juga: Kemendagri Pastikan Aceh dan Sumatera Utara Siap Gelar PON 2024

Menurutnya, kerja sama yang baik antara semua pihak merupakan kunci sukses dalam memastikan persiapan berjalan mulus, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 

“Persiapan ini tidak hanya melibatkan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga melibatkan stakeholder lokal lainnya,” tegasnya.

Selain itu, Mujib juga menekankan pentingnya keberhasilan penyelenggaraan PON dari awal hingga akhir acara. 

Ia berharap, partisipasi maksimal dari kontingen dan atlet yang siap untuk berlaga secara adil dan sportif. 

Dia menilai, partisipasi itu menjadi potensi untuk melahirkan prestasi-prestasi gemilang yang akan membanggakan Aceh dan Sumut di tingkat nasional maupun internasional.

Mujib menegaskan, keberhasilan PON Aceh-Sumut juga akan mencerminkan prestasi olahraga, dampak positifnya terhadap masyarakat, serta administrasi penyelenggaraan yang transparan dan bebas dari masalah hukum. 

Ia optimistis, dengan peningkatan persiapan yang terus berlangsung, kedua provinsi itu siap untuk menjadi tuan rumah yang membanggakan pada ajang olahraga nasional ini.

Baca juga: Kemendagri: PON 2024 Jadi Kebanggaan Masyarakat Indonesia

Adapun penyelenggaraan PON XXI 2024 Aceh-Sumut akan dibuka pada 9 September 2024 dan berlangsung hingga 20 September 2024. 

Namun, sejumlah pertandingan sudah digelar sejak akhir Agustus 2024. Gelaran PON XXI diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi dua provinsi penyelenggara dengan adanya pembangunan beragam infrastruktur. 

Paling utama, PON dapat mendukung perkembangan jangka panjang di bidang olahraga dan ekonomi daerah setempat.

 

 

 

Terkini Lainnya
Masa Tanggap Darurat Terlewati, Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Fase Pemulihan

Masa Tanggap Darurat Terlewati, Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Fase Pemulihan

Kemendagri
Satgas PRR: 357 Huntap untuk Penyintas Bencana Sumatera Sudah Terbangun

Satgas PRR: 357 Huntap untuk Penyintas Bencana Sumatera Sudah Terbangun

Kemendagri
13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM di Wilayah Terdampak Bangkit

13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM di Wilayah Terdampak Bangkit

Kemendagri
Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Tunjukkan Progres, Ribuan Hektar Mulai Ditanami

Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Tunjukkan Progres, Ribuan Hektar Mulai Ditanami

Kemendagri
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Kemendagri
BNPP RI Identifikasi Tantangan dan Potensi Tou Lumbis lewat Pengukuran IPKP

BNPP RI Identifikasi Tantangan dan Potensi Tou Lumbis lewat Pengukuran IPKP

Kemendagri
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri

Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri

Kemendagri
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Kemendagri
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Kemendagri
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Kemendagri
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat

Kemendagri
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada Rakyat Kecil

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada Rakyat Kecil

Kemendagri
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito dan Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito dan Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Kemendagri
Satgas PRR Tuntaskan Penyaluran TKD Rp 10,6 Triliun, Pemulihan Pascabencana Melaju Pesat

Satgas PRR Tuntaskan Penyaluran TKD Rp 10,6 Triliun, Pemulihan Pascabencana Melaju Pesat

Kemendagri
PLBN Skouw Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini

PLBN Skouw Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com