13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM di Wilayah Terdampak Bangkit

Kompas.com - 10/05/2026, 17:34 WIB
Fathia Ariana Salima,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.comPemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), serta Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan perkembangan yang signifikan. Salah satunya terlihat dari peningkatan transaksi pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM).

Data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pada Kamis (8/5/2026) mencatat kenaikan transaksi UMKM melalui platform e-commerce mencapai 13.209.182.

Jumlah tersebut mencakup wilayah Aceh sebesar 87.746 transaksi dengan 1.396 produk, Sumut sebanyak 9.781 transaksi dengan 1.396 produk, serta Sumbar sebanyak 3.339.490 transaksi dengan 101 produk.

Dengan demikian, total transaksi menunjukkan peningkatan hingga 77 persen dibandingkan kondisi pada akhir April saat transaksi UMKM di platform e-commerce baru mencapai 7.461.422 di tiga wilayah terdampak bencana Sumatera.

Baca juga: Tanggap Darurat Bencana Aceh Berakhir, Beralih ke Transisi Pemulihan

Peningkatan transaksi UMKM di platform e-commerce itu pun sejalan dengan percepatan penyaluran bantuan stimulan ekonomi yang diberikan untuk menopang kehidupan ekonomi penyintas bencana di tiga daerah terdampak.

Adapun rincian bantuan stimulan ekonomi yang telah tersalurkan secara merata kepada penyintas bencana di Aceh adalah senilai Rp 250,48 miliar dari total Rp 254,44 miliar. Sementara Rp 53,58 miliar dari total Rp 62,90 miliar tersalurkan pada penyintas bencana di Sumut dan Rp 16,83 miliar dari total Rp 17,74 miliar tersalurkan untuk penyintas bencana di Sumbar.

Juru Bicara Satgas PRR Amran menegaskan bahwa pemulihan ekonomi penyintas bencana menjadi prioritas utama dalam rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera.

Aktivitas ekonomi di tiga wilayah terdampak, lanjut Amran, juga sudah berangsur pulih, seiring dengan dilakukannya pemulihan indikator ekonomi yang terdiri dari pemulihan UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta perbaikan pasar.

Baca juga: Kasatgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera lewat Kolaborasi Antardaerah

“Untuk peningkatan ekonomi sudah kita dorong terus, aktivitas ekonomi sudah hampir tuntas keseluruhan,” ujar Amran dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (10/5/2026).

Sebagai langkah lebih lanjut, Amran menegaskan bahwa Satgas PRR akan segera menuntaskan perbaikan pasar yang belum tersentuh di tiga daerah terdampak guna menggerakkan roda ekonomi masyarakat agar kembali pulih sepenuhnya.

“Di Sumbar sudah 100 persen (pasar). Kemudian, di Sumut sudah 98 persen, dan di Aceh 89 persen. Jadi, tinggal beberapa pasar yang sedang dimaksimalkan agar bisa ditempati secepatnya,” imbuh Amran.

Terkini Lainnya
Sekretaris BNPP RI Tinjau Banjir Pidie Jaya, Dorong Pembangunan Tanggul Permanen

Sekretaris BNPP RI Tinjau Banjir Pidie Jaya, Dorong Pembangunan Tanggul Permanen

Kemendagri
Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

Kemendagri
Tingkatkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Tingkatkan Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Kemendagri
Satgas PRR Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Belajar di Tenda pada Tahun Ajaran Baru

Satgas PRR Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Belajar di Tenda pada Tahun Ajaran Baru

Kemendagri
Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

Pastikan Tepat Sasaran, Mendagri bersama Menteri PKP Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah di Bantul

Kemendagri
Stabilitas Kunci Kelancaran Pembangunan, Mendagri Kembali Ingatkan Forkopimda Jaga Soliditas

Stabilitas Kunci Kelancaran Pembangunan, Mendagri Kembali Ingatkan Forkopimda Jaga Soliditas

Kemendagri
Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD

Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD

Kemendagri
Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Ini Daftar Pemda Sulawesi Peraih Insentif Fiskal dari Kemendagri

Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Ini Daftar Pemda Sulawesi Peraih Insentif Fiskal dari Kemendagri

Kemendagri
Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Sulut Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting, Kemendagri Berikan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar

Kemendagri
Sukses Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting, 3 Kota Ini Raih Penghargaan dari Kemendagri

Sukses Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting, 3 Kota Ini Raih Penghargaan dari Kemendagri

Kemendagri
Kemendagri Apresiasi 3 Kabupaten Terbaik Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting di Sulawesi

Kemendagri Apresiasi 3 Kabupaten Terbaik Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting di Sulawesi

Kemendagri
Kemendagri Anugerahi Sulteng Terbaik II Pengendalian Inflasi pada Apresiasi Pemda Berprestasi 2026

Kemendagri Anugerahi Sulteng Terbaik II Pengendalian Inflasi pada Apresiasi Pemda Berprestasi 2026

Kemendagri
BNPP RI Tingkatkan Kapasitas Aparatur Penataan Ruang Kawasan Perbatasan lewat Bimtek

BNPP RI Tingkatkan Kapasitas Aparatur Penataan Ruang Kawasan Perbatasan lewat Bimtek

Kemendagri
Bangkitkan UMKM Terdampak, Satgas PRR Dorong Penguatan Akses Pembiayaan

Bangkitkan UMKM Terdampak, Satgas PRR Dorong Penguatan Akses Pembiayaan

Kemendagri
Gorontalo Jadi Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi 

Gorontalo Jadi Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi 

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com