Apresiasi Kinerja Pembangunan, Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua

Kompas.com - 23/06/2026, 15:03 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah (pemda) berprestasi di Tanah Papua.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas capaian kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, Papua menjadi regional terakhir yang menerima penghargaan. Sebelumnya, Kemendagri telah memberikan penghargaan kepada lima regional lain, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, dan Sulawesi.

Menurut Tito, pembagian regional dilakukan berdasarkan hasil evaluasi agar penghargaan tidak hanya didominasi oleh daerah dengan kapasitas fiskal kuat.

“Dulu kita memberikannya tingkat nasional. Ketika nasional yang bertanding, yang menang itu daerah-daerah yang kuat kapasitas fiskalnya. Oleh karena itulah kemudian kita membuat pertandingan ini menjadi enam region,” ujar Tito dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Kasus Dugaan Bullying di SMAN 2 Bantul Masih Diasesmen, Hasilnya Jadi Dasar Kebijakan Pemda DIY

Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026).

Selain itu, untuk menjaga keseimbangan kompetisi, Kemendagri melakukan penyesuaian khusus mengingat terbatasnya jumlah daerah berstatus kota di Tanah Papua.

Kabupaten yang menjadi pusat pemerintahan provinsi, yaitu Merauke, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, ditempatkan dalam kelompok yang sama dengan Kota Jayapura dan Kota Sorong.

Dengan demikian, daerah-daerah tersebut memiliki peluang yang lebih setara dalam proses penilaian.

Baca juga: Kisah Taufiq, Ketua RT di Jakarta Asal Cirebon Ciptakan Konsep Lingkungan Terpadu hingga Raih Penghargaan Dunia

Empat kategori penghargaan

Penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja daerah pada empat kategori, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Setiap kategori penghargaan diberikan kepada tingkat provinsi, ibu kota provinsi, dan kabupaten.

Kemendagri juga menyiapkan bantuan pemerintah bagi daerah-daerah terbaik. Peringkat pertama menerima bantuan sebesar Rp 3 miliar, peringkat kedua Rp 2 miliar, dan peringkat ketiga Rp 1 miliar.

Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika meraih Terbaik I, Kabupaten Jayapura Terbaik II, dan Kabupaten Biak Numfor Terbaik III.

Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Merauke meraih Terbaik I dan Kota Jayapura Terbaik II.

Baca juga: Amran Jawab Kritik Pesta Babi: Harga Beras Merauke Turun Jadi Rp 13.000

Sementara itu, pada tingkat provinsi, Provinsi Papua meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Terbaik II.

Pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika kembali meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Jayapura sebagai Terbaik II dan Kabupaten Raja Ampat Terbaik III.

Untuk tingkat ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Manokwari Terbaik II. Sementara pada tingkat provinsi, Provinsi Papua meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Daya Terbaik II.

Daerah terbaik pengendalian inflasi dan pengangguran

Pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat provinsi, Provinsi Papua Tengah meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Pegunungan Terbaik II.

Baca juga: 9 Penambang Emas Tewas dan 2 Terluka akibat Diserang OTK di Papua Pegunungan

Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Nabire meraih Terbaik I dan Kabupaten Jayawijaya Terbaik II.

Adapun pada tingkat kabupaten, Kabupaten Tambrauw meraih Terbaik I, Kabupaten Sorong Terbaik II, dan Kabupaten Dogiyai Terbaik III.

Pada kategori Pengendalian Inflasi tingkat provinsi, Provinsi Papua Selatan meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Tengah Terbaik II.

Pada tingkat ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Merauke Terbaik II.

Sementara itu, untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Fakfak meraih Terbaik I, Kabupaten Biak Numfor Terbaik II, dan Kabupaten Manokwari Selatan Terbaik III.

Baca juga: Momen Gibran Tanam Bibit Pohon Kakao Bareng Mahasiswa di Manokwari Selatan

Sebagai informasi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, kepala daerah se-Tanah Papua, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari sejumlah daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Terkini Lainnya
Ketua Umum Seruni KMP Dorong Penguatan Akses Pendidikan melalui Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Kupang

Ketua Umum Seruni KMP Dorong Penguatan Akses Pendidikan melalui Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Kupang

Kemendagri
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTT, Ketum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTT, Ketum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kemendagri
Jamin Pemulihan Berkeadilan, Satgas PRR Pastikan Hak Kelompok Rentan Terpenuhi

Jamin Pemulihan Berkeadilan, Satgas PRR Pastikan Hak Kelompok Rentan Terpenuhi

Kemendagri
Mendagri Tito: Penghargaan Pemda Berprestasi untuk Memotivasi Daerah Tingkatkan Kinerja

Mendagri Tito: Penghargaan Pemda Berprestasi untuk Memotivasi Daerah Tingkatkan Kinerja

Kemendagri
Apresiasi Kinerja Pembangunan, Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua

Apresiasi Kinerja Pembangunan, Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua

Kemendagri
Mendagri Tito Sebut Optimalisasi Program Perumahan Rakyat Bakal Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mendagri Tito Sebut Optimalisasi Program Perumahan Rakyat Bakal Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kemendagri
Mendagri Tinjau Pelaksanaan Program BSPS di Kampung Nelayan Tanjung Ria

Mendagri Tinjau Pelaksanaan Program BSPS di Kampung Nelayan Tanjung Ria

Kemendagri
Mendagri dan Gubernur se-Tanah Papua Dukung Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Mendagri dan Gubernur se-Tanah Papua Dukung Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kemendagri
Mendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Atasi Persoalan Perumahan Rakyat di Papua

Mendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Atasi Persoalan Perumahan Rakyat di Papua

Kemendagri
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Kemendagri
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Manfaatkan Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Manfaatkan Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Kemendagri
Dukung Swasembada Pangan, Mendagri Teken SEB Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah

Dukung Swasembada Pangan, Mendagri Teken SEB Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah

Kemendagri
Pemulihan Permanen Pascabencana Dipacu, Infrastruktur Jadi Fokus Utama

Pemulihan Permanen Pascabencana Dipacu, Infrastruktur Jadi Fokus Utama

Kemendagri
Percepat Program 3 Juta Rumah, Mendagri dan Menteri PKP Teken SKB

Percepat Program 3 Juta Rumah, Mendagri dan Menteri PKP Teken SKB

Kemendagri
Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR, Mendagri Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah

Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR, Mendagri Tinjau Penerima Bantuan Bedah Rumah

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com