Mendagri Hadiri Puncak Penas Petani dan Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Kompas.com - 24/06/2026, 19:36 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Rabu (24/6/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional”, Penas Petani dan Nelayan XVII 2026 dihadiri sekitar 50.000 peserta dari berbagai unsur.

Para peserta terdiri dari petani dan nelayan, pemerintah daerah (pemda), organisasi terkait, hingga pelaku sektor pertanian dan pangan.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas undangan dan kesempatan untuk hadir langsung di tengah petani serta nelayan Indonesia.

Dia menegaskan, kehadirannya dalam forum tersebut memiliki makna khusus, mengingat sejarah panjang keterlibatannya dengan dunia pertanian.

Baca juga: Prabowo Banggakan TNI-Polri Urus Pertanian, Kelola Jutaan Hektare hingga Panen Jagung

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kehormatan besar yang diberikan kepada saya. Saya diundang sehingga saya bisa hadir di tengah-tengah Saudara-Saudara di acara yang sangat mulia ini, sangat penting, yaitu Penas Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026,” ujar Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Dia juga menegaskan, kedekatan antara dirinya dan petani serta nelayan Indonesia telah terjalin sejak lama.

Prabowo mengatakan, sebagai mantan prajurit, dirinya memahami bahwa petani dan nelayan memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa.

“Saya mantan prajurit Indonesia, dan prajurit Indonesia dari lahirnya tentara Indonesia, prajurit Indonesia, tentara Indonesia selalu didukung oleh petani dan nelayan, selalu dibantu oleh petani dan nelayan,” katanya.

Usai menyampaikan sambutan, Prabowo meninjau Teknologi Budidaya Padi Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System (PM-AAS).

Dia juga meninjau area Gelar Teknologi yang menampilkan berbagai inovasi di bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, serta teknologi pendukung swasembada pangan.

Baca juga: Prabowo Ungkap Peran Petani yang Membantunya Saat Masih Jadi Prajurit

Selain Mendagri, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, kepala daerah, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta pejabat terkait lainnya.

Terkini Lainnya
Mendagri Hadiri Puncak Penas Petani dan Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Mendagri Hadiri Puncak Penas Petani dan Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Kemendagri
Program Bedah Rumah Diperkuat, Mendagri: Wujud Nyata Keberpihakan Pemerintah

Program Bedah Rumah Diperkuat, Mendagri: Wujud Nyata Keberpihakan Pemerintah

Kemendagri
Perkuat Pengawasan Perbatasan RI–Timor Leste, BNPP Survei Jalur Tidak Resmi di Belu

Perkuat Pengawasan Perbatasan RI–Timor Leste, BNPP Survei Jalur Tidak Resmi di Belu

Kemendagri
Ketua Umum Seruni KMP Dorong Penguatan Akses Pendidikan melalui Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Kupang

Ketua Umum Seruni KMP Dorong Penguatan Akses Pendidikan melalui Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Kupang

Kemendagri
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTT, Ketum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTT, Ketum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kemendagri
Jamin Pemulihan Berkeadilan, Satgas PRR Pastikan Hak Kelompok Rentan Terpenuhi

Jamin Pemulihan Berkeadilan, Satgas PRR Pastikan Hak Kelompok Rentan Terpenuhi

Kemendagri
Mendagri Tito: Penghargaan Pemda Berprestasi untuk Memotivasi Daerah Tingkatkan Kinerja

Mendagri Tito: Penghargaan Pemda Berprestasi untuk Memotivasi Daerah Tingkatkan Kinerja

Kemendagri
Apresiasi Kinerja Pembangunan, Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua

Apresiasi Kinerja Pembangunan, Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua

Kemendagri
Mendagri Tito Sebut Optimalisasi Program Perumahan Rakyat Bakal Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mendagri Tito Sebut Optimalisasi Program Perumahan Rakyat Bakal Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kemendagri
Mendagri Tinjau Pelaksanaan Program BSPS di Kampung Nelayan Tanjung Ria

Mendagri Tinjau Pelaksanaan Program BSPS di Kampung Nelayan Tanjung Ria

Kemendagri
Mendagri dan Gubernur se-Tanah Papua Dukung Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Mendagri dan Gubernur se-Tanah Papua Dukung Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kemendagri
Mendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Atasi Persoalan Perumahan Rakyat di Papua

Mendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Atasi Persoalan Perumahan Rakyat di Papua

Kemendagri
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Kemendagri
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Manfaatkan Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Manfaatkan Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Kemendagri
Dukung Swasembada Pangan, Mendagri Teken SEB Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah

Dukung Swasembada Pangan, Mendagri Teken SEB Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com