Menteri ESDM Nyatakan Indonesia Siap Mendukung Low Carbon Bioeconomy

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Rabu, 23 September 2020
Menteri ESDM Arifin Tasrif, saat menghadiri The 11th CEM Meeting (CEM11) and The 5th Mission Innovation (MI-5) secara virtual, Selasa (22/9/2020).DOK. Ditjen EBTKE Menteri ESDM Arifin Tasrif, saat menghadiri The 11th CEM Meeting (CEM11) and The 5th Mission Innovation (MI-5) secara virtual, Selasa (22/9/2020).

KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyatakan, Indonesia siap berpartisipasi dengan negara anggota Clean Energy Ministerial ( CEM) dalam mendukung Biofuture Platform Initiative in Accelerating the Transition to a Sustainable Low-Carbon Bioeconomy.

Guna mendukung komitmen global dalam mengurangi emisi, Indonesia pun telah menetapkan target 23 persen energi terbarukan dalam bauran energi Indonesia 2025.

Kemudian, Indonesia juga berkomitmen mengurangi emisi hingga 29 persen pada 2030, dan 41 persen sesuai skenario mitigasi.

“Untuk mencapai target ambisius tersebut, pemerintah membutuhkan dukungan dan bantuan rekan-rekan seluruh dunia,” kata Arifin, seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Pada 2025, Ditjen EBTKE Target PLTBG Capai Kapasitas 5,5 GW

Hal tersebut dikatakan Arifin, saat menghadiri The 11th CEM Meeting (CEM11) and The 5th Mission Innovation (MI-5) yang digelar secara virtual, Selasa (22/9/2020).

Pada kesempatan tersebut, Arifin mengakui, Indonesia memiliki sumber energi terbarukan yang sangat besar, yaitu mencapai 400 GW.

Indonesia memiliki pula sumber biomassa yang sangat besar dari hutan, pertanian, dan sampah.

Hal tersebut penting digunakan sebagai energi alternatif pengganti sumber energi fosil melalui biofuel dan. Maka dari itu, Indonesia melakukan beberapa langkah strategis untuk memanfaatkannya.

“Kami melakukan langkah-langkah strategis dalam mengatur (pemanfaatan) energi ini,” kata Arifin.

Baca juga: Percepat Pengembangan Energi Terbarukan untuk Listrik, Kementerian ESDM Sempurnakan Regulasi

Langkah pertama adalah pengoptimalan penggunaan sumber energi domestik, dalam hal ini energi terbarukan. Salah satu caranya dengan mengganti pembangkit listrik tenaga diesel dengan gas dan energi terbarukan.

“PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah meluncurkan program konversi pembangkit listrik diesel menjadi energi terbarukan dengan kapasitas 2 gigawatt (GW) di lebih dari 2.000 lokasi,” kata Arifin.

Langkah ke-2, lanjut Arifin, adalah melakukan efisiensi suplai dan permintaan (demand) energi dengan mendorong implementasi target efisiensi energi pada gedung dan industri.

Kemudian, Indonesia mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan untuk mendukung program elektrifikasi di daerah terluar dan terpencil. Caranya dengan meningkatkan rasio elektrifikasi dari 84,3 persen menjadi 98,8 persen.

Baca juga: Ini Cara Pemerintah Genjot Bauran Energi Panas Bumi

“Saat ini kami sedang membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung terbesar di Waduk Cirata, Jawa Barat dengan kapasitas 145 megawatt (MW). Proyek ini akan meningkatkan bauran energi di sistem kelistrikan Jawa-Bali secara signifikan,” kata Arifin.

Arifin menambahkan, Indonesia mengembangkan pula terobosan untuk mengurangi emisi pembangkit listrik dengan sumber energi batu bara.

“Kami juga mendorong penggunaan clean coal technology dan biomass co-firing with coal untuk mengurangi emisi,” kata Arifin.

Sementara itu, untuk meningkatkan investasi energi terbarukan, Indonesia tengah menyiapkan kebijakan tarif yang menarik, serta melakukan program Government Drilling untuk membantu pengembang eksplorasi panas bumi.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Jadi Momentum untuk Promosikan Energi Bersih

Terkait ekonomi dunia, Arifin menekankan, Indonesia berkomitmen turut berkolaborasi dalam pemulihannya.

“Indonesia sangat mengapresiasi kerja sama dengan anggota CEM. Pandemi Covid-19 hendaknya menjadi momentum untuk mempromosikan energi bersih, terbarukan, dan efisiensi,” kata Arifin.

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Menteri ESDM Berupaya Tingkatkan Permintaan Energi Masyarakat
Menteri ESDM Berupaya Tingkatkan Permintaan Energi Masyarakat
Ditjen EBTKE
Dirjen EBTKE Ajak Semua Pihak Berinovasi Kembangkan Pemanfaatan Energi Surya
Dirjen EBTKE Ajak Semua Pihak Berinovasi Kembangkan Pemanfaatan Energi Surya
Ditjen EBTKE
Menteri ESDM: Smart Grid Dapat Tingkatkan Penetrasi Pembangkit Listik EBT
Menteri ESDM: Smart Grid Dapat Tingkatkan Penetrasi Pembangkit Listik EBT
Ditjen EBTKE
Menteri ESDM Nyatakan Indonesia Siap Mendukung Low Carbon Bioeconomy
Menteri ESDM Nyatakan Indonesia Siap Mendukung Low Carbon Bioeconomy
Ditjen EBTKE
Ongkos Pembangkit Energi Terbarukan Mahal, Pemerintah Akan Terbitkan Aturan Baru Tarif Listrik
Ongkos Pembangkit Energi Terbarukan Mahal, Pemerintah Akan Terbitkan Aturan Baru Tarif Listrik
Ditjen EBTKE
Dua Gedung di Kementerian ESDM Raih ASEAN Energy Awards 2020
Dua Gedung di Kementerian ESDM Raih ASEAN Energy Awards 2020
Ditjen EBTKE
Menteri ESDM Yakin Indonesia Bisa Capai Target Pengembangan Panas Bumi Asalkan..
Menteri ESDM Yakin Indonesia Bisa Capai Target Pengembangan Panas Bumi Asalkan..
Ditjen EBTKE
Capai Target Bauran Energi 23 Persen, Indonesia Kerja Sama dengan Inggris Luncurkan Program Mentari
Capai Target Bauran Energi 23 Persen, Indonesia Kerja Sama dengan Inggris Luncurkan Program Mentari
Ditjen EBTKE
Kembangkan Pasar EBT, Ditjen EBTKE Godok Rancangan Perpres EBT
Kembangkan Pasar EBT, Ditjen EBTKE Godok Rancangan Perpres EBT
Ditjen EBTKE
Kurangi Ketergantungan terhadap Bahan Bakar Fosil, Pemerintah Terus Kembangkan
Kurangi Ketergantungan terhadap Bahan Bakar Fosil, Pemerintah Terus Kembangkan "Green Fuel" Berbasis Sawit
Ditjen EBTKE
Tingkatkan Kinerja Sektor Energi, Menteri ESDM Buat Berbagai Kebijakan Strategis
Tingkatkan Kinerja Sektor Energi, Menteri ESDM Buat Berbagai Kebijakan Strategis
Ditjen EBTKE
Efisiensi Energi jadi Cara Industri untuk Bertahan saat Krisis Covid-19
Efisiensi Energi jadi Cara Industri untuk Bertahan saat Krisis Covid-19
Ditjen EBTKE
Pada 2025, Ditjen EBTKE Target PLTBG Capai Kapasitas 5,5 GW
Pada 2025, Ditjen EBTKE Target PLTBG Capai Kapasitas 5,5 GW
Ditjen EBTKE
Pagu Inisiatif Kementerian ESDM Rp 6,84 Triliun, Menteri Arifin: Untuk Kepentingan Rakyat
Pagu Inisiatif Kementerian ESDM Rp 6,84 Triliun, Menteri Arifin: Untuk Kepentingan Rakyat
Ditjen EBTKE
Tanggulangi Covid-19, Kementerian ESDM Realokasi Anggaran Rp 3,46 Triliun
Tanggulangi Covid-19, Kementerian ESDM Realokasi Anggaran Rp 3,46 Triliun
Ditjen EBTKE