Pameran Kriyanusa 2024, Ketum Dekranas Tekankan Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya

Kompas.com - 28/08/2024, 18:55 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Umum (Ketum) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma'ruf Amin menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Indonesia.

“Saat ini, semakin banyak perajin muda yang terinspirasi untuk mengeksplorasi, memahami, dan memanfaatkan potensi kerajinan tradisional. Mereka adalah pionir yang akan membawa budaya Indonesia ke panggung dunia dengan pendekatan yang segar dan inovatif,” ujarnya dalam siaran pers yang dikutip dari laman Kominfo.go.id, Rabu (28/2/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Wury pada Pembukaan Pameran Kerajinan Nusantara Kriyanusa 2024: Perajin Muda Lestarikan Warisan Budaya di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu.

Menurutnya, seni kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia tidak hanya menonjolkan keindahan dan keterampilan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai dan identitas bangsa.

Baca juga: Industri Kerajinan Harus Beradaptasi di Era Digital, dari Desain hingga Pemasaran

Oleh karena itu, Wury menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan dan menjaga warisan budaya nasional.

“Generasi muda adalah harapan kita untuk memastikan bahwa kekayaan budaya kita tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang seiring dengan kemajuan zaman,” tuturnya.

Wury berharap Pameran Kriyanusa 2024 bisa menjadi wadah bagi perajin muda untuk memamerkan karya mereka dan saling berkolaborasi.

“Kami berharap acara ini dapat memberikan platform bagi perajin muda untuk menunjukkan karya mereka, belajar dari satu sama lain, dan membangun hubungan yang saling menguntungkan,” jelasnya.

Baca juga: Memahami Polemik Istana Garuda di IKN, Sebuah Karya Ilegal? (II)

Berikan kuota stan secara gratis

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perajin muda, Ketua Panitia Kriyanusa 2024 Yanti Isfandiary Airlangga mengungkapkan bahwa Dekranas telah menyediakan kuota stan secara gratis untuk 98 perajin muda.

“Dekranas memberikan kuota stan secara gratis kepada 98 perajin muda sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pembinaan perajin muda dari seluruh Indonesia. Ini juga merupakan implementasi dari salah satu program kerja utama Dekranas, yaitu mendorong regenerasi perajin,” jelasnya.

Pameran Kriyanusa 2024 merupakan salah satu upaya nyata Dekranas dalam mengembangkan kapasitas pelaku usaha kriya.

Baca juga: Pameran Tekun Tenun dan Kriya Kembali Hadir di Ajang Kriyanusa 2024

Menurut Yanti, upaya tersebut mencakup dorongan untuk penciptaan dan pengembangan produk kriya lokal, serta pelestarian citra budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) atas partisipasinya sebagai ikon Kriyanusa 2024,” imbuhnya.

Usung tema “Perajin Muda Lestarikan Warisan Budaya”

Pameran Kriyanusa 2024 mengusung tema “Perajin Muda Lestarikan Warisan Budaya” dan menjadikan Provinsi Kaltim sebagai ikon pameran.

Baca juga: Pameran Pernikahan Bergaya Korea Digelar di Jakarta Akhir Pekan Ini

Acara tersebut dihadiri oleh Senior Dekranas Mufidah Jusuf Kalla, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, pengurus Dekranas, perwakilan Dekranasda dari seluruh Indonesia, pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), perwakilan kedutaan besar negara sahabat, serta pimpinan kementerian, lembaga, BUMN, asosiasi, dan swasta.

Pameran Kriyanusa 2024 menampilkan 444 stan, yang terdiri dari 213 stan Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota, 42 stan yayasan dan individu, 20 stan dari Provinsi Kaltim, 58 stan perajin muda, delapan stan sponsor, serta 24 stan kuliner.

Selain itu, Pameran Kriyanusa juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti workshop, fashion show, talkshow, pentas seni, tarian dari berbagai daerah, dan pertunjukan musik dari sejumlah artis nasional.

Baca juga: HST Raih Juara 1 Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi, Wakili Kalsel di Tingkat Nasional

Pameran Kriyanusa 2024 berlangsung dari Rabu (28/8/2024) hingga Minggu (1/9/2024) di Hall A dan B Jakarta Convention Center dan dapat dikunjungi masyarakat secara gratis tanpa biaya tiket masuk.

Terkini Lainnya
Psikolog Soroti Bahaya Kecanduan Gadget, PP Tunas Jadi Perlindungan Tambahan

Psikolog Soroti Bahaya Kecanduan Gadget, PP Tunas Jadi Perlindungan Tambahan

Komdigi
Komdigi Siagakan 500 Posko, Pastikan Layanan Telekomunikasi dan Internet Tetap Lancar

Komdigi Siagakan 500 Posko, Pastikan Layanan Telekomunikasi dan Internet Tetap Lancar

Komdigi
Air Mengalir Kehidupan Bersemi, Saatnya Peduli dan Hemat Air

Air Mengalir Kehidupan Bersemi, Saatnya Peduli dan Hemat Air

Komdigi
PP Tunas Resmi Berlaku, Regulasi untuk Melindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Resmi Berlaku, Regulasi untuk Melindungi Anak di Ruang Digital

Komdigi
Refleksi Hari Kasih Sayang, Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital lewat PP Tunas

Refleksi Hari Kasih Sayang, Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital lewat PP Tunas

Komdigi
Di Tengah Gempuran Misinformasi, Menkomdigi Minta Humas Perkuat Ketepatan dan Kecepatan Komunikasi Publik

Di Tengah Gempuran Misinformasi, Menkomdigi Minta Humas Perkuat Ketepatan dan Kecepatan Komunikasi Publik

Komdigi
Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi
Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Komdigi
Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Komdigi
Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Komdigi
Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Komdigi
Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Komdigi
Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Komdigi
Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Komdigi
Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Komdigi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com