LKBN Antara dan Bernama Jalin Kerja Sama, Menkominfo: Saatnya Bangun Konvergensi Berimbang

Kompas.com - 11/11/2021, 11:35 WIB
A P Sari,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate mengingatkan pentingnya adopsi teknologi digital pada era disrupsi teknologi.

“Itu sebagai wujud nyata transformasi digital di tingkat masyarakat dan pemerintah,” tutur Johnny, dikutip dari kominfo.go.id, Kamis (11/11/2021).

Menurut dia, adopsi teknologi memungkinkan konvergensi media dapat menumbuhkan ekosistem yang seimbang antara media konvensional dan media baru.

“Saatnya membangun konvergensi dan playing field yang berimbang antara media konvensional dengan media baru. Itu tidak ada pilihan yang lain selain adopsi teknologi,” tuturnya.

Baca juga: Menkominfo Minta Warga Peringati Hari Pahlawan dengan Berjuang Lawan Pandemi

Salah satu cara untuk mewujudkan hal itu, kata Johnny, adalah lewat pengembangan hubungan kerja sama regional antara Indonesia dengan Malaysia di bidang media.

Menurutnya, kerja sama pemberitaan dan penyebaran informasi antara Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara dan Kantor Berita Bernama perlu menerapkan adopsi teknologi digital dalam penyebarluasan informasi.

“Saya tentu sangat mendukung kerjasama regional antara LKBN Antara dengan Bernama, karena ini banyak program-program yang bisa kita angkat, khususnya yang terkait dengan kehidupan masyarakat,” ujar dia.

Pernyataan tersebut disampaikan Johnny usai menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara LKBN Antara dengan Bernama di The Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Benarkan Pertemuan Menkominfo dan Komisi I Bahas RUU PDP, Anggota DPR: Masih Penjajakan

Selain disaksikan langsung Menkominfo Johnny Gerard Plate, penandatanganan MoU itu juga  disaksikan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob.

Johnny berujar, Indonesia dan Malaysia memiliki aspek kultur yang sama sebagai dasar pegembangan dan pertukaran program. Ini akan sangat membantu hubungan masyarakat kedua negara negara makin erat.

Oleh karenanya, dia berharap kerja sama tersebut bisa mengadopsi teknologi informasi untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Sebab, lanjut dia, relasi yang terjalin dari kerja sama tidak hanya dipegang pemerintah, tetapi juga masyarakat di dua negara.

Baca juga: Lewat Simulcast, Menkominfo Ajak Lembaga Penyiaran Beralih ke Siaran Digital

“Saya juga menyampaikan dan mengingatkan agar baik LKBN Antara maupun Bernama, perlu juga segera mengadopsi teknologi digital sebagai medium transmisi informasi,” jelasnya.

Komitmen dorong industri media

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate.DOK. kominfo.go.id Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate.

Dalam kesempatan itu, Johnny menyatakan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus mendorong industri media.

Salah satunya diwujudkan lewat kerja sama LKBN Antara dan Bernama dalam mengembangkan komunikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Tujuannya adalah agar masyarakat di dua negara bisa mengambil peran signifikan dalam kerja sama yang berlangsung.

Baca juga: Minta Menkominfo Blokir PUBG, Gubernur Aceh: Agar Syariat Islam Terlaksana...

“Kita juga harus mendorong kerja sama regional dan bilateral Indonesia dengan Malaysia perlu disampaikan pada masyarakat, agar masyarakat di dua negara bisa mengambil bagian di dalamnya,” ujarnya.

Johnny pun berharap masyarakat bisa memahami, mengerti, dan mendapatkan informasi secara cepat dan akurat.

“Bahkan pada gilirannya masyarakat akan turut serta mengambil bagian dengan baik dalam mengisi program pembangunan di negara masing-masing,” harapnya.

Lebih lanjut, Johnny berharap masyarakat Indonesia dan Malaysia bisa berpartisipasi dalam kerja sama bilateral dan regional untuk mempercepat transformasi digital.

“Kita harus melakukan akselerasi transformasi digital, baik di Indonesia maupun kawasan. Di kawasan ASEAN telah memiliki roadmap digital ASEAN, ini yang harus kita terjemahkan di dalam program-program konkret di member country-nya, di negara-negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia dan Malaysia,” jelasnya.

Baca juga: 20 Tahun Berdiri, Kemenkominfo Kawal Transformasi Digital secara Progresif dan Visioner

MoU LKBN Antara dan Bernama

Direktur Utama (Dirut) Perum LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat menerangkan, penandatanganan MoU antara dua kantor berita tersebut ditujukan untuk memperkuat kerja sama dalam pemberitaan dan informasi melalui berbagai platform media.

“MoU yang kami sepakati hari ini merupakan sebuah peningkatan kerja sama Antara dan Bernama. Saya berharap kedua kantor berita dapat bekerja dengan erat dan terus memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan di sejumlah sektor,” ujarnya.

Tak hanya itu, MoU tersebut juga ditujukan untuk memperkuat pendistribusian berita dan penyiaran informasi melalui televisi dan media sosial itu.

Baca juga: Jabar Raih Tiga Gelar Anugerah Media Humas 2021 dari Kemenkominfo

Meidyatama percaya bahwa keberadaan MoU dapat menjadi alat tepat untuk menghadapi tantangan secara efektif yang dihadapi kantor berita resmi kedua negara.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Bernama Datuk Mokhtar Hussain menyatakan bahwa kerja sama bidang media antara Indonesia dan Malaysia dapat dioptimalkan sebagai loncatan untuk melangkah maju di tengah tantangan arus media.

“Terutama bagi kedua kantor berita yang memanfaatkan teknologi terkini dalam mendapatkan maupun mendistribusikan berita dan informasi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kerja sama pertukaran berita antara LKBN Antara dan Bernama telah berlangsung selama beberapa dekade lalu.

“Kami ingat koresponden Bernama pertama di luar negeri ditempatkan di Jakarta pada Oktober 1971. Hubungan yang sangat erat itu menjadi bukti baik atas kerja sama yang dilakukan antara LKBN Antara dan Bernama selama ini," tuturnya.

Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Kemenkominfo Imbau Humas Ambil Peran Berjangka

Terkini Lainnya
Psikolog Soroti Bahaya Kecanduan Gadget, PP Tunas Jadi Perlindungan Tambahan

Psikolog Soroti Bahaya Kecanduan Gadget, PP Tunas Jadi Perlindungan Tambahan

Komdigi
Komdigi Siagakan 500 Posko, Pastikan Layanan Telekomunikasi dan Internet Tetap Lancar

Komdigi Siagakan 500 Posko, Pastikan Layanan Telekomunikasi dan Internet Tetap Lancar

Komdigi
Air Mengalir Kehidupan Bersemi, Saatnya Peduli dan Hemat Air

Air Mengalir Kehidupan Bersemi, Saatnya Peduli dan Hemat Air

Komdigi
PP Tunas Resmi Berlaku, Regulasi untuk Melindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Resmi Berlaku, Regulasi untuk Melindungi Anak di Ruang Digital

Komdigi
Refleksi Hari Kasih Sayang, Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital lewat PP Tunas

Refleksi Hari Kasih Sayang, Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital lewat PP Tunas

Komdigi
Di Tengah Gempuran Misinformasi, Menkomdigi Minta Humas Perkuat Ketepatan dan Kecepatan Komunikasi Publik

Di Tengah Gempuran Misinformasi, Menkomdigi Minta Humas Perkuat Ketepatan dan Kecepatan Komunikasi Publik

Komdigi
Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi
Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Komdigi
Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Komdigi
Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Komdigi
Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Komdigi
Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Komdigi
Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Komdigi
Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Komdigi
Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Komdigi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com