Tiga Inovasi Pelayanan Publik Harumkan Nama Indonesia di Level Dunia

Kompas.com - 26/06/2026, 09:58 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kabar baik untuk Indonesia datang dari Georgia. Tiga inovasi pelayanan publik asal Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan pada ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026 yang digelar di Tbilisi, Georgia, Kamis (25/6/2026).

Inovasi Berdaya Srikandi oleh Srikandi dari Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulses), ditetapkan sebagai pemenang kategori Gender-responsive Public Services.

Selain itu, dua inovasi dari Tanah Air juga mendapatkan Honourable Mention pada dua kategori yang berbeda.

Pertama, inovasi Pembangunan Pengelolaan Keuangan dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kategori Transparent and Accountable Public Institutions to Achieve the SDGs.

Baca juga: Prabowo Mau Perkuat Aparat Hukum: KPK, BPKP, Jaksa Agung, Berapa Kau Butuh? Saya Penuhi

Kedua, inovasi Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia (MAGMA Indonesia) milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada kategori Delivering Inclusive and Equitable Services to Leave No One Behind.

Wakil Menteri (Wamen) Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto, yang mendampingi para inovator, menyampaikan sukacita atas kemenangan yang diraih Indonesia.

“Dari 12 penghargaan yang diberikan, Indonesia berhasil mendapatkan tiga penghargaan. Selamat untuk Indonesia,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (26/6/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh United Nations Under-Secretary-General for Economic and Social Affairs Li Junhua dan Minister of Justice Georgia HE Paata Salia.

Baca juga: PBB Desak Raksasa Teknologi Transparan Soal Dampak Lingkungan dari AI

Penghargaan diterima langsung Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP Setya Nugraha, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria.

Pada 2026, lebih dari 700 proposal inovasi pelayanan publik diajukan oleh 62 negara dan terpilih 12 inovasi yang diberikan penghargaan.

Para penerima penghargaan tahun ini dinilai telah memberikan solusi tantangan pelayanan publik di tingkat nasional atau regional, serta mampu meningkatkan kemampuan administrasi publik dengan tetap mengedepankan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Beberapa pemenang juga telah memanfaatkan teknologi informasi, kecerdasan buatan, serta pemerintahan digital.

Baca juga: Pemerintah Indonesia-Republik Korea Teken Kerja Sama Perkuat Pemerintah Digital

Tiga inovasi tembus UNPSA 2026

Inovasi Berdaya Srikandi untuk Srikandi yang diinisiasi sejak 2017 bertujuan memberdayakan perempuan pesisir dengan fokus pada peningkatan pendapatan perempuan melalui kegiatan ekonomi kreatif.

Inovasi tersebut melibatkan perempuan lulusan perguruan tinggi setempat sebagai fasilitator dan memberdayakan perempuan menjadi angkatan kerja melalui kegiatan ekonomi produktif.

Berdaya Srikandi untuk Srikandi bertujuan meningkatkan peran, kapasitas, dan keseteraan perempuan dalam mendukung ekonomi keluarga untuk mengatasai kerawanan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.

Inovasi tersebut telah meraih Top 40 Inovasi pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) pada 2020.

Baca juga: Pramita Dewi, Srikandi Penjaga Keandalan Listrik dari Puncak Tower Flores

Sementara itu, inovasi Siskeudes dari BPKP merupakan pengembangan aplikasi di ranah keuangan dan pembangunan desa.

Melalui Siskeudes, terdapat pengawalan proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan, dan pelaporan keuangan secara elektronik.

Inovasi tersebut telah membantu mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang akuntabel karena mengharuskan keseragaman sistem atau standar baku sehingga memudahkan kompilasi data keuangan desa.

Inovasi Siskeudes juga telah meraih Top 99 Inovasi pada KIPP 2023. Di tahun berikutnya, Siskeudes berhasil masuk Top Inovasi Kelompok Keberlanjutan pada pelaksanaan Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi (PKRI).

Baca juga: Klaim soal WFH ASN Setiap Jumat: Pelayanan Publik Terjaga, Kinerja di Atas Target

MAGMA Indonesia merupakan aplikasi multiplatform yang hadir sejak 2015 dalam bentuk web dan mobile yang berisikan data informasi dan rekomendasi kebencanaan geologi terintegrasi mencakup gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah yang disajikan secara kuasi-realtime dan interaktif.

Inovasi tersebut menghasilkan data dasar gunung api yang lebih terstruktur untuk kebutuhan analisis yang akan meningkatkan kecepatan proses pengolahan dan analisis data sebagai rekomendasi teknis mitigasi bencana geologi.

Reformasi birokrasi semakin nyata

Kementerian PANRB memandang keberhasilan Indonesia pada UNPSA 2026 sebagai pencapaian bersama.

Sejumlah inovasi yang diakui dunia itu lahir dari komitmen kuat instansi pemerintah, interaksi aktif dengan masyarakat, pemanfaatan umpan balik pengguna layanan, serta konsistensi dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Keberhasilan tersebut juga membuktikan bahwa agenda reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia terus bergerak ke arah yang semakin nyata.

Baca juga: Dari Reformasi Birokrasi ke Resentralisasi

Inovasi tidak lagi dipahami sebatas penggunaan teknologi, tetapi juga sebagai kemampuan pemerintah untuk menghadirkan solusi yang relevan, inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Wamen Purwadi menyampaikan bahwa penghargaan itu menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Indonesia telah diakui dunia dan dapat bersaing dengan negara lain.

Kehadiran Indonesia pada UNPSA 2026 juga menandakan bahwa Kementerian PANRB sebagai instansi pembina pelayanan publik terus berkomitmen mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik di Indonesia secara menyeluruh.

Pengakuan dunia terhadap Berdaya Srikandi, Siskeudes, dan MAGMA Indonesia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (pemda) di Indonesia untuk terus memperkuat budaya inovasi.

Baca juga: Inovasi Baru Ketua RT di Gandaria Jaksel, Ajak Warga Pilah Sampah untuk Dijadikan Kompos

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut menjadi momentum untuk memperluas replikasi praktik baik, memperkuat kolaborasi antarlembaga, dan memastikan bahwa inovasi pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Dengan kemenangan ini, kami berharap pelayanan publik di Indonesia dapat semakin adaptif, inovatif, dan berkualitas. Kementerian PANRB senantiasa mendorong dan mendampingi instansi pemerintah dalam perbaikan pelayanan publik serta penguatan inovasi untuk dapat mengikuti perkembangan zaman dan situasi global,” tutur Purwadi.

Sekilas tentang UNPSA

Tiga inovasi asal Indonesia berhasil meraih penghargaan di ajang UNPSA 2026.Dok. Humas Kementerian PANRB Tiga inovasi asal Indonesia berhasil meraih penghargaan di ajang UNPSA 2026.

UNPSA merupakan ajang penghargaan prestisius di level internasional dalam bidang pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di bawah naungan United Nations Department of Economic and Social Affairs (UN DESA).

Terdapat empat kategori yang diperebutkan pada UNPSA 2026, yakni Delivering Inclusive and Equitable Services to Leave No One Behind; Gender-responsive Public Services; Transparent and Accountable Public Institutions to Achieve the SDGs; serta Participation and Public Engagement for Inclusive Decision-making.

Kemenangan tiga inovasi Indonesia pada UNPSA 2026 menambah daftar prestasi pelayanan publik Tanah Air.

Baca juga: Ketua Komisi II: Data Kependudukan Harus Jadi Basis Pelayanan Publik

Sebelumnya, Indonesia berhasil mendapatkan peringkat pertama pada 2018 dengan inovasi Sistem Early Diagnosis and Treatment (EDAT) dari Kabupaten Teluk Bintuni dan inovasi PetaBencana.id dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 2019.

Pada 2024, Inovasi Sistem Informasi Data Indeks Kerentanan (SIDIK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memenangkan kategori khusus Tackling Climate Change.

Sementara itu, inovasi Sayangi Dampingi Ibu Anak Kota Semarang (SAN PIISAN) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendapatkan predikat Honorable Mention untuk kategori Pelayanan Publik Responsif Gender.

Baca juga: Bisa untuk Klangenan, Pemkot Semarang Kembali Hidupkan Pasar Maling di Johar

Berikut daftar lengkap pemenang UNPSA 2026:

Kategori Delivering Inclusive and Equitable Services to Leave No One Behind

  • Inclusive and Equal Social Security Services for All, The State Social Protection Fund, Azerbaijan (Award winner)
  • Holistic Framework for Disability-Inclusive Governance (“Kalingyakap”), City Government of Carmona, Philippines (Award winner)
  • Early childhood education for stateless, undocumented, and ethnic minority children, Pang Mu Subdistrict Administrative Organization, Thailand (Award winner)
  • Creation of civil documentation for incarcerated individuals (“Identifique-se”), Secretariat of Justice of the State of Espírito Santo, Brazil (Honourable Mention)
  • Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment (“MAGMA”), Pusat Vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral / Center for Volcanology and Geological Hazard Mitigation, Ministry of Energy and Mineral Resources, Indonesia (Honourable Mention)

Kategori Gender-responsive Public Services

  • Berdaya Srikandi oleh Srikandi. Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan, Kota Parepare, Indonesia / A Cultural Approach in Improving the Economy of Coastal Women (“Berdaya Srikandi”), Agriculture, Marine, and Fisheries Office of Parepare City, Indonesia (Award winner)

Baca juga: PBB Peringatkan AI Perparah Bias Gender dan Kekerasan di Dunia Maya

Kategori Transparent and Accountable Public Institutions to Achieve the SDGs

  • Verify.gov.kh, Ministry of Post and Telecommunications, Cambodia (Award winner)
  • Preventive and Reactive Alert System, General Directorate of Public Procurement, Dominican Republic (Award winner)
  • National Data Bank & Estishraf, Saudi Data & AI Authority, Saudi Arabia (Award winner)
  • Pembangunan Pengelolaan Keuangan dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Indonesia / Village Financial System (“SISKEUDES”), Financial and Development Supervisory Agency, Indonesia (Honourable Mention)

Kategori: Participation and Public Engagement for Inclusive Decision-making

  • Fishing Agreements: Participatory Management of Territories in the Pará Amazon, Pará State Secretariat for the Environment, Climate and Sustainability, Brazil (Award winner)
  • Map4All: Inclusive Mapping for a Sustainable Future, Highland Research and Development Institute, Thailand (Award winner)

Terkini Lainnya
Tiga Inovasi Pelayanan Publik Harumkan Nama Indonesia di Level Dunia

Tiga Inovasi Pelayanan Publik Harumkan Nama Indonesia di Level Dunia

Kementerian PANRB
Bertemu Governor of South Australia, Menteri Rini Bahas Transformasi Digital hingga Akselerasi Pelayanan Publik

Bertemu Governor of South Australia, Menteri Rini Bahas Transformasi Digital hingga Akselerasi Pelayanan Publik

Kementerian PANRB
E-Learning ASN Berintegritas Diluncurkan, Menteri Rini Paparkan 5 Pilar Penguatan Integritas ASN

E-Learning ASN Berintegritas Diluncurkan, Menteri Rini Paparkan 5 Pilar Penguatan Integritas ASN

Kementerian PANRB
Menteri Rini Paparkan Kinerja Kementerian PANRB 2026 dan Rencana Anggaran 2027 ke DPR RI

Menteri Rini Paparkan Kinerja Kementerian PANRB 2026 dan Rencana Anggaran 2027 ke DPR RI

Kementerian PANRB
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

Kementerian PANRB
Membumikan Nilai Pancasila, Benang Merah ‘Transformasi Melayani Negeri’: Dari Ideologi ke Pelayanan Masyarakat

Membumikan Nilai Pancasila, Benang Merah ‘Transformasi Melayani Negeri’: Dari Ideologi ke Pelayanan Masyarakat

Kementerian PANRB
Indonesia Bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5 untuk Bangun Masa Depan Digital yang Inklusif

Indonesia Bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5 untuk Bangun Masa Depan Digital yang Inklusif

Kementerian PANRB
Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Kementerian PANRB
Optimalisasi PHTC Presiden, Kementerian PANRB–Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

Optimalisasi PHTC Presiden, Kementerian PANRB–Kemenkes Fokus Perkuat SDM Kesehatan

Kementerian PANRB
Pemerintah Indonesia-Republik Korea Teken Kerja Sama Perkuat Pemerintah Digital

Pemerintah Indonesia-Republik Korea Teken Kerja Sama Perkuat Pemerintah Digital

Kementerian PANRB
Semangat Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Kolaborasi Reformasi Birokrasi

Semangat Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Kolaborasi Reformasi Birokrasi

Kementerian PANRB
Menteri PANRB Jelaskan Peran Strategis Perguruan Tinggi untuk Siapkan Talenta Digital

Menteri PANRB Jelaskan Peran Strategis Perguruan Tinggi untuk Siapkan Talenta Digital

Kementerian PANRB
Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Instansi dalam Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Wamen PANRB Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Instansi dalam Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Kementerian PANRB
Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos untuk Dorong Produktivitas Masyarakat

Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos untuk Dorong Produktivitas Masyarakat

Kementerian PANRB
Pemerintah Pastikan Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir soal Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD

Pemerintah Pastikan Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir soal Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD

Kementerian PANRB
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com