Indonesia Ajak 16 Negara Sahabat Bahas Pembangunan Desa

Kompas.com - Jumat, 25 Agustus 2017
Indonesia Ajak 16 Negara Sahabat Bahas Pembangunan DesaWakil Presiden Jusuf Kalla membuka Village Development Forum 2017 yang diikuti 16 negara di kantor Wakil Presiden RI, Kamis (24/8/2017)


KOMPAS.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka kegiatan Village Development Forum (VDF) 2017 di kantor Wakil Presiden, Kamis (24/8/2017). VDF 2017 yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) diikuti oleh 16 negara.

Forum pertemuan dan ajang tukar pikiran tersebut melibatkan para pengambil kebijakan serta praktisi pembangunan perdesaan dari berbagai negara.

“Forum ini sebagai media berbagi pengalaman dari apa yang sudah dilakukan di masing-masing negara. Pemerintah ingin meningkatkan nilai tambah dan kesempatan di pedesaan. Perhatian kita di pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan pendidikan supaya dapat dinikmati masyarakat perdesaan,” ujar Jusuf Kalla saat membuka VDF 2017.

Ia mengatakan, kebijakan dana desa yang kini dicanangkan oleh pemerintah menjadi upaya untuk mempercepat kemandirian desa. Dengan pengakuan pemerintah pusat kepada desa, diharapkan desa dapat berdaulat menentukan arah pembangunan sesuai kebutuhannya.

“Pembangunan jalan, kesehatan, dan lainnya itu semua ditujukan ke desa, tapi butuh inisiatif dari desa sendiri. Kami tentu berharap desa akan menemukan satu produk yang akan dilakukan desa itu sendiri. Kalau tidak maju dan mampu secara ekonomi serta kurangnya produktivitas, maka akan terjadi urbanisasi,” ujarnya.

Baca: PNS Kemendes Patungan Gunakan Uang Pribadi untuk Menyuap Auditor BPK

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan, program dana desa kini semakin diperhatikan sejumlah negara sahabat. Dengan diselenggarakannya VDF, lanjutnya, maka perwakilan dari masing-masing negara dapat saling berbagi pengalaman mengenai konsep pembangunan desa.

“VDF bertujuan untuk menambah referensi dan wawasan mengenai pembangunan pedesaan di negara-negara lain. Saya juga senang bahwa program dana desa ini banyak diperhatikan berbagai negara. Program ini bukan hanya yang pertama di Indonesia, melainkan di dunia. Misalnya, FELDA di Malaysia dan Saemaul Undong di Korea Selatan saling berbagi pengalamannya,” katanya.

Program dana desa yang tergolong baru kerap memunculkan sejumlah persoalan. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia mengajak semua pihak untuk bersama mengawal kebijakan dana desa tersebut.

Perwakilan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia Fleur Davies mengatakan, pemerintah Australia merasa bangga bisa mendukung forum ini dan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia.

“Karena dana desa penting sekali untuk mengatasi masalah di desa. Kami juga melakukan kerjasama dengan Kemendes PDTT dalam konsep sister village, pelatihan sumber daya manusia, teknologi informasi, dan aplikasi ruang desa,” ujarnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak sejumlah negara untuk membangun desa. Village Development Forum yang diikuti 16 negara dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis (24/8/2017) Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak sejumlah negara untuk membangun desa. Village Development Forum yang diikuti 16 negara dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis (24/8/2017)

VDF 2017 bertema Representing Village: Democracy, Autonomy and Prosperity tersebut terdiri dari tiga rangkaian acara.

Pertama, Senior Executive Meeting (SEM) yang diikuti oleh sejumlah eksekutif senior dari beberapa negara yang sukses mengembangkan desa dan daerah pedesaan.

Kedua, plenary session sebagai forum diskusi yang menghadirkan narasumber dari tingkat nasional dan internasional yang akan berbicara tentang aspek sosiologi, politik, dan ekonomi desa. Ketiga, paralel workshop.

Kegiatan ini diikuti oleh 16 Duta Besar dan Konsul dari negara sahabat yakni Belgia, Belarusia, Kanada, Prancis, Italia, Hungaria, Malaysia, Venezuela, Sudan, Bosnia Herzegovina, Etiopia, Peru, Afrika Selatan, Yordania, Mozambik, dan Afganistan.

Selain itu, turut hadir enam lembaga penelitian asing bidang perdesaan, perwakilan pemerintah daerah, dan perguruan tinggi.

EditorKurniasih Budi
Komentar
Terkini Lainnya
Mendes PDTT: Dana Desa TIngkatkan Pendapatan Masyarakat Desa
Mendes PDTT: Dana Desa TIngkatkan Pendapatan Masyarakat Desa
Kemendes
Peran BUMDes Tingkatkan Kesejahteraan Warga Desa Sumber Urip
Peran BUMDes Tingkatkan Kesejahteraan Warga Desa Sumber Urip
Kemendes
Presiden Jokowi Ingatkan Dana Desa Harus Tepat Sasaran
Presiden Jokowi Ingatkan Dana Desa Harus Tepat Sasaran
Kemendes
Kisah Sukses Desa Kota Bani Menurunkan Angka Kemiskinan Warganya
Kisah Sukses Desa Kota Bani Menurunkan Angka Kemiskinan Warganya
Kemendes
Dana Desa Dongkrak Perekonomian Desa Kota Bani
Dana Desa Dongkrak Perekonomian Desa Kota Bani
Kemendes
Mendes PDTT Genjot Implementasi Program Inovasi Desa
Mendes PDTT Genjot Implementasi Program Inovasi Desa
Kemendes
Mendes PDTT Optimistis Tingkatkan 15.000 Desa Tertinggal
Mendes PDTT Optimistis Tingkatkan 15.000 Desa Tertinggal
Kemendes
Di Pertemuan IMF - World Bank, Peraih Nobel Ekonomi Puji Dana Desa
Di Pertemuan IMF - World Bank, Peraih Nobel Ekonomi Puji Dana Desa
Kemendes
Presiden dan Mendes PDTT Fokuskan Dana Desa untuk Pemberdayaan SDM
Presiden dan Mendes PDTT Fokuskan Dana Desa untuk Pemberdayaan SDM
Kemendes
Jadi Transmigran, Kualitas Hidup 2 Juta Penduduk Indonesia Meningkat
Jadi Transmigran, Kualitas Hidup 2 Juta Penduduk Indonesia Meningkat
Kemendes
Posko Bencana Kemendes PDTT di Palu Mampu Tampung 2.000 Pengungsi
Posko Bencana Kemendes PDTT di Palu Mampu Tampung 2.000 Pengungsi
Kemendes
Kopi Arabika Asal Situbondo Tembus Pasar Amerika Serikat
Kopi Arabika Asal Situbondo Tembus Pasar Amerika Serikat
Kemendes
Makan Ikan Segar Asal Berau, Tak Perlu Lagi Terbang ke Borneo
Makan Ikan Segar Asal Berau, Tak Perlu Lagi Terbang ke Borneo
Kemendes
BUMDes Dongkrak Produk Unggulan Desa Terpencil
BUMDes Dongkrak Produk Unggulan Desa Terpencil
Kemendes
Paduan Keindahan Alam dan Aroma Kopi Arabika di Desa Cupunagara
Paduan Keindahan Alam dan Aroma Kopi Arabika di Desa Cupunagara
Kemendes