Kasatgas PRR Tito Karnavian Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kompas.com - 11/02/2026, 15:31 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian memaparkan berbagai progres pemulihan pascabencana yang dinilai berjalan signifikan.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Tito menjelaskan berbagai upaya penanganan yang terus dilakukan, salah satunya pengerahan banyak alat berat serta personel dari lintas kementerian dan lembaga, termasuk mahasiswa dan taruna sekolah kedinasan, untuk terlibat langsung di lapangan

"Semua upaya dilakukan untuk percepatan pemulihan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Pemulihan Bencana di Sumatera Capai 70 Persen, 37 Daerah Kembali Normal

Berdasarkan laporan harian Posko Satgas per Selasa (10/2/2026), jumlah pengungsi di tiga wilayah terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan angka penurunan yang signifikan.

Sebelumnya, pada 2 Desember 2025, jumlah pengungsi tercatat mencapai 2.178.269 orang. Kini, jumlah pengungsi telah berkurang menjadi 74.369 orang yang tersebar di tiga provinsi. 

Dalam konferensi tersebut, Tito menyoroti progres pembersihan lumpur yang terus berjalan. Di Provinsi Aceh, sebanyak 156 dari 263 lokasi sasaran telah selesai dibersihkan, sedangkan 107 lokasi masih dalam proses.

Di Sumut, pembersihan lumpur telah selesai di 4 dari 11 lokasi dan sisanya masih dalam proses. Sementara itu, Sumbar telah menuntaskan pembersihan lumpur di seluruh 29 lokasi sasaran.

Baca juga: Tak Lagi Menembus Lumpur, Warga Cipelah Akhirnya Meminang Jalan Mulus

Selain persoalan lumpur, sektor pelayanan dasar juga menjadi perhatian utama. Seluruh fasilitas kesehatan terdampak di tiga provinsi tersebut dilaporkan tetap berfungsi.

Di Aceh, dua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang rusak berat tetap memberikan pelayanan di luar gedung. Adapun ribuan fasilitas pendidikan terdampak di ketiga provinsi terus didorong agar segera kembali beroperasi normal.

Pada sektor infrastruktur, Tito mencatat pemulihan ketenagalistrikan dan telekomunikasi menunjukkan capaian positif.

Listrik dan jaringan internet di Sumbar dilaporkan sudah pulih 100 persen, sementara Aceh dan Sumut hampir sepenuhnya pulih, kecuali base transceiver station (BTS) yang masih dalam proses penanganan.

Baca juga: Jaringan Listrik di Sumatera Berangsur Pulih, Daerah Terpencil Masih Pakai Perangkat Darurat

Di sisi lain, pembangunan sumur bor dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat juga terus dipercepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Pemulihan ekonomi dan hunian

Pada kesempatan tersebut, Tito turut menekankan pentingnya pemulihan ekonomi lokal. Aktivasi pasar rakyat terdampak bencana di ketiga provinsi telah berjalan secara fungsional, sehingga roda perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak.

Selain itu, lebih dari 2.000 rumah ibadah di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah kembali difungsikan.

Terkait bantuan tempat tinggal, pembangunan hunian sementara ( huntara) terus dikebut. Data terbaru menyebutkan bahwa sebanyak 5.489 dari 17.036 unit di tiga provinsi telah selesai dibangun.

Sementara itu, pembangunan hunian tetap ( huntap) mulai berjalan dengan progres awal di Aceh dan Sumbar. Untuk mempercepat pembangunan huntap, Tito meminta proses administrasi dan teknis agar dapat segera dirampungkan.

Baca juga: Target Rampung April 2026, 103 Unit Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara Masih Proses Pengerjaan

Adapun terkait penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), Tito mengingatkan pentingnya percepatan pembukaan rekening dan penyaluran dana kepada masyarakat.

Hingga saat ini, realisasi penyaluran DTH di tiga provinsi telah mencapai hampir 50 persen, dengan capaian tertinggi di Sumbar.

Selain itu, untuk mempercepat pemulihan, personel dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), aparatur sipil negara (ASN), relawan, serta tenaga kesehatan (nakes) telah dikerahkan di daerah terdampak, dengan dukungan ribuan taruna dan mahasiswa sekolah kedinasan.

Terkini Lainnya
Mendagri Minta Jajaran Kemendagri Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden Prabowo

Mendagri Minta Jajaran Kemendagri Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden Prabowo

Kemendagri
Lantik 49 Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Tito Ingatkan Loyalitas dan Prestasi

Lantik 49 Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Tito Ingatkan Loyalitas dan Prestasi

Kemendagri
Kasatgas Tito: Listrik di Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Hampir Normal, Sumbar Sudah 100 Persen

Kasatgas Tito: Listrik di Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Hampir Normal, Sumbar Sudah 100 Persen

Kemendagri
Satgas PRR Percepat Pembangunan Hunian Pascabencana Sumatera

Satgas PRR Percepat Pembangunan Hunian Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera

Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera

Kemendagri
Satgas PRR Fokus Salurkan DTH Korban Bencana Sumatera Jelang Ramadhan

Satgas PRR Fokus Salurkan DTH Korban Bencana Sumatera Jelang Ramadhan

Kemendagri
Ratusan Lokasi Pembersihan Lumpur Tertangani, Kasatgas Tito Percepat Rehabilitasi

Ratusan Lokasi Pembersihan Lumpur Tertangani, Kasatgas Tito Percepat Rehabilitasi

Kemendagri
Kasatgas PRR Tito Karnavian Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kasatgas PRR Tito Karnavian Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito Tegaskan Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana

Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito Tegaskan Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana

Kemendagri
Kasatgas PRR Tito Ungkap Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Progres Signifikan

Kasatgas PRR Tito Ungkap Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Progres Signifikan

Kemendagri
TP PKK Pusat Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Bireuen, Aceh

TP PKK Pusat Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Bireuen, Aceh

Kemendagri
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, Mendagri–BPS Bahas Dashboard Data Tunggal

Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, Mendagri–BPS Bahas Dashboard Data Tunggal

Kemendagri
Inflasi Januari 2026 Terkendali, Mendagri Imbau Pemda Waspadai Harga Komoditas dan Perkuat Ketahanan Pangan

Inflasi Januari 2026 Terkendali, Mendagri Imbau Pemda Waspadai Harga Komoditas dan Perkuat Ketahanan Pangan

Kemendagri
Bersama Presiden Prabowo dan Jajaran Kabinet Merah Putih, Mendagri Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030

Bersama Presiden Prabowo dan Jajaran Kabinet Merah Putih, Mendagri Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030

Kemendagri
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana

Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com