Kemendag Sinergikan Program UMKM Bisa Ekspor dengan Perguruan Tinggi dan Kementerian UMKM

Kompas.com - 07/12/2024, 12:07 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng perguruan tinggi dan Kementerian UMKM dalam menyinkronkan program Usaha Mikro Kecil dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM Bisa Ekspor).

Sinergi tersebut bertujuan untuk memperkuat pengembangan serta implementasi program UMKM Bisa Ekspor, agar semakin efektif dan berdampak.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam acara High-Level Dialogue Urun Rembug terkait UMKM Bisa Ekspor di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (6/12/2024).

“Melalui program UMKM Bisa Ekspor yang kami inisiasi, kami berharap dapat tercipta sinkronisasi dalam pembinaan UMKM, yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Kami juga ingin memperkuat ekosistem serta kebijakan UMKM Bisa Ekspor dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki peran strategis,” ujarnya dalam siaran pers yang dikutip dari laman kemendag.go.id, Sabtu (7/12/2024).

Baca juga: Aturan Baru, UMKM Wajib Kantongi Kontrak Dagang di Ajang Pameran Ekspor

Budi menjelaskan, Kemendag memiliki perwakilan di luar negeri yang dapat membantu memasarkan produk UMKM ke pasar global.

Di sisi lain, Kementerian UMKM memiliki UMKM binaan yang sudah siap ekspor, sedangkan perguruan tinggi berperan dalam inkubasi bisnis dan mempersiapkan wirausaha untuk memasuki pasar ekspor.

“Sinergi ini adalah langkah yang baik untuk kami lakukan bersama-sama,” tutur Budi.

Acara High-Level Dialogue juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro, serta Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza.

Selain itu, turut hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag Isy Karim, Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kemendag Fajarini Puntodewi, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Mardyana Listyowati, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag Moga Simatupang, serta Kepala Sekolah Ekspor Handito Joewono.

Budi menambahkan, untuk meningkatkan daya saing dan mempercepat suksesnya program UMKM Bisa Ekspor, Kemendag memiliki berbagai program pembinaan, seperti pengembangan produk, pengembangan pelaku usaha, serta pengembangan pasar ekspor.

Baca juga: Entredev 2024 Bantu Dongkrak Omzet UMKM Hingga Buka Akses Pasar Global

Dalam hal tersebut, Kemendag memiliki Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) yang melatih pelaku usaha untuk menjadi eksportir.

Kemendag juga memiliki Indonesia Design Development Center untuk memberikan konsultasi desain kepada pelaku usaha, dan pengembangan pasar dilakukan melalui optimalisasi peran perwakilan dagang di luar negeri.

Percepat integrasi UMKM ke pasar ekspor

Untuk diketahui, High-Level Dialogue bertujuan untuk merekomendasikan strategi yang dapat mempercepat integrasi UMKM ke dalam pasar ekspor dengan melibatkan perguruan tinggi lebih aktif dalam program UMKM Bisa Ekspor.

Dialog tersebut juga diadakan untuk menyusun rencana aksi yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor swasta dalam rangka memperkuat pengembangan ekspor nasional, khususnya dari kalangan UMKM dan eksportir pemula.

Rangkaian kegiatan Urun Rembug UMKM Bisa Ekspor yang berlangsung dari Kamis (5/12/2024) hingga Jumat (6/12/2024) ini diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, lembaga pelatihan, BUMN, dan unit terkait di Kemendag.

Diskusi panel pada Kamis (5/12/2024) menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, perbankan, dan sektor swasta dalam meningkatkan daya saing UMKM ekspor.

Beberapa poin penting yang muncul dalam diskusi tersebut antara lain kebijakan pengembangan ekosistem UMKM ekspor yang efisien, optimalisasi kerja sama perdagangan internasional, serta partisipasi aktif dalam pameran internasional, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Bank Muamalat Indonesia Berikan Bantuan Gerobak dan Modal untuk UMKM

Terkini Lainnya
Produk Perikanan, Dekorasi Rumah, hingga Kopi Bali Kian Diminati Konsumen Mancanegara

Produk Perikanan, Dekorasi Rumah, hingga Kopi Bali Kian Diminati Konsumen Mancanegara

Kemendag
Perdana Ekspor, Furnitur “Sorajati” Akhiri 2025 dengan Manis

Perdana Ekspor, Furnitur “Sorajati” Akhiri 2025 dengan Manis

Kemendag
Melaju dari Pintu Gerbang Indonesia Timur, Komoditas Unggulan Sulsel Tembus Pasar Tujuh Negara

Melaju dari Pintu Gerbang Indonesia Timur, Komoditas Unggulan Sulsel Tembus Pasar Tujuh Negara

Kemendag
Kalimantan Timur Bersinar: Ekspor Komoditas Unggulan Meluncur ke Mancanegara

Kalimantan Timur Bersinar: Ekspor Komoditas Unggulan Meluncur ke Mancanegara

Kemendag
Dari Makanan hingga Alas Kaki, Kisah Produk Jatim Tembus Pasar Dunia

Dari Makanan hingga Alas Kaki, Kisah Produk Jatim Tembus Pasar Dunia

Kemendag
Mendag Busan: Indonesia Siap Tandatangani FTA dengan Uni Ekonomi Eurasia

Mendag Busan: Indonesia Siap Tandatangani FTA dengan Uni Ekonomi Eurasia

Kemendag
Mendag Busan Serahkan Penghargaan Good Design Indonesia 2025 kepada 51 Produk

Mendag Busan Serahkan Penghargaan Good Design Indonesia 2025 kepada 51 Produk

Kemendag
Lewat Keterbukaan Informasi Publik, Kemendag Perkuat Fondasi Ekosistem Perdagangan

Lewat Keterbukaan Informasi Publik, Kemendag Perkuat Fondasi Ekosistem Perdagangan

Kemendag
Transaksi “Business Matching” UMKM Januari–Oktober 2025 Capai 130,17 Juta Dollar AS

Transaksi “Business Matching” UMKM Januari–Oktober 2025 Capai 130,17 Juta Dollar AS

Kemendag
JMFW 2026 Catat Transaksi 19,51 Juta Dollar, Lampaui Target dan Buktikan Daya Saing

JMFW 2026 Catat Transaksi 19,51 Juta Dollar, Lampaui Target dan Buktikan Daya Saing "Modest Fashion" Indonesia 

Kemendag
Resmi Tutup TEI Ke-40, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target Capai 22,80 Miliar Dollar AS

Resmi Tutup TEI Ke-40, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target Capai 22,80 Miliar Dollar AS

Kemendag
Kemendag Tutup Gelaran Pangan Nusa Expo 2025, Transaksi Tembus Rp 161 Miliar

Kemendag Tutup Gelaran Pangan Nusa Expo 2025, Transaksi Tembus Rp 161 Miliar

Kemendag
Dorong Daya Saing Produk Pangan Lokal, Mendag Busan Beri Penghargaan UKM Pangan Award

Dorong Daya Saing Produk Pangan Lokal, Mendag Busan Beri Penghargaan UKM Pangan Award

Kemendag
Hadir Perdana di TEI 2025, Paviliun UMKM BISA Ekspor Bukti Transformasi UMKM Tembus Pasar Global

Hadir Perdana di TEI 2025, Paviliun UMKM BISA Ekspor Bukti Transformasi UMKM Tembus Pasar Global

Kemendag
Transaksi

Transaksi "Business Matching" UMKM hingga Agustus 2025 Capai 90,90 Juta Dollar AS

Kemendag
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com