Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kompas.com - 15/10/2025, 15:16 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat memperkuat barisan pengawas program prioritas nasional

Wakil Menteri Sosial ( Wamensos) Agus Jabo Priyono menyebutkan, penguatan pengawasan itu bisa dilakukan organisasi kepemudaan ( OKP). 

Dia pun mengajak berbagai OKP untuk turun gunung mengawal tiga agenda besar Presiden Prabowo Subianto.

Agenda tersebut, yakni Digitalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional ( DTSEN), Sekolah Rakyat (SR), dan Bantuan Sosial (Bansos) Tepat Sasaran. 

“Semua, ayo bersinergi. Kita ingin masyarakat mandiri dan berdaya,” ujarnya dalam audiensi bersama OKP di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Selasa (14/10/2025). 

Baca juga: 467 Penerima Bansos di Kota Kediri Dicoret Kemensos karena Terindikasi Judol

Adapun sejumlah OKP yang hadir dalam acara itu, antara lain Gerakan Pemuda Islam (GPI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( Kammi), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi), Pelajar Islam Indonesia ( PII), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). 

Agus pun mengapresiasi komitmen dan masukan OKP untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Terima kasih atas masukannya. Ini narasi besar, agenda besar, dan bangsa ini bisa bangkit karena mempertahankan jati diri,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com. 

Pada kesempatan itu, Agus menekankan pentingnya DTSEN sebagai fondasi data yang akurat dalam penyaluran bansos dan pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas presiden. 

Ia menegaskan, seluruh program harus berbasis data agar tepat sasaran.

Baca juga: Komisi VII Setujui Anggaran Rp 84,4 Triliun Kemensos Tahun Depan, Buat Apa Saja?

“Sudah bukan eranya lagi bekerja tidak berdasarkan data. Presiden ingin Sekolah Rakyat menjadi instrumen untuk memutus transmisi kemiskinan,” terang Agus.

Lebih lanjut, dia mengutip semangat perjuangan Pangeran Diponegoro dalam membangun pendidikan berbasis nilai dan kebangsaan.

Agus menegaskan, Sekolah Rakyat adalah hilir dari perjuangan bersama dalam mencerdaskan dan memberdayakan bangsa.

“Kalau kawan-kawan ingin memberikan masukan, silakan. Kami menyadari bahwa di bawah masih ada praktik subyektif. Jadi, kami perlu bantuan dari semua pihak, termasuk OKP,” ujarnya.

Masukan dari OKP

Dalam audiensi tersebut, masing-masing perwakilan OKP menyampaikan pandangan dan komitmennya terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat dan program prioritas presiden lainnya. 

Baca juga: Kuota Sekolah Rakyat Rintisan Sragen Hampir Penuh, Pendaftaran Ditutup 17 Oktober

GPI menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan proyek masa depan bangsa yang harus dikawal bersama antara pemuda dan Kemensos. 

Sementara itu, Kammi menggarisbawahi perlunya kolaborasi konkret dalam memperkuat data penerima bansos serta menyinergikan program Koperasi Desa Merah Putih dengan gerakan pemuda di daerah.

Perwakilan Semmi menyoroti masih adanya kelompok masyarakat rentan, termasuk lansia, yang membutuhkan perhatian khusus. 

Mereka mengusulkan penguatan pendidikan berbasis komunitas melalui gagasan pesantren lansia sebagai bagian dari upaya pemberdayaan sosial. 

Hal serupa diungkapkan PII yang menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Presiden. OKP ini juga mendorong perluasan akses Sekolah Rakyat agar menjangkau lebih banyak pelajar yang termarjinalkan. 

Baca juga: Cek Bansos September 2025 Kini Pakai DTSEN, Begini Caranya

Tak kalah penting, LMND menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program negara agar benar-benar berpihak kepada rakyat.

Pengawalan itu dilakukan dengan semangat melawan eksploitasi dan praktik birokrasi yang tidak berpihak pada masyarakat kecil.

Untuk diketahui, pertemuan itu menegaskan tekad bersama antara Kemensos dan organisasi kepemudaan untuk memastikan pelaksanaan program prioritas presiden berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan, dengan semangat gotong royong dan nasionalisme.

 

 

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com