Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kompas.com - 17/08/2025, 11:57 WIB
Aningtias Jatmika,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sebanyak 100 siswa dan siswi Sekolah Rakyat dari berbagai daerah tampil sebagai paduan suara untuk memeriahkan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025).

"Adik-adik paduan suara yang hari ini tampil mewakili Sekolah Rakyat dari beragam daerah. Tentu saya sangat bangga dengan penampilan mereka. Kami berharap ini dapat memotivasi siswa-siswi lain,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu.

Para siswa membawakan lagu Hari Merdeka setelah prosesi penaikan bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Siswa yang ikut serta datang dari berbagai pelosok negeri. Dari ujung barat, hadir seorang murid Sekolah Rakyat Masyarakat Aceh (SRMA) 01 Aceh Besar yang bernaung di Sentra Darussa’adah. Dari Kalimantan Selatan, tampil pula seorang siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjar Baru.

Wilayah timur Indonesia juga turut berkontribusi. Dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, seorang murid Sekolah Rakyat Masyarakat Pelajar (SRMP) 19 yang bernaung di Sentra Efata ikut memperkuat barisan suara.

Sementara dari Papua, seorang siswa SRMA 29 Jayapura hadir membawa semangat dari Bumi Cenderawasih. Tak ketinggalan, Sulawesi Selatan mengirimkan perwakilan melalui SRMP 23 Makassar dan Jawa Barat diwakili seorang siswa SRMP 11 Bandung Barat dari Sentra Wyataguna.

Baca juga: Ratusan Warga Perbatasan NTT Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di RTP Insana Utara

Selain itu, empat sekolah mengirimkan rombongan besar masing-masing sebanyak 18 siswa. Mereka berasal dari SRMA 10 Jakarta (Pusdiklatbangprof), SRMA 13 Bekasi (STPL), SRMA 9 Jakarta (Sentra Mulya Jaya), serta SRMA 12 Bogor (Sentra Galih Pakuan). Kehadiran mereka membuat formasi paduan suara semakin meriah.

Tidak hanya itu, dua sekolah lainnya juga berpartisipasi dengan mengirimkan 11 murid. Mereka adalah siswa dari SRMP 10 Bogor (STIS Cibinong) dan SRMP 6 Jakarta Timur (Sentra Handayani).

Antusiasme para siswa

Sejumlah kisah menarik turut mewarnai keikutsertaan mereka. Naila (12), murid asal Makassar, menjadi salah satu di antaranya. Penampilannya sempat membuat Presiden Prabowo Subianto terharu. Momen itu pun meneguhkan tekad Presiden untuk menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca juga: Sekolah Rakyat Margaguna Jaksel Kirim Tim Paskibra ke Istana Merdeka

Ada pula Rasya, siswa SRMP 10 Bogor. Ia mendapat undangan khusus dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya untuk menyaksikan penampilan Paskibraka secara langsung di Istana Negara.

Undangan itu diberikan setelah Teddy berdialog dengan para murid SRMP 10 Bogor dan SRMA 12 Bogor pada 27 Juli 2025. Dalam pertemuan itu, Rasya mengaku bercita-cita menjadi Paskibraka karena sering menyaksikan upacara 17 Agustus melalui televisi.

Selain Rasya, ada juga Jaka (15), murid SRMA 12 Bogor yang berkesempatan mendapatkan jersey Timnas Indonesia dari Seskab Teddy.

Kisah lain datang dari Erni Andayani, siswi SRMA 12 Bogor. Ia menuliskan sepucuk surat sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas gagasan pendirian Sekolah Rakyat.

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com