DWP Kemensos Gandeng Portadin Wujudkan Layanan Inklusif untuk Disabilitas

Kompas.com - 11/08/2025, 10:45 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penasehat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial (Kemensos) RI sekaligus Penasehat Pusat Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin), Fatma Saifullah Yusuf, menekankan pentingnya menciptakan ekosistem inklusif untuk membantu disabilitas di berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, informasi, vokasi, dan lain sebagainya.

“Kita perlu menciptakan ekosistem inklusi pendidikan yang tidak hanya memberikan akses, tetapi juga mendukung keberhasilan mereka di dalam proses belajar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (11/8/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Fatma saat menjadi keynote speaker dalam acara Gebyar Portadin di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Kamis (7/8/2025).

Kegiatan yang digelar DWP Kemensos dengan Dewan Pengurus Pusat Portadin itu mengusung tema “Ekosistem Inklusi Pendidikan dan Peluang Usaha Berbasis Disabilitas”.

Baca juga: Mengenal Sekolah Rakyat, Akses Pendidikan Gratis untuk Anak-anak Miskin Mulai Juli 2025

Dalam paparannya, Fatma menegaskan, inklusi pendidikan bukan berarti sekadar memberikan akses fisik ke sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang ramah, didukung dengan guru yang terlatih, materi yang sesuai, dan kurikulum yang inklusif.

Dengan pendidikan inklusif, setiap anak diharapkan dapat belajar dan berkembang secara optimal.

Terkait pemberdayaan penyandang disabilitas, Fatma menjelaskan bahwa Kemensos memiliki program yang berperan krusial dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca juga: Gebyar Portadin 2025: Panggung Semangat Inklusi Anak Disabilitas

Program tersebut mencakup dukungan pendidikan inklusif dan pemberdayaan ekonomi, antara lain pelatihan keterampilan untuk memasuki dunia kerja dan wirausaha.

"Peluang usaha berbasis disabilitas juga harus menjadi fokus kita. Dengan hubungan yang tepat, penyandang disabilitas bisa menjadi wirausahawan sukses," jelas Fatma.

Ia mengungkapkan bahwa Kemensos juga hadir melalui program dukungan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) disabilitas yang mencakup akses modal, pelatihan fisik, dan pemasangan produk.

Baca juga: Belasan Pelaku UMKM Disabilitas Buka Sentra Kuliner di Lembang

Pentingnya kolaborasi lintas sektor

Penasehat I DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf menarikan Tarian Maumere bersama anak-anak disabilitas dalam acara Gebyar Portadin di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Kamis (7/8/2025).Dok. Humas Kemensos Penasehat I DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf menarikan Tarian Maumere bersama anak-anak disabilitas dalam acara Gebyar Portadin di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Kamis (7/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Fatma juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan untuk mewujudkan ekosistem inklusif.

Menurutnya, anak-anak disabilitas membutuhkan lingkungan yang dibangun bersama oleh semua pihak.

“Mari kita terus bergandengan tangan, saling menguatkan, dan membangun ekosistem yang mendukung agar anak-anak kita, apapun latar belakangnya, dapat tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, percaya diri, dan mandiri,” ucap Fatma.

Ia juga mendorong pengembangan talenta anak, baik di bidang seni, olahraga, maupun kreativitas lainnya, agar kelak mereka bisa tumbuh menjadi wirausahawan.

Baca juga: Ada Beasiswa Kuliner Internasional bagi Talenta Indonesia

Fatma mengapresiasi para orangtua dan anggota Portadin yang hadir dalam acara tersebut.

Sebagai pembina Portadin sekaligus seorang ibu, ia memahami besarnya cinta yang diberikan orangtua kepada anak-anaknya.

“Bapak Ibu adalah orangtua hebat karena mampu merawat dan membesarkan anak-anak istimewa yang kita cintai,” ujar Fatma.

Ia menyadari bahwa memiliki anak istimewa tidaklah mudah, dibutuhkan kekuatan fisik, kesabaran, dan keteguhan hati yang luar biasa agar bisa tetap tersenyum dan memberikan yang terbaik bagi buah hatinya di setiap kesempatan.

Baca juga: Supian Pastikan Layanan Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Gratis bagi Anak Disabilitas

Selvi Sarinah (38), penyandang disabilitas intelektual dari Yayasan Asih Budi, mengaku senang hadir di acara Gebyar Portadin. Ia terlihat sumringah saat membawakan Tari Ondel-ondel di panggung.

“Senang sekali, bisa menari ondel-ondel, bisa nyanyi juga. Senang banget,” ucap Selvi.

Menutup acara, Fatma bergabung menarikan Tari Maumere bersama anak-anak disabilitas, menciptakan momen penuh keceriaan di Gedung Aneka Bhakti.

Baca juga: Fatma Saifullah Yusuf Sebut Bahasa Isyarat sebagai Jembatan Komunikasi dengan Teman Tuli

Acara Gebyar Portadin turut menampilkan Tari Indang dari Portadin Bogor, Tari Ondel-ondel dari Portadin DKI Jakarta, serta atraksi karate dari Ikatan Sindrom Down Indonesia (ISDI) dan Yayasan Budi Asih.

Gebyar Portadin dihadiri 491 peserta secara luring dari berbagai wilayah Jakarta dan 31 sentra UMKM binaan Portadin yang menawarkan beragam produk, mulai dari aksesori buatan tangan, tas etnik, hingga makanan.

Acara tersebut juga dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf serta Menteri UMKM Maman Abdurahman, dan Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rahayu Saraswati selaku narasumber.

Turut mendampingi Fatma, Penasihat II DWP Kemensos Intan Agus Jabo dan Ketua DWP Kemensos Veronika Robben Rico.

Hadir pula, Wakil Ketua Umum Gerindra Sumarjati Arioso, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Eka Prastama, Ketua PPDI Norman Yulian, Penasihat Portadin Siswadi Abdul Rochim, Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi Anggara Hayun, serta perwakilan DPP Partai Demokrat Lilis Dedeh dan Sayyidah Muslimah.

Baca juga: Anggaran Komisi Nasional Disabilitas Jadi Rp 500 Juta, Gus Ipul: Hoaks! Masih Ada Rp 3 Miliar

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com