Gedung Sekolah Rakyat dan SLB Berdampingan di Kota Bandung, Kemensos Pastikan Aktivitas Keduanya Tak Saling Menganggu

Kompas.com - 16/07/2025, 21:07 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.comSekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 9 Kota Bandung resmi beroperasi di kompleks Sentra Wytaguna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat.

Sekolah Rakyat itu berdampingan langsung dengan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran. SRMP 9 bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran SLBN tersebut.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Supomo menegaskan bahwa keberadaan SRMP 9 tidak menggangu SLBN A Pajajaran 

“Gedung Sekolah Rakyat menggunakan bangunan terpisah. Bahkan saat ini lebih nyaman karena sudah selesai renovasi,” jelas Supomo dalam siaran persnya, Rabu 

Ia juga memastikan bahwa meskipun gedung SLB berada di area dan milik Sentra Wytaguna milik Kementerian Sosial (Kemensos), tapi tidak ada pengurangan kenyamanan bagi pelajar SLB akibat kehadiran Sekolah Rakyat.

Baca juga: Pembangunan 100 Sekolah Rakyat Ditargetkan Rampung Akhir Juli Ini

SRMP 9 Kota Bandung memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin, (14/7/2025).

Kepala Sekolah SRMP 9 Kota Bandung, Setia Nugraha, menjelaskan tahun 2025 sekolah menerima 50 peserta didik, terdiri dari 30 siswa laki-laki dan 20 siswi perempuan. Para siswa tinggal di asrama, dididik untuk mandiri, dan dibekali program karakter.

“Anak-anak kami latih untuk hidup mandiri. Di asrama, mereka dibiasakan bangun pagi, ibadah di masjid, olahraga, dan mengikuti pembelajaran seperti SMP pada umumnya," katanya.

"Bedanya, di Sekolah Rakyat ini ada tambahan pendidikan karakter, kebangsaan, penguasaan bahasa, dan keterampilan digital,” ujar Setia.

Lebih lanjut, Setia menjelaskan para siswa juga dikenalkan nilai-nilai kebersamaan dalam program asrama.

“Tujuannya membentuk pribadi unggul, berkarakter, dan siap bersaing,” tambahnya.

Baca juga: Raker dengan DPR, Gus Ipul Paparkan Realisasi Belanja Kemensos 2025 dan Kebijakan Belanja 2026

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Sekolah SLBN A Pajajaran, Rian Ahmad Gumilar, menyambut baik kehadiran Sekolah Rakyat di lingkungan yang sama.

Ia memastikan tidak ada gangguan pembelajaran di SLB. Saat ini, sebanyak 114 siswa SLB mengikuti MPLS, termasuk 26 peserta didik baru dari TK, SDLB, dan SMPLB.

Rian berharap akan ada kolaborasi positif antara kedua sekolah.

“Mudah-mudahan ke depan tercipta lingkungan inklusif. Anak-anak Sekolah Rakyat bisa mengenal dan memahami teman-teman berkebutuhan khusus, dan kami pun bisa beradaptasi dengan keberadaan mereka,” jelas Rian.

Dengan keberadaan dua lembaga pendidikan di satu kawasan, diharapkan dapat saling memperkuat dan membentuk lingkungan pendidikan yang ramah, inklusif, serta membangun karakter generasi penerus bangsa.

Terkini Lainnya
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Mensos Gus Ipul Temui Sinta Nuriyah Wahid, Antar Undangan Upacara 17 Agustus dari Presiden

Mensos Gus Ipul Temui Sinta Nuriyah Wahid, Antar Undangan Upacara 17 Agustus dari Presiden

Kemensos
Penyaluran Bansos Mengacu pada DTSEN, Gus Ipul: Ada Penerima Baru Setiap 3 Bulan

Penyaluran Bansos Mengacu pada DTSEN, Gus Ipul: Ada Penerima Baru Setiap 3 Bulan

Kemensos
Sekolah Rakyat Satukan MBG dan 3 Juta Rumah, Gus Ipul: Miniatur Pengentasan Kemiskinan

Sekolah Rakyat Satukan MBG dan 3 Juta Rumah, Gus Ipul: Miniatur Pengentasan Kemiskinan

Kemensos
Di Hadapan 8.500 Mahasiswa, Wamensos: Presiden Ingin Putus Kemiskinan lewat Sekolah Rakyat

Di Hadapan 8.500 Mahasiswa, Wamensos: Presiden Ingin Putus Kemiskinan lewat Sekolah Rakyat

Kemensos
Gus Ipul Copot 55.000 Penerima Bansos Tak Layak, 44.000 Lagi Menunggu Giliran

Gus Ipul Copot 55.000 Penerima Bansos Tak Layak, 44.000 Lagi Menunggu Giliran

Kemensos
Tingkatkan Efektivitas Penyaluran Bansos, Kemensos dan Himbara Percepat Burekol

Tingkatkan Efektivitas Penyaluran Bansos, Kemensos dan Himbara Percepat Burekol

Kemensos
Sekolah Rakyat Diapresiasi Wamen P2MI, Kemensos Komitmen Rutin Evaluasi

Sekolah Rakyat Diapresiasi Wamen P2MI, Kemensos Komitmen Rutin Evaluasi

Kemensos
DWP Kemensos Gandeng Portadin Wujudkan Layanan Inklusif untuk Disabilitas

DWP Kemensos Gandeng Portadin Wujudkan Layanan Inklusif untuk Disabilitas

Kemensos
Kick Off Program Laut Sebasah, Kemensos Salurkan Bantuan untuk Warga Muara Kamal

Kick Off Program Laut Sebasah, Kemensos Salurkan Bantuan untuk Warga Muara Kamal

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke