Ramah Anak dan Penyandang Disabiitas, TBI STPL Bekasi Hadir untuk Semua Lapisan Masyarakat

Kompas.com - 03/04/2025, 15:57 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

Aktivitas di Taman Baca Inklusi (TBI) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi, Jawa Barat.DOK. Kemensos Aktivitas di Taman Baca Inklusi (TBI) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Taman Baca Inklusi (TBI) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi yang dirancang ramah anak dan penyandang disabilitas hadir sebagai wadah literasi bagi Pemerlu Atensi Sosial (PAS),

Adapun Pas yang dimaksud baik dari anak-anak penerima manfaat (PM), residensial, maupun yang tidak tinggal di residen atau rusun. 

“Karena inklusif, kami terbuka untuk semua lapisan masyarakat,” kata penanggungjawab TBI, Ena Rudiah saat ditemui di lokasi, Kamis (3/4/2025).

Ena mengungkapkan, ada berbagai kegiatan yang dilakukan di TBI STPL. Mulai dari belajar membaca, menulis, dan menghitung (calistung), menggambar, mewarnai, hingga melukis sebagai media terapi atau art theraphy.

"Art theraphy itu terapi seni melukis yang diajar oleh Pak Andri (salah satu instruktur di TBI STPL),” ujar Ena dalam siaran persnya, Kamis (3/4/2025).

Baca juga: Program Baru, Kemensos Targetkan Keluarga Miskin Berdaya dengan UMKM

Ena menjelaskan, kegiatan belajar di TBI tidak dilakukan secara monoton atau formal. Melainkan dilaksanakan secara lebih menarik dan berdasarkan praktik.

Dia mencontohkan, Ucok, salah satu peserta penyandang disabilitas di TBI yang diberikan pembelajaran non-formal terkait materi berhitung.

“Misalnya, Bang Ucok ini diajarkan, karena dia jualan air mineral, air itu harganya per botol Rp 6.000, kalau kita belanja pakai uang Rp 20.000, kembaliannya berapa? Itu kan belajar berhitung juga ya,” jelas Ena.

Selain itu, TBI STPL juga telah dilengkapi berbagai buku bacaan, termasuk yang menggunakan huruf braille bagi penyandang disabilitas penglihatan atau tunanetra.

Taman Baca Inklusi (TBI) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi, Jawa BaratDOK. Kemensos Taman Baca Inklusi (TBI) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi, Jawa Barat

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan budaya baca di semua kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa, melatih percaya diri, hingga mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Poin pertamanya adalah tambang baca, tapi kita mengembangkan ke berbagai aspek. Jadi tambang baca ini berjalan, tapi di dalamnya banyak kegiatan yang juga untuk fungsi rehabilitasi sosial untuk masyarakat atau bagi pemerlu layanan kesehatan, untuk disabilitas, dan untuk anak sekolah,” ungkap Ena.

TBI STPL beroperasi setiap Senin-Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Selama berada di ruangan TBI, pihak pengelola menerapkan beberapa aturan, seperti anak-anak tidak boleh menggunakan gawai atau gadget. Hal ini bertujuan agar terjalin interaksi secara langsung antar peserta dan instruktur.

Baca juga: Program Baru, Kemensos Targetkan Keluarga Miskin Berdaya dengan UMKM

Ena menyebut, berdasarkan data yang dirangkum pihaknya, setiap bulan ada sekitar 200 anak dan remaja yang berkunjung di TBI.

“Kita rekap per bulan, karena di hariannya kita punya buku kunjungan,” ujarnya.

Terkini Lainnya
Ramah Anak dan Penyandang Disabiitas, TBI STPL Bekasi Hadir untuk Semua Lapisan Masyarakat
Ramah Anak dan Penyandang Disabiitas, TBI STPL Bekasi Hadir untuk Semua Lapisan Masyarakat
Kemensos
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Kemensos
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Kemensos
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Kemensos
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Kemensos
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Kemensos
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Kemensos
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Kemensos
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Kemensos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Kemensos
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Kemensos
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Kemensos
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke