Fatma Gus Ipul Apresiasi "Bekasi Berkebaya", Peluang Kolaborasi dengan Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 17/02/2025, 13:35 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial ( Kemensos) menghadiri upacara penutupan gelaran Bekasi Berkebaya bertema “Kebaya Dahulu, Kini, dan Masa Depan” di Bekasi, Minggu (16/2/2025). 

Penasihat DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, acara itu merupakan ajang untuk memperlihatkan keindahan dan keunikan desain kebaya.

Lebih dari itu, Bekasi Berkebaya juga menjadi ajang untuk mempromosikan serta melestarikan budaya dan tradisi Indonesia.

"Acara ini diselenggarakan sebagai rasa syukur dan apresiasi karena kebaya Indonesia ditetapkan secara resmi sebagai warisan budaya dunia tak benda," kata Fatma yang merupakan istri Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini saat membuka acara penutupan, dalam siaran pers, Senin (17/2/2025).

Adapun acara itu merupakan bentuk apresiasi ditetapkannya kebaya Indonesia sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 4 Desember 2024.

Baca juga: Anggaran Berkurang Rp 970 Miliar, Kemensos Batasi Perjalanan Dinas

Fatma menambahkan, acara itu juga dapat menjadi ruang kolaborasi dengan para penyandang disabilitas yang memiliki potensi di bidang fesyen. 

Terlebih, Fatma merupakan penasihat DWP Kemensos yang berkewajiban memperhatikan para penyandang disabilitas.

“Saya berharap para desainer hebat Indonesia Modest Fashion (IMF) dapat berkolaborasi dan membina potensi penyandang disabilitas yang menjadi bagian sasaran program dari Kemensos," katanya.

Pada kesempatan itu, Fatma turut mencontohkan bahwa busana yang dia kenakan merupakan hasil karya dari penyandang disabilitas. 

"Seperti baju yang saya pakai saat ini adalah batik ciprat buatan sahabat kami penyandang disabilitas, lalu didesain dengan sangat bagus oleh Mbak Elok Re Naspio,” ujarnya. 

Baca juga: Kemensos Gandeng Perguruan Tinggi untuk Entaskan Kemiskinan

Oleh karenanya, Fatma berharap, karya dari penyandang disabilitas bisa dinikmati dan naik kelas.

“Saya senang sekali karena bagi saya ini adalah karya yang luar biasa," ucap istri Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) itu.

Lebih lanjut, Fatma berharap, acara yang digagas Ketua Umum IMF Jeny Tjahyawati itu dapat memotivasi dan menginspirasi para desainer lokal Bekasi agar terus bisa berkarya dan mengangkat kebaya sebagai simbol budaya Indonesia.

"Kami harus bersama-sama bergerak untuk melestarikan kebaya dan sebagai pendorong ekonomi kreatif,” katanya.

Fatma juga berharap, Bekasi Berkebaya mampu meningkatkan kualitas karya-karyanya, khususnya desainer lokal Kota Bekasi, sehingga peluang bisnis baru semakin terbuka lebar.

Baca juga: Kemensos Beri Santunan untuk Ahli Waris Korban Meninggal Longsor Pekalongan

“Semoga acara Bekasi Berkebaya bisa dilanjutkan tahun depan agar tradisi dan budaya Indonesia yang kita banggakan ini bisa terus dilestarikan, juga sebagai ajang promosi karya anak bangsa,” kata Fatma.

Untuk diketahui, Bekasi Berkebaya dimulai pada 24 Januari dan berakhir pada 16 Februari 2025. 

Acara itu digagas IMF dan bekerja sama dengan Pakuwon Mall dan didukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. 

Adapun harapan dan rencana yang disampaikan Fatma sejalan dengan peran Kemensos, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada para penyandang disabilitas.

Dalam hal ini, tugas Kemensos adalah menjalankan berbagai program inklusif serta peningkatan kapasitas dalam bidang pendidikan, ekonomi sosial, dan budaya.

Baca juga: Kemensos Punya 731 Lumbung Sosial, Gudang Logistik Kebutuhan Darurat Saat Bencana

 

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com