Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru

Kompas.com - 23/04/2024, 09:22 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat bertemu dengan korban banjir lahar dingin Gunung Semeru dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), Senin (22/4/2024). DOK. Humas Kemensos Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat bertemu dengan korban banjir lahar dingin Gunung Semeru dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), Senin (22/4/2024). 

KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), Senin (22/4/2024). 

Kunjungan kerja tersebut tersebut  bertujuan untuk menyampaikan rasa duka cita serta memberikan santunan kepada ahli waris tiga korban jiwa akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi pada Kamis (18/4/2024). Santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 15.000.000 per korban jiwa untuk ahli waris.

Risma berdialog dengan Fathur (38), salah seorang keluarga korban banjir lahar dingin Gunung Semeru. Ia menanyakan kronologis bencana yang merenggut nyawa istri Fathur tersebut.

"Saya turut berbelasungkawa pak. Bagaimana ceritanya sehingga ibu menjadi korban?," tanya Risma dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (23/4/2024).

Baca juga: 2 Bulan Ratusan Korban Pergerakan Tanah di Bandung Barat Terkatung-katung Menanti Relokasi Rumah

Fathur menjelaskan bahwa posisi rumah mereka yang berada di sekitar tebing menyebabkan istri Fathur menjadi korban. 

Tebing yang longsor tersebut menghantam rumah mereka yang saat kejadian istri Fathur berada di dalam kamar, sedang mempersiapkan diri untuk mengungsi. 

Namun, karena hujan deras, tebing tiba-tiba longsor dan menyebabkan istri Fathur menjadi korban.

"Saat itu menjelang pukul 20.00 WIB. Istri saya berada di kamar dan akan keluar untuk mengungsi. Namun, tiba-tiba tebing di dekat rumah longsor dan ia menjadi korban," ujar Fathur dengan suara yang bergetar menahan rasa sedihnya.

Baca juga: Khawatir Warganya Kelaparan Lagi Saat Tegal Alur Kebanjiran, Ketua RT 15 Minta Dapur Umum

Kemensos buka dapur umum 

Selain memberikan santunan kepada ahli waris korban jiwa bencana banjir lahar dingin, Risma juga menyampaikan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) telah turun langsung untuk menangani bencana banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan banjir luapan sungai di Kota Lumajang.

Kemensos telah membuka dapur umum di Pusat Pengendalian Operasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lumajang untuk memenuhi kebutuhan makanan para penyintas di lokasi banjir. 

Dapur umum tersebut telah beroperasi sejak Jumat (19/4/2024), dan telah menyiapkan ribuan nasi bungkus yang layak konsumsi dan memenuhi standar gizi untuk para pengungsi.

Risma juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas sosial (dinsos), pemerintah kabupaten (pemkab), serta Tagana untuk melakukan pemetaan terhadap kawasan di sekitar Gunung Semeru yang memiliki potensi bencana.

Baca juga: Mensos Risma Minta Pemkab Lumajang Lebih Tanggap Antisipasi Bencana, Bandingkan dengan Penanganan Merapi

Potensi bencana tersebut tidak hanya terbatas pada erupsi, tetapi juga meliputi banjir bandang lahar dingin, longsor, dan lainnya.

"Memang ada daerah yang memiliki banyak potensi bencana, bisa mencapai tiga sampai empat potensi bencana. Nah, di Lumajang ternyata tidak hanya erupsi Gunung Semeru, tetapi juga bisa terjadi banjir lahar dingin dan longsor tanpa adanya erupsi, tetapi karena adanya sedimentasi sehingga material tersebut bisa terbawa banjir akibat curah hujan tinggi. (Oleh karena itu), antisipasi dan persiapannya harus lebih detail," ujar Risma.

Risma juga berencana untuk menyediakan call sign atau alarm bahaya bencana, dan Kemensos akan memandu Pemkab Lumajang dalam persiapannya.

"Kami akan pandu dari Jakarta untuk call sign," imbuh mantan Wali Kota Surabaya itu.

Baca juga: Cianjur Masuk Aglomerasi Jakarta karena Menunjang Kebutuhan Air Minum

Selain itu, tim dari Kemensos juga telah membagikan kasur lipat kepada pengungsi di berbagai titik dan kepada pengungsi mandiri.

Sementara itu, Tagana, Pelopor Perdamaian (Pordam), dan Kampung Siaga Bencana tetap menjalankan dapur umum sampai Selasa (23/4/2024), untuk membantu proses pembersihan akibat banjir dan membagikan paket sembako kepada warga terdampak.

Sebagai informasi, banjir lahar dingin di kaki Gunung Semeru, Lumajang terjadi pada Kamis (18/4/2024), yang menghantam puluhan desa dan merusak infrastruktur seperti jembatan, jalan, dan beberapa fasilitas umum.

Ribuan orang mengungsi untuk menghindari dampak lahar dingin, dan setidaknya tiga orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Terkini Lainnya
Ramah Anak dan Penyandang Disabiitas, TBI STPL Bekasi Hadir untuk Semua Lapisan Masyarakat
Ramah Anak dan Penyandang Disabiitas, TBI STPL Bekasi Hadir untuk Semua Lapisan Masyarakat
Kemensos
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Kemensos
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Kemensos
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Kemensos
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Kemensos
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Kemensos
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Kemensos
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Kemensos
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Kemensos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Kemensos
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Kemensos
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Kemensos
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke