Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

Kompas.com - 14/04/2024, 17:16 WIB
HTRMN,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Tri Rismaharini (Risma) menghadiri undangan Duta Besar Indonesia di Paris Mohamad Oemar untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama Diaspora Warga Bangsa di Kantor KBRI Paris, Prancis, pada Kamis (11/4/2024).

Momen spesial itu tak hanya menjadi ajang silaturahmi dan berbagi keceriaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Risma untuk mempromosikan produk-produk unggulan dari Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).

Di hadapan para diaspora, Risma juga memperkenalkan berbagai produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan PENA, seperti Nastar Bu Diah, Pecel Semanggi Bu Aminah, serta wayang buatan anggota Karang Taruna Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Risma untuk berbagi cerita tentang kiprahnya di Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan lingkup kerjanya di Indonesia. Cerita Risma disambut dengan antusias oleh para diaspora Indonesia yang hadir.

Baca juga: Penjelasan Mensos Risma tentang Penanganan Bencana Jadi Kesimpulan Forum Infrastruktur OECD

Tak ketinggalan, Oemar pun turut bercerita tentang perjalanan kariernya sebagai birokrat dan pengalamannya bergaul dengan Diaspora Warga Bangsa di Prancis.

Acara yang dihadiri sekitar 150 orang Diaspora dan Warga Bangsa itu dimeriahkan dengan berbagai tradisi khas Lebaran, seperti bersilaturahmi, bermaaf-maafan, berbagi cerita, dan menyantap hidangan istimewa, seperti serabi, lopis, ketan, dan tape.

Kemeriahan Lebaran di KBRI Paris tak hanya dirasakan oleh para diaspora dan warga Indonesia, tetapi juga oleh para sahabat nonmuslim yang turut hadir dan mendukung kelancaran acara.

Hal ini menjadi bukti nyata toleransi beragama yang terjaga di antara masyarakat Indonesia di Prancis.

Baca juga: Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Menjelang akhir acara, Risma sempat menjelaskan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat PENA ditujukan untuk Penerima Bantuan Sosial dan Penyandang Disabilitas.

Program yang digagas Kementerian Sosial sejak akhir 2022 itu telah membuahkan hasil dengan mengantarkan 21.333 keluarga keluar dari garis kemiskinan. Lebih dari 3.500 keluarga di antaranya merupakan penyandang disabilitas.

Sebagai tanda persahabatan dan rasa terima kasih, Risma memberikan cendera mata berupa Wayang Arjuna dan Srikandi serta rumah adat khas Indonesia kepada Oemar dan istri.

"Wah, Bu Risma tahu saja kalau display wayang di KBRI sudah waktunya diganti," ujar Oemar dengan penuh canda seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (14/4/2024). 

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com