Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Rabu, 28 Juli 2021
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat memantau langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan bansos beras di Kampung Bugisan, Jalan Rajawali, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Selasa, (27/7/2021).
Dok. Febri - Renjana Pictures Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat memantau langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan bansos beras di Kampung Bugisan, Jalan Rajawali, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Selasa, (27/7/2021).

KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, terdapat ketidaksesuaian bantuan sosial ( bansos) antara jumlah yang mestinya disalurkan dengan yang diterima keluarga penerima manfaat ( KPM) di Pekalongan.

"Ada masalah di bantuan sembako. Hal ini terjadi di beberapa daerah, ada ketidaksesuaian antara yang seharusnya diterima Rp 200.000 dengan barang yang mereka dapat," ucapnya.

Dia mengatakan itu saat memantau langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan bansos beras di Kampung Bugisan, Jalan Rajawali, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Selasa, (27/7/2021).

Pada kesempatan ini, Risma mengecek penyaluran BST senilai Rp 600.000 (Mei-Juni) yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan bansos beras 10 kilogram (kg) yang disalurkan Badan Urusan Logistik (Bulog).

Politisi PDIP tersebut memaparkan, per paket bantuan harusnya bernilai Rp200.000. Namun, setelah dilakukan penghitungan dari barang yang diterima, harganya tidak sesuai.

Baca juga: Sidak Penerima Bansos, Mensos Risma Terima Aduan Pungli Rp 50.000 di Tangerang

"Penerima manfaat tidak tahu dia menerima berapa,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Dia menambahkan, saat bertanya kepada para penerima bantuan, terutama yang sudah tua, mereka mengatakan tidak tahu berapa nilainya. Mereka hanya tahu menerima beras, tapi tidak tahu nilainya.

Tidak ingin tinggal diam, mantan Wali Kota Surabaya ini mengaku akan menindaklanjuti temuan tersebut.

"Saya di sini dengan beberapa tim termasuk, dari Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), akan mendalami hal ini," terangnya yang juga bertemu langsung dengan para KPM.

Lebih lanjut, Risma mengatakan, ke depan KPM bisa membelanjakan uang bansos di mana saja, tidak terbatas di e-Warong seperti yang telah berjalan selama ini.

Baca juga: 976 Warga Kelurahan Semper Timur Sudah Terima Bansos Tunai Kemensos

“Nanti ke depan kami tidak akan gunakan yang seperti ini lagi. KPM bisa berbelanja di mana saja, bisa memilih kebutuhannya apa saja. Kami sedang siapkan alat untuk mendukung itu,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) mendapat bantuan dari Bank Indonesia untuk menggunakan alat yang bisa digunakan KPM belanja di mana saja. Adapun untuk pengawasannya akan dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Salah satu KPM di Pekalongan Muchamad Zamburi dalam kunjungan Mensos Risma memantau penyaluran bansos dan BST di Pekalongan.Dok. Febri - Renjana Pictures Salah satu KPM di Pekalongan Muchamad Zamburi dalam kunjungan Mensos Risma memantau penyaluran bansos dan BST di Pekalongan.

Terkait penyaluran BST yang dibantu PT Pos Indonesia, Risma menyebutkan, program ini berjalan lancar.

"Laporannya di berbagai daerah cukup bagus. Bahkan, penyaluran BST di luar Jawa sudah 80 persen," kata dia.

Seperti diketahui, program BST sempat dihentikan pada April karena jumlah kasus positif Covid-19 diprediksi turun.

Baca juga: Risma: Bansos Tidak Bisa Terus-menerus, Pemerintah Punya Keterbatasan

Namun, keadaan justru terjadi sebaliknya. Kasus positif Covid-19 melesat naik dan pemerintah diberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Melihat kondisi tersebut, pemerintah memutuskan menambah BST dua bulan (Mei-Juni), ditambah beras 10 kg. Begitu juga penerima PKH dan BPNT mendapat beras 10 kg," jelas Risma.

Pada kesempatan tersebut, salah satu KPM di Pekalongan Muchamad Zamburi mengaku bersyukur dengan BST senilai Rp 600.000 dan beras 10 kg karena membantu meringankan beban ekonomi mereka.

" Bantuan ini untuk membeli kebutuhan pokok, kalau ada sisa mau untuk modal berjualan bakso. Terima kasih kepada Bapak Jokowi, Mensos Ibu Risma, dan Kantor Pos. Bantuan ini sangat membantu keluarga saya," katanya.

Baca juga: Temukan Pungli Saat Sidak Penyaluran Bansos Tunai, Mensos Risma Bujuk Korban Bocorkan Nama Oknumnya

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Lewat Program Pejuang Muda, Mensos Ajak Mahasiswa “Baca” Masa Depan
Lewat Program Pejuang Muda, Mensos Ajak Mahasiswa “Baca” Masa Depan
Kemensos
Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan
Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan
Kemensos
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan
Kemensos
Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya
Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya
Kemensos
Peduli Anak Terdampak Covid-19, Mensos Risma Beri Dukungan Moril dan Materi
Peduli Anak Terdampak Covid-19, Mensos Risma Beri Dukungan Moril dan Materi
Kemensos
Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda
Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda
Kemensos
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data
Kemensos
Ke Kalsel, Mensos Risma Serahkan Bantuan Rp 836 Juta untuk Anak-anak dan Wirausaha Terdampak Covid-19
Ke Kalsel, Mensos Risma Serahkan Bantuan Rp 836 Juta untuk Anak-anak dan Wirausaha Terdampak Covid-19
Kemensos
Penyaluran Bansos di Kalsel Terbentur Masalah Geografis, Mensos Minta Bank Himbara Dekatkan Layanan
Penyaluran Bansos di Kalsel Terbentur Masalah Geografis, Mensos Minta Bank Himbara Dekatkan Layanan
Kemensos
Pastikan Negara Hadir, Kemensos Berupaya Tingkatkan Kualitas Sarpras Suku Dayak Meratus
Pastikan Negara Hadir, Kemensos Berupaya Tingkatkan Kualitas Sarpras Suku Dayak Meratus
Kemensos
Lewat Pensosmas, Kemensos Berkomitmen Sebarkan Informasi Berguna dan Akurat
Lewat Pensosmas, Kemensos Berkomitmen Sebarkan Informasi Berguna dan Akurat
Kemensos
Tagana Gelar Simulasi Hadapi Bencana di Pacitan, Mensos Risma Sampaikan Pesan Ini
Tagana Gelar Simulasi Hadapi Bencana di Pacitan, Mensos Risma Sampaikan Pesan Ini
Kemensos
Gelar Simulasi Bencana di Pacitan, Mensos Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat
Gelar Simulasi Bencana di Pacitan, Mensos Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat
Kemensos
Mensos Ingatkan Kewenangan Pemda dalam Pemutakhiran Data Kemiskinan
Mensos Ingatkan Kewenangan Pemda dalam Pemutakhiran Data Kemiskinan
Kemensos
Kepada Anak yang Direhabilitasi, Risma: Kalian Merupakan Anak Kebanggaan Ibu
Kepada Anak yang Direhabilitasi, Risma: Kalian Merupakan Anak Kebanggaan Ibu
Kemensos