Pos Indonesia Proaktif Perbarui Data KPM Penerima BST, Kemensos Berikan Apresiasi

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Selasa, 9 Maret 2021
Penyaluran BST kerumah penerima bantuan.DOK. Febri - Renjana Pictures Penyaluran BST kerumah penerima bantuan.

KOMPAS.com – Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Kementerian Sosial ( Kemensos) Asep Sasa Purnama mengatakan, Kemensos memuji peran PT Pos Indonesia (Persero) yang selama ini selalu proaktif memperbarui data penerima Bantuan Langsung Tunai (BST) dengan menyambangi langsung ke keluarga penerima manfaat ( KPM).

Verifikasi data itu, kata dia, menjadi sangat penting untuk menyukseskan program penyaluran BST.

"Kami apresiasi Pos Indonesia. Penyaluran BST juga berjalan baik pada 2020. Realisasinya 97 persen lebih," kata Asep dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

Sebagai informasi, Pos Indonesia mendapatkan amanah dari pemerintah untuk menyalurkan BST ke KPM di seluruh wilayah Indonesia.

Pada 2020, penyaluran BST dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, kecuali Jabodetabek. Sebab, wilayah tersebut mendapatkan bantuan sembako presiden.

Mengingat situasi pandemi Covid-19 masih berlanjut, program BST diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali dilanjutkan hingga April 2021.

Dengan target penerima juga bertambah menjadi 10 juta KPM, Nilai indeks bantuannya juga tetap sama, yakni Rp 300.000 per KPM per bulan.

"Anggaran yang disiapkan untuk menyukseskan program BST ini sekitar Rp12 triliun," kata Asep.

Adapun pelaksanaan program BST tahun ini diawali dengan peluncuran Program Harapan Keluarga (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) oleh Presiden Jokowi.

Asep pun berharap, BST bisa membantu meringankan beban para KPM di tengah pandemi Covid-19. Terutama bagi kelompok miskin dan rentan, sehingga para KPM bisa memenuhi kebutuhan dasar.

"Oleh karena itu, kami menyiapkan dengan baik dan meningkatkan tingkat akurasi data. Apalagi komando di bawah langsung Mensos sekarang," katanya.

Dirjen PFM menghadiri Aplikasi Point Of Sales PT Pos Indonesia, Bandung, 6 Maret 2020.DOK. Febri - Renjana Pictures Dirjen PFM menghadiri Aplikasi Point Of Sales PT Pos Indonesia, Bandung, 6 Maret 2020.

Menimpali pernyataan Asep, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pos Indonesia Haris Husen menyatakan siap untuk kembali menyalurkan BST pada tahun ini. Pos Indonesia juga telah menyiapkan beberapa strategi, khususnya untuk penyaluran di wilayah Jakarta.

"Untuk Jakarta, kami bantu verifikasi dengan mengantar langsung ke KPM. Hal ini sebagai upaya serius kami terkait perbaikan data," ujar Haris.

Di luar wilayah Jakarta, jelas dia, penyaluran tetap dilakukan dengan tiga pola, yakni di kantor Pos Indonesia, diantar langsung ke rumah KPM (khusus lansia, sedang sakit, dan difabel, serta melalui komunitas.

"Kami sudah melakukan persiapan dari awal 2021. Kami sudah apel siaga dan menyiapkan seluruh sumber daya manusia (SDM) yang kami miliki," tuturnya.

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Pos Indonesia Proaktif Perbarui Data KPM Penerima BST, Kemensos Berikan Apresiasi
Pos Indonesia Proaktif Perbarui Data KPM Penerima BST, Kemensos Berikan Apresiasi
Kemensos
Selain Bantuan Pangan, Kantor Pos Mamuju Salurkan BST untuk 11.888 KPM
Selain Bantuan Pangan, Kantor Pos Mamuju Salurkan BST untuk 11.888 KPM
Kemensos
Tinjau Kondisi Korban Longsor Purwakarta, Dirut Pos Indonesia Salurkan BST dari Kemensos
Tinjau Kondisi Korban Longsor Purwakarta, Dirut Pos Indonesia Salurkan BST dari Kemensos
Kemensos
Kemensos Salurkan Rp 7,587 Miliar BST kepada KPM di Flores
Kemensos Salurkan Rp 7,587 Miliar BST kepada KPM di Flores
Kemensos
Rayakan Imlek, Kemensos Bagikan BST kepada KPM Tionghoa di Tangerang
Rayakan Imlek, Kemensos Bagikan BST kepada KPM Tionghoa di Tangerang
Kemensos
Salurkan Bansos di Surakarta, Risma: Saya Berjuang agar Penerima Bantuan Tidak Semakin Susah
Salurkan Bansos di Surakarta, Risma: Saya Berjuang agar Penerima Bantuan Tidak Semakin Susah
Kemensos
Bansos 2021, Pemerintah Alokasikan Rp 50,7 Triliun
Bansos 2021, Pemerintah Alokasikan Rp 50,7 Triliun
Kemensos
Jokowi: Dengan Meningkatkan Kesetiakawanan, Pandemi Covid-19 dapat Teratasi
Jokowi: Dengan Meningkatkan Kesetiakawanan, Pandemi Covid-19 dapat Teratasi
Kemensos
Peringati HKSN 2020, Kemensos Ajak Masyarakat Merekonstruksi Semangat Kesetiakawanan
Peringati HKSN 2020, Kemensos Ajak Masyarakat Merekonstruksi Semangat Kesetiakawanan
Kemensos
Anggaran Kemensos Naik Signifikan, Mensos Ad Interim Minta Para ASN Hati-hati
Anggaran Kemensos Naik Signifikan, Mensos Ad Interim Minta Para ASN Hati-hati
Kemensos
Bangun Kampung secara Swadaya dan Berkelanjutan, Warga KSM Diapresiasi Menko PMK
Bangun Kampung secara Swadaya dan Berkelanjutan, Warga KSM Diapresiasi Menko PMK
Kemensos
Soal OTT, Kemensos Akan Beri Akses Informasi yang Diperlukan KPK dalam Proses Hukum
Soal OTT, Kemensos Akan Beri Akses Informasi yang Diperlukan KPK dalam Proses Hukum
Kemensos
Mulai 2021, Penderita TBC Masuk Daftar Penerima Bantuan PKH
Mulai 2021, Penderita TBC Masuk Daftar Penerima Bantuan PKH
Kemensos
Respons Cepat Kemensos Atasi Dampak Covid-19 Berbuah Penghargaan
Respons Cepat Kemensos Atasi Dampak Covid-19 Berbuah Penghargaan
Kemensos
BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden
BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden
Kemensos