Bangun Kampung secara Swadaya dan Berkelanjutan, Warga KSM Diapresiasi Menko PMK

Kompas.com - 11/12/2020, 10:21 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Pemberdayaan Sosial (Dayasos) Edi Suharto mengapresiasi setinggi-tingginya kepada warga Kampung Sejahtera Mandiri ( KSM).

Apresiasi itu diberikan karena warga KSM terbukti mampu menjalankan pembangunan kampung secara swadaya dan berkelanjutan.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menghadiri Peluncuran Program KSM di Kampung Anggur, Kota Tangerang, Kamis (10/12/2020).

Peluncuran program Kampung Sejahtera Mandiri merupakan tahapan pembangunan kampung yang diawali dengan pembangunan kampung secara tematik sejak 2018.

Kampung tematik ini terbentuk dan lahir berlandaskan kesadaran masyarakat akan pentingnya perubahan lingkungan yang dimulai dari perubahan pola pikir.

Baca juga: Kawal Pengelolaan Dana Bansos Covid-19, Kemensos Mengaku Sudah Libatkan BPKP dan Penegak Hukum

“Semoga program ini dapat diduplikasi di daerah lain, karena mendorong kampung untuk dapat mandiri memenuhi kebutuhan dasarnya,” kata Edi, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Jumat (11/12/2020).

Tak hanya itu, lanjut dia, KSM nantinya juga bisa mengembangkan kewirausahaan sosial melalui social and green entrepreneurship.

“Saya mengharapkan pengembangan KSM tidak hanya berhenti sampai di sini. Pengembangan KSM diharapkan bisa menuju pada pemberdayaan ekonomi warganya,” ujar Edi.

Baca juga: Tiga Bantuan Sosial yang Disalurkan Kemensos pada 2020

Lebih lanjut Edi mengatakan, Menko PMK berharap, KSM menjadi embrio kemandirian masyarakat di tingkat Rukun Warga (RW) yang dipadukan dengan program atau kegiatan pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa semua program pemerintah seharusnya tidak hanya terlaksana saja. Namun, harus dapat dirasakan dan diterima langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, kata Edi, Menko PMK juga mengarahkan kepada jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju agar dapat bersinergi dan mengintegrasikan program yang ada di masing-masing instansi ke dalam wadah ini.

Dengan begitu, arahan dari Presiden Jokowi dapat terlaksana dan tereksekusi dengan baik.

Baca juga: Bantuan Rumah dari Kemensos Dikorupsi, 5 Orang Termasuk Kepala Desa Ditangkap

“Hal ini penting dalam mewujudkan visi Presiden, yaitu terwujudnya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Suharto bersama Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah turut menyerahkan Sertifikat Uji Kompetensi Hortikultura secara simbolis kepada Lurah di Kelurahan Gondrong Basuni dan Ketua RW 03 Kampung Anggur Budi Santoso.

Selepas peresmian, rombongan meninjau Kampung Anggur yang menjadi salah satu lokasi KSM. Kampung Anggur sendiri menghasilkan produk-produk olahan kreatif diantaranya, madu, anggur, dan budidaya ikan air tawar.

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com